Workshop Kepengurusan Pokjar UPBJJ-UT Bogor

workshop-pokjar-upbjj-bogor-feb2012

Tanggal 18 Februari 2012, UPBJJUT Bogor mengadakan Workshop Kepengurusan Kelompok Belajar Mahasiswa UT di Hotel Seruni 3, Cisarua, Bogor. Kegiatan ini merupakan agenda rutin UPBJJ-UT Bogor dalam rangka membangun dan membina kemitraan antara UPBJJ-UT Bogor dengan para Pengurus Pokjar Mahasiswa UT se-wilayah UPBJJ-UT Bogor.

Workshop yang mengangkat Tema “Konsolidasi UPBJJ-UT Bogor Dalam Meningkatkan Pelayanan Pendidikan Kepada Mahasiswa UT di Tahun 2012” dihadiri oleh 61 orang Pengurus Pokjar dari KabKo Bogor, Kota Depok, KabKo Sukabumi dan KabKo Cianjur, Kepala Dinas Pendidikan Bogor. Di samping itu hadir pula Kepala BKD/BKPP Kabupaten Bogor, Perwakilan Kepala Sekolah SMAN di Wilayah UPBJJ-UT Bogor, serta Pengurus Ikatan Keluarga Alumni UT Wilayah Bogor. Ada beberapa tujuan yang menjadi agenda dari kegiatan tersebut [1] menginformasikan berbagai kebijakan UT terkini dalam konteks penyelenggaraan pendidikan di Tahun 2012; [2] menyamakan persepsi antara UPBJJ-UT dengan mitra yaitu para pengurus pokjar di wilayah kerja UPBJJ-UT Bogor dalam memberikan pelayanan kepada mahasiswa UT; [3] menggalakkan kegiatan sosioalisasi dan promosi program-program pendidikan di UT kepada masyarakat melalui para pengurus pokjar terutama untuk program-program non pendidikan dasar; [4] melakukan identifikasi pokjar dan mahasiswa dalam rangka mendata nomor telepon mahasiswa di semua pokjar; [5] memperbaharui dan melakukan penandatanganan PKS antara UPBJJ-UT dengan beberapa pokjar yang mengalami pergantian pengurus, [6] memperkenalkan para Penggungjawab Wilayah Kerja [PJWK] yang baru, sebagai rotasi rutin di UPBJJ-UT Bogor, kepada para pengurus pokjar dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada mahasiswa UT.

Hadir dalam kegiatan tersebut Pembantu Rektor IV Universitas Terbuka [UT], Muhamad Yunus, yang akrab disapa dengan Pak Yunus. Pak Yunus yang juga mantan Kepala UPBJJ-UT Bogor ini memang sengaja diundang untuk memberikan materi pencerahan “Students Maintenance” kepada seluruh peserta yang hadir. Intinya, PR IV UT menegaskan betapa pentingnya ‘memelihara’ mahasiswa UT agar tetap bertahan di UT hingga lulus. Menurut PR IV, orang Indonesia sangat terkendala dalam memelihara sesuatu. Mudah untuk mengadakan tetapi kesulitan dalam memelihara. Demikian halnya dengan mahasiswa UT. Oleh karenanya upaya yang penting atas semua yang telah dimiliki itu adalah pemeliharaan. Dalam konteks UT, menyapa, memotivasi, dan mengajak mahasiswa untuk menyelesaikan studi tepat waktu menjadi begitu penting. Di samping itu, lulus tepat waktu juga merupakan promosi efektif kepada masyarakat luas mengenai eksistensi dan kinerja UT. Harapannya, minat masyarakat untuk masuk UT menjadi tinggi. Selain itu, Tim UPBJJ-UT Bogor [Kepala UPBJJ-UT dan Para Koordinator] juga mempresentasikan mengenai Rambu-rambu Kepengurusan Pokjar Mahasiswa UT, hasil evaluasi penyelenggaraan pendidikan di UPBJJ-UT Bogor [registrasi, tutorial, UAS dan SUO, serta kemitraan dengan pokjar] selama 2011, serta kebijakan-kebijakan UT 2012 terkait dengan penyelenggarana pendidikan tadi. Agenda lain adalah acara ‘Lepas Sambut Kepala UPBBJ-UT Bogor’. Acara ini adalah perkenalan dan sekaligus pamitan Kepala UPBJJ-UT Bogor 2011-2012, Hasmonel yang akrab disapa Pak Monel. Menurut Pak Monel, ini adalah peristiwa yang sangat unik di mana seorang Kepala UPBJJ-UT memperkenalkan diri dan sekaligus pamit kepada seluruh pengurus pokjar. Harapannya, UPBJJ-UT Bogor, dengan pimpinan yang baru dapat lebih baik lagi ke depan dan tidak cepat-cepat diganti dalam waktu singkat [yang disambut tawa hadirin]. Sebagai catatan, menurut Pak Enang [Koord. BBLBA yang menjadi MC] di UPBJJ-UT Bogor telah terjadi 10 kali pergantian pimpinan. Ini adalah rekor tertinggi pergantian pimpinan dari seluruh UPBJJ-UT yang ada di Indonesia. Kepala UPBJJ-UT Bogor yang baru, Boedhi Oetoyo yang akrab disapa aBah, dalam sambutan singkatnya mengucapkan terima kasih atas bantuan para pengurus pokjar yang dengan komitmen tinggi telah menjadi mitra setia UT khususnya membantu UPBJJ-UT Bogor dalam memberikan pelayanan kepada mahasiswa UT. Kepala UPBJJ-UT Bogor berharap bahwa kemitraan yang telah terjalin baik selama ini dapat tetap berlanjut dengan lebih intens dan lebih baik lagi di masa mendatang terutama dalam upaya promosi dan meningkatkan APK mahasiswa. Dalam kesempatan ini, Kepala UPBJJ-UT Bogor juga menghimbau kepada para pengurus pokjar untuk mulai merintis pembentukan pokjar non-pendas dengan memulai sosialisasi dan promosi intensif program-program non-pendas.

 

Workshop kali ini juga diselingi dengan presentasi dari Grup Tempo dalam rangka sosialisasi dan promosi Majalah Komunika UT. Majalah yang awalnya tampil dalam format tabloid kini tampil dengan format A4, terlihat lebih trendi, menarik, dan cantik. Grup Tempo berharap bahwa majalah ini dapat dipasarkan kepada mahasiswa UT melalui pengurus pokjar karena selain berisi berbagai artikel yang berkaitan dengan perkembangan pendidikan, sains, dan teknologi, di dalamnya juga berisi materi perkuliahan yang berupa artikel ilmiah dan hasil-hasil penelitian dosen-dosen UT ataupun pakar-pakar di bidangnya yang patut diketahui mahasiswa UT dan masyarakat yang berminat. Para peserta juga memperoleh tiga edisi teranyar Majalah Komunika tampilan baru ini.

Apresiasi perlu diberikan kepada panitia penyelenggara yang mengemas agnda workshop dengan apik, menarik, tidak membosankan, dan diselingi oleh doorprize yang membuat surprise para peserta yang memperoleh hadiah.Workshop dengan para pengurus pokjhar ditutup pada pukul 13:30 WIB dan dilanjutkan dengan makan siang serta foto bersama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *