Pemanfaatan Kelapa Ijo Sebagai Minyak Urut dan Desinfectan Luka Patah Tulang

dogan


Kelapa merupakan salah satu komoditas perkebunan potensial yang telah lama dikenal dan banyak ditanam di seluruh Indonesia. Kebanyakan pemanfaatan buah kelapa hanya untuk memenuhi kebutuhan minuman es kelapa muda dan minyak goreng. Sekalipun kemana kita melangkah selalu menjumpai pepohonan kelapa, namun masih jarang masyarakat mengolah minyak kelapa tersebut menjadi minyak urut khusus patah tulang. Dari berbagai jenis buah kelapa yang banyak kita jumpai, hanya jenis kelapa ijo saja yang lazim diolah untuk minyak urut.
Kandungan minyak pada daging buah kelapa sekitar 43%, minyak kelapa merupakan ester dari gliserol dan asam lemak. Minyak kelapa digolongkan kedalam asam laurat karena kandung asam lauratnya paling besar jika dibandingkan dengan asam lemak lainnya. Sifat fisika dan kimia minyak kelapa meliputi kandungan air, asam lemak bebas, warna, bilangan iod, bilangan penyabunan dan bilangan peroksida. Asam lemak senyawa alifatik dengan gugus karboksil banyak dijumpai dalam minyak goreng. Bersama-sama dengan gliserol asam lemak merupakan salah satu bahan baku untuk semua lipida pada makhluk hidup. Secara alami, asam lemak bisa berbentuk bebas maupun terikat dengan gliserida. Berbagai turunan asam lemak seperti : amida asam lemak, alkohol asam lemak dan metil ester asam lemak dapat diubah kedalam berbagai turunannya melalui amidasi, klorinasi, hidrogenasi, sulfasi, sulfonasi dan reaksi lainnya. Biasanya asam lemak tidak jenuh terdapat dalam bentuk cis dan trans karena molekulnya akan bengkok pada ikatan rangkap. Asam lemak dengan atom karbon lebih dari dua belas tidak dapat larut dalam air dingin maupun air panas sedangkan untuk asam lemak dari C4, C6, C8 dan C10 dapat menguap. Ini disebabkan karena garam-garam dari asam lemak yang mempunyai berat molekul rendah dan tidak jenuh lebih mudah larut dalam alkohol daripada garam-garam dari asam lemak yang mempunyai berat molekul tingkat jenuh.
Amida asam lemak merupakan suatu senyawa kimia organik yang khas, dimana merupakan bahan padat yang memiliki aktivitas permukaan yang tinggi. Senyawa ini pada umumnya memiliki titik lebur yang tinggi, kestabilan yang baik dan paling menarik adalah memiliki kelarutan yang rendah dalam berbagai jenis pelarut. Amida asam lemak juga banyak digunakan dalam bidang pengobatan yaitu dapat digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit infeksi antara lain disentri basiler yang akut, radang usus dan untuk mengobati infeksi yang telah resisten terhadap antibiotik. Selain itu senyawa amida dapat digunakan sebagai surfaktan dan anti mikroba.
Buah kelapa ijo dapat dimanfaatkan menjadi minyak untuk media pengobatan patah tulang maupun keseleo atau terkilir. Dalam dunia pengobatan patah tulang dikenal istilah sangkal putung atau pengobatan patah tulang tanpa menggunakan gips dan hanya dengan pemijatan menggunakan minyak urut. Penggunaan minyak kelapa sebagai minyak urut yaitu diramu dengan rempah-rempah tertentu misalnya bawang merah atau putih terutama untuk urut yang menghilangkan lelah, pegal atau masuk angin. Tapi bagi penderita patah tulang atau keseleo, minyak urut yang digunakan biasanya spesial yaitu dibuat dari minyak kelapa ijo atau kelapa hijau. Satu hal yang unik dari kelapa ijo tersebut adalah warnanya yang tidak begitu hijau bahkan cenderung bewarna agak kuning. Orang mengenal satu ciri khas kelapa ijo setelah mengiris kulit dibagian tangkai lalu melihat getah yang bewarna ungu, itulah ciri khas dari jenis kelapa ijo.
Untuk menghasilkan efek terbaik tak jarang para ahli pengobatan patah tulang mencampur minyak kelapa ijo itu dengan air tebu andong yaitu jenis tebu yang batangnya bewarna kuning.
Bahan-bahan yang diperlukan dalam pembuatan minyak urut antara lain adalah kelapa ijo, air bersih serta tebu andong. Alat-alat yang diperlukan diantaranya baskom, ember, kantong plastik, alat parut, mesin peras, saringan, mangkok dll.
Cara Pembuatan Minyak Kelapa ijo :
Daging buah kelapa ijo diparut, kemudian ditambah air dan diperas sehingga mengeluarkan santan (campuran minyak dan air). Setelah itu dilakukan pemisahan air pada santan sehingga didapat santal kental. Tebu andong dikupas kulitnya lalu digiling supaya cairannya keluar. Santan dan air tebu dicampurkan dalam panci selanjutnya dilakukan pemanasan hingga mendidih. Akibat pemanasan, maka airnya menguap dan padatan akan mengerak. Gumpalan padatan ini disebut blondo. Minyak dipisahkan dari blondo dengan cara penyaringan. Blondo hasil samping pengolahan minyak murni dapat dinikmati dan enak dimakan.
Tukang urut atau paraji biasanya memasak santan tersebut sampai matang, minyak yang dihasilkan berwarna kecoklatan. Minyak urut tersebut diberi campuran air tebu. Air tebu berfungsi untuk membantu penyerapan minyak pada pori-pori kulit. Air tebu yang digunakan adalah berasal dari tebu khusus yang dinamakan tebu andong. Ciri-ciri dari tebu andong yaitu kulitnya berwarna kuning dan terdapat garis-garis kehijauan. Tebu andong termasuk golongan tanaman pekarangan.
Jika ada penderita patah tulang atau keseleo juga mengalami luka maka luka tersebut akan cepat kering dan tidak menimbulkan bekas jika diolesi dengan minyak kelapa ijo sangkal putung. Minyak kelapa ijo dipakai sebagai desinfektan karena dapat mencegah terjadinya infeksi dengan membunuh jasad renik (bakterisid), terutama pada permukaan kulit yang terluka. Faktor-faktor yang mempengaruhi aktivitas desinfektan yang digunakan untuk membunuh jasad renik adalah ukuran dan komposisi populasi jasad renik, konsentrasi zat antimikroba, lama paparan, temperatur, dan lingkungan sekitar. Bekas luka pada permukaan kulit akan memburuk jika selalu basah atau berair. Sebab ditempat yang basah tersebut bakteri mudah berkembang-biak. Sedangkan sifat minyak kelapa ijo sulit bercampur dengan air dan mengusir air sehingga perkembangan bakteri dapat dihambat dan luka akan cepat kering dan sembuh. Membran sel berguna sebagai penghalang selektif terhadap zat terlarut dan menahan zat yang tidak larut. Beberapa zat diangkut secara aktif melalui membran, sehingga konsentrasinya dalam sel tinggi.
Senyawa kation aktif seperti klorheksidin dapat berinteraksi dengan gugus-gugus yang bermuatan negatif pada dinding sel bakteri. Interaksi ini menyebabkan netralisasi muatan yang memfasilitasi adsorpsi zat aktif sehingga terjadi kerusakan dinding sel bakteri. Selain itu, klorheksidin juga menyebabkan presipitasi protein plasma sel bakteri.
Zat-zat yang terkonsentrasi pada permukaan sel akan mengubah sifat-sifat fisiknya sehingga membunuh dan menghambat sel. Perubahan permeabilitas membran sel bakteri merupakan mekanisme kerja fenol, dan senyawa amonium kuartener. Terjadinya perubahan permeabilitas membran sel menyebabkan kebocoran kostituen sel yang esensial sehingga bakteri mengalami kematian.
Minyak kelapa ijo memenuhi kriteria sebagai suatu desinfektan yang ideal karena mampu bekerja dengan cepat untuk menginaktivasi mikroorganisme pada suhu kamar, berspektrum luas, aktivitasnya tidak dipengaruhi oleh bahan organik, pH, temperatur, dan kelembaban, tidak toksik pada manusia, tidak bersifat korosif, bersifat biodegradable, memiliki kemampuan menghilangkan bau yang kurang sedap, tidak meninggalkan noda, stabil, mudah digunakan, dan ekonomis.
Paraji yang melakukan pengobatan patah tulang ilmunya berasal turun-temurun dari sesepuh atau leluhur. Namun ada juga yang bukan keturunan, ia mempelajari selama beberapa tahun karena banyak hal yang harus dipahami mengenai tulang dan persendian. Biasanya terapi penyembuhan dilakukan seminggu dua kali. Jika penderita mengalami patah tulang maka bagian yang patah harus diperban. Kalau disangkal putung menggunakan telur ayam kampung sebagai pengeras agar perbannya membeku sedangkan di rumah sakit media pengerasnya menggunakan gips. Telur dikocok dan dicampurkan dengan minyak kelapa ijo lalu dioleskan kepada penderita. Penderita patah tulang biasanya merasakan panas dibagian yang cedera maka minyak tersebut juga dapat berfungsi sebagai penyejuk agar penderita merasakan kenyamanan. Disamping itu minyak urut kelapa ijo yang dipadu dengan atsiri tertentu akan berguna mengatasi “kram kaki pada ibu dan anak”.

Harga minyak urut patah tulang per liter Rp. 500.000,-. Bagi yang berminat silahkan pesan dengan menghubungi Hadijaya di nope : 08128727937.

2 Responses to Pemanfaatan Kelapa Ijo Sebagai Minyak Urut dan Desinfectan Luka Patah Tulang

  1. ahmad robith says:

    Minyak ini bisa disimpan dalam waktu lama gak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *