MENGENAL PROFIL ALUMNI : Dra. LINCE SIAHAAN, MSi

linc1

Mengawali penuturan kisah ini, Dra. Lince Siahaan, MSi menyampaikan segala hormat, puji dan rasa syukur yang dipanjatkan kepada Tuhan yang Maha Kuasa yang telah menyertai perjalanan hidup atas diri dan keluarganya. Tuhan mengaruniakan 3 orang putera dan puteri bagi keluarga Lince. Dengan kehadiran buah hati tercinta ini, tidak pernah terbayangkan untuk dapat meningkatkan ilmu ke jenjang yang lebih tinggi. Sebelumnya Lince adalah lulusan SAA (Sekolah Asisten Apotheker) di Medan dan setelah menikah, ia bekerja di perusahaan farmasi. Lince menuturkan bahwa sebetulnya ia sangat merindukan kesempatan melanjutkan pendidikan, tapi kerepotan mengurus rumah tangga sangat menyita waktu karena sambil bekerja. Tidak ada waktu kalau kuliah di universitas konvensional, dan pada tahun 1984 Lince mendapat kabar sukacita bahwa Universitas Terbuka membuka kesempatan belajar jarak jauh. Lince langsung mendaftar dan diterima. Pada penerimaan perdana itu ada seleksi masuk Universitas Terbuka yang tidak jelas kriterianya tapi tanpa test.
Sambil bekerja di perusaaan farmasi di Jakarta, Lince melanjutkan kuliah ke FISIP Universitas Terbuka jurusan Administrasi Niaga. Banyak suka duka dalam perkuliahan di UT ini tapi beliau akui lebih banyak sukanya. Lince dapat berkenalan dengan teman-teman dengan latar belakang dan profesi yang berbeda. Di UT ini Lince dan kawan-kawannya membentuk kelompok belajar kemudian mengundang tutor ke tempat berkumpul di jl Kayu Putih IV Jakarta. Tutor yang diundang kadang-kadang penulis modul mata kuliah dan juga tutor istimewa lainnya seperti ibu Tian yang sekarang menjabat rektor UT. Dukanya paling kalau dapat nilai kurang memuaskan padahal belajarnya sudah sungguh-sungguh.
Lince menyelesaikan pendidikan di UT akhir tahun 1989 dan menjadi wisudawan angkatan ke- 2 pada tanggal 1 Maret 1990. Setelah lulus S1, Lince bersama beberapa orang lulusan UT membuka kantor di Jl Raya Bekasi Timur dengan menyediakan fasilitas tutorial swasta, Lince menjadi salah seorang tutor disana.
Tahun 1999 Lince melanjutkan pendidikan ke Magister FISIP Universitas Indonesia jurusan kekhususan Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) dan menyelesaikannya sampai lulus tahun 2001 sebagai angkatan ke-3.
Setelah anak-anak beliau beranjak dewasa, Dra. Lince Siahaan, MSi mengisi waktu luang dengan bekerja di perusahaan farmasi sambil menjalankan usaha tenunan songket dan ulos yang pada mulanya hanya sebagai hobby untuk koleksi lalu meningkat menjadi profit oriented business dengan mengikuti pameran-pameran produksi hand made. Setelah pensiun dari perusahaan farmasi, Lince lebih serius mengembangkan tenunan songket dan ulos sebagai bisnis utama. Lince mengadopsi desain songket produksi sendiri dari berbagai motif tenunan, dari gambar-gambar flora dan fauna yang ada di Indonesia. Lince memberi nama produksi songket tersebut “motif nusantara”.
Dra. Lince Siahaan MSi adalah Pengurus Pusat IKAUT dan menjabat sebagai Ketua Bidang Fasilitasi Kegiatan.
Andaikata rekan alumni ada yang berminat melihat produksi Lince, secara terbuka beliau persilahkan menghubungi nomor hp 0816869321. Sebagai ungkapan terima kasihnya kepada Universitas Terbuka, Lince menyertakan beberapa foto hasil karya itu. [Gway]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *