Category Archives: Warta IKA-UT

Ikatan Alumni Universitas Terbuka (IKA UT) Jakarta Sambut 1.051 Sarjana Lulusan 2018.2

Kepala UPBJJ-UT Jakarta, Dra. Eko Kuswanti, M.Pd. (kiri), secara simbolis menyerahkan alumni Universitas Terbuka 2018.2 kepada Christina, SE,(kanan) Wakil Ketua II Ikatan Alumni UT (IKA UT) Jakarta. Foto: Wakil Rektor UT.

Ketua Ikatan Alumni Universitas Terbuka (IKA UT) wilayah Jakarta, Dr. Drs. Karjono Atmoharsono, S.H., M.Hum., yang diwakili Christina, SE sebagai Wakil Ketua II IKA UT Jakarta menerima 1.051 lulusan Universitas Terbuka UPBJJ Jakarta dari Dra. Eko Kuswanti, M.Pd., selaku Kepala UPBJJ-UT Jakarta.

Acara serah terima ini sebagai bagian dari rangkaian Upacara Penyerahan Ijazah (UPI) yang berlangsung Sabtu, (15/9/2018) dan Minggu, (16/9/2018) di Gedung Universitas Terbuka Convention Center (UTCC), Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.

Dalam perkenalan kepada calon wisudawan, Ketua Ikatan Alumni Universitas Terbuka (IKA UT) wilayah Jakarta, Dr. Drs. Karjono Atmoharsono, S.H., M.Hum mengucapkan selamat sekaligus pesan agar menerapkan keilmuan mereka di masyarakat.

“Saya ucapkan selamat kepada wisudawan yang mulai hari ini mengikuti rangkaian upacara. Tugas sebagai alumni dimulai dari hari ini, yakni mengabdi untuk masyarakat, bangsa dan negara sesuai keilmuan bapak dan ibu sekalian,” kata Karjono Atmoharsono, Sabtu, (15/9/2018), dihadapan ratusan calon wisudawan.

Ketua Ikatan Alumni Universitas Terbuka (IKA UT) wilayah Jakarta, Dr. Drs. Karjono Atmoharsono, S.H., M.Hum., memperkenalkan pengurus IKA UT Jakarta di Upacara Penyerahan Ijazah (UPI) yang berlangsung Sabtu, (15/9/2018) dan Minggu, (16/9/2018).

Ketua Ikatan Alumni Universitas Terbuka (IKA UT) wilayah Jakarta, Dr. Drs. Karjono Atmoharsono, S.H., M.Hum., memperkenalkan pengurus IKA UT Jakarta di Upacara Penyerahan Ijazah (UPI) yang berlangsung Sabtu, (15/9/2018) dan Minggu, (16/9/2018).

“Kami juga memanggil para alumni agar bersinergi bersama pengurus IKA UT Jakarta untuk bersama menjadikan Universitas Terbuka sebagai institusi pendidikan berkualitas dunia dalam menghasilkan lulusan pendidikan tinggi yang memiliki daya saing tinggi serta dalam pengembangan teori dan praktek,” lanjut alumni Universitas Terbuka tahun 1997 ini. Saat ini, saat ini, Karjono Atmoharsono menjabat sebagai Direktur Harmonisasi Peraturan Perundang-Undangan I Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-Undangan (Ditjen PP) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

Sebagai Ketua Ikatan Alumni Universitas Terbuka (IKA UT) Jakarta, Karjono Atmoharsono memperkenalkan pengurus IKA UT Jakarta periode 2018 – 2023. “Mereka dari berbagai macam bidang kerja, yang siap bersama bapak ibu sekalian meningkatkan peran IKA UT dalam pengabdian di masyarakat,” ujarnya.

Untuk masa kerja 2018 hingga 2023, presenter dan aktor Bayu Oktara, S.I.Kom menjadi Wakil Ketua I IKA UT Jakarta dan Christina, SE sebagai Wakil Ketua II IKA UT Jakarta. Mereka membawahi sekretaris, bendahara, tujuh departemen kerja dan lima koordinator wilayah Jakarta, Tangerang, Tangerang Selatan, Bekasi dan Karawang.

Linda Agum Gumelar Lantik Pengurus Ikatan Alumni Universitas Terbuka Jakarta

Ketua Ikatan Alumni Universitas Terbuka (IKA UT) Pusat, Linda Agum Gumelar, berfoto bersama Dr. Drs. Karjono Atmoharsono, S.H., M.Hum., (duduk kedua dari kiri) Ketua IKA UT Jakarta periode 2018 - 2023 dan pengurus IKA UT Jakarta masa bakti 2018 - 2023 / Foto: Humas IKA UT

Ketua Ikatan Alumni Universitas Terbuka (IKA UT), Linda Agum Gumelar,S.IP, melantik Dr. Drs. Karjono Atmoharsono, S.H., M.Hum. sebagai Ketua IKA UT Jakarta periode 2018 – 2023 dan pengurus IKA UT Jakarta Periode 2018 – 2023 di Ruang Yandu, Gedung Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum, Jakarta Selatan, Sabtu (7/7/2018).

“Saya merasa bahagia dengan terbentuknya kepengurusan IKA UT Wilayah Jakarta dan berharap pengabdian alumni dan pengurus kepada almamater tercinta,” kata Linda Agum Gumelar dihadapan pengurus yang dilantik.

Linda Agum Gumelar menambahkan harapannya agar IKA UT Jakarta sebagai penopang kinerja IKA UT Pusat.”Kepada pengurus yang baru dilantik agar membantu kerja Ketua IKA UT Jakarta, Bapak Karjono,” imbuhnya.

“UT juga diberi kepercayaan Kemenristek Dikti untuk meningkatkan level partisipasi belajar mahasiswa. Semoga musyawarah wilayah ini dilakukan dengan penuh semangat, dan meningkatkan peran IKA UT dalam pengabdian di masyarakat,” ujar Linda yang merupakan alumni Universitas Terbuka tahun 1997, dari Fakultas Ilmu Sosial Politik, Jurusan Administrasi Negara.

Sebelumnya, pada musyawarah wilayah Ikatan Alumni Universitas Terbuka Jakarta ke-4, di Gedung UPBJJ Universitas Terbuka (UT), Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (1/5/2018) menetapkan Dr. Drs. Karjono Atmoharsono, S.H., M.Hum., sebagai Ketua IKA UT Jakarta periode 2018 – 2023. Selanjutnya, ketua terpilih akan dibantu pengurus dengan masa kerja lima tahun kedepan.

Dr. Drs. Karjono Atmoharsono, S.H., M.Hum. saat ini menjabat sebagai Direktur Harmonisasi Peraturan Perundang-Undangan I Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-Undangan (Ditjen PP) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Alumnus Universitas Terbuka tahun 1997 ini menggantikan J. Triwiyanto, S.E yang sebelumnya menjadi pejabat Ketua IKA UT Jakarta periode 2013 – 2018.

“Kami mohon dukungan dan doa restu dari sesepuh IKA UT Pusat untuk menggerakkan organisasi IKA UT Wilayah Jakarta,” ujar Dr. Drs. Karjono Atmoharsono, S.H., M.Hum memungkasi .

Susunan pengurus Ikatan Alumni Universitas Terbuka Jakarta Periode 2018 – 2023 yang dilantik sebagai berikut:

Ketua :
Dr. Drs. Karjono Atmoharsono, S.H., M.Hum.

Wakil Ketua I :
Bayu Oktara, S.I.Kom

Wakil Ketua II :
Christina, SE

Sekretaris 1 :
Johan, S.AP

Sekretaris 2 :
Tri J. Wiyanto, SE

Bendahara 1 :
Heni Purwaningsih, SE

Bendahara 2 :
Ahmaludin, SE

1. Dept. Media, Komunikasi dan Kehumasan :
Husnul Yaqin, S.I.Kom
Mulyono Sri Hutomo, S.I.Kom

2. Dept. Pengembangan Organisasi
Handara Elnusana, S.E., S.H., M.Hum.
Nessa Agnesia, SS

3. Dept. Pengembangan Alumni, Profesi dan Kompetensi :
Amin Sobirin, SE

4. Dept. Pengembangan Usaha & Bisnis:
Norhayati Indah Sari, S.S

5. Dept. Sosialisasi Promosi UT:
Abidin, S.Pd
Rinka Amelia Gifanty, S.AP

6. Dept. Bantuan Hukum
Thomas Istiarto, S.H

7. Dept. Bantuan & Pengabdian Masyarakat
Drs. Dwijaya, M.Pd
Dewi Komalasari, SE

Koordinator wilayah :

Jakarta & Depok :
Any Sulistyowati, S.Pd, M.Pd & Sabarudin, S.Ag, S.Pd

Tangerang :
Drs. Rusni Akni, M.Ak

Tangerang Selatan :
Finnland Chaniago

Bekasi :
Drs. Sunarno SA, SE., ST., S.AP., S.IP., S.Sos., M.Si.

Karawang :
Aban Rozali, SE

Linda Agum Gumelar membuka Pelatihan Hydroponic IKA-UT

Dalam rangka memperingati HUT RI Ke-73, Pengurus Pusat IKA UT bekerjasama dengan Pengurus Wilayah IKA UT Bogor menyelenggarakan Pelatihan Hydroponic.

Pelatihan yang dihadiri 48 peserta dari Jakarta, Bogor, Cirebon, Tangerang ini dibuka oleh Ketua Umum IKA UT, Linda Agum Gumelar.

Pelatihan ini merupakan bukti nyata keaktifan alumni dalam mengamalkan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Diharapkan dengan adanya pelatihan ini dapat meningkatkan kemandirian perekonomian keluarga.

 

 

IKA UT Peduli Gempa Lombok

 

 

 

 

 

 

Penyaluran donasi IKA UT untuk korban Gempa di Lombok via IKA UT Mataram (Lombok) bekerjasama dengan UPBJJ UT Mataram.

Bantuan yang diberikan berupa sembako, air mineral, selimut, baju anak dan wanita, pembalut, obat2an.

Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur dari Pengurus Pusat IKA UT, Pengurus Wilayah IKA UT, UPBJJ UT Mataram, alumni dan mahasiswa yang telah berpartisipasi.

Tidak lupa kami sampaikan terima kasih untuk UPBJJ UT Mataram dan TNI AL yang telah memfasilitasi transportasi menuju lokasi pengungsian.

Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat & meringankan beban saudara/i kita yang tertimpa musibah Gempa di Lombok. (YV/Hms)

Kunjungan Kasih untuk Ibu Ruri Wahyuni (Alumni PGSD UT)

20638261_1516271221765365_1568565437609349230_n

 

Sabtu, 5 Agustus 2017 beredar kabar di WA Group mengenai Alumni UT yang dikabarkan meninggal dunia dalam musibah kebakaran di Jati Pulo-Jakarta Pusat pada Jumat, 4 Agustus 2017.

Mendengar kabar tersebut Pengurus Pusat IKA UT melakukan pencarian informasi mengenai kebenaran berita tersebut. Berbekal alamat dari Media Online Nasional, IKA UT mendatangi TKP.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari tetangga dan anak pemilik rumah diketahui bahwa yang menjadi korban meninggal adalah pemilik rumah dan ketiga anaknya dimana Ibu Ruri (Alumni UT) mengontrak. Beliau bukanlah korban meninggal sebagaimana pemberitaan salah satu stasiun TV Nasional. Dari mereka juga diketahui bahwa Ibu Ruri adalah Guru di SDN 09 Pagi Cideng.

Selasa, 8 Agustus 2017 salah satu pengurus IKA UT berkunjung ke SD tempat Ibu Ruri mengajar untuk mengkonfirmasi informasi yang diterima. Dan akhirnya hari ini 9 Agustus 2017, IKA UT menyerahkan sejumlah donasi hasil ‘urunan’ pengurus.

Donasi diserahkan kepada Ibu Ruri oleh Bapak Purnomo selaku bidang Pengabdian Masyarakat IKA UT Pusat di dampingi Ibu Herawati dan Saudari Yohana sebagai perwakilan IKA UT Pusat. Penyerahan donasi disaksikan oleh Wakil Kepala Sekolah dan para Guru SDN 09 Pagi Cideng.

Setelah penyerahan donasi, Pengurus mengunjungi tempat tinggal baru Ibu Ruri tidak jauh dari Sekolah Beliau mengajar.

Semoga Ibu Ruri dan keluarga cepat pulih dari trauma, sehat dan dalam perlindunganNya selalu. Amin.

 

20663771_1516271481765339_4946215829501413419_n 20638912_1516272878431866_5878777079486956812_n

Rapat Pengurus Pusat IKA-UT & Silaturahim Bersama Pimpinan UT

juli1

 

Pada hari Minggu, 30 Juli 2017 bertempat di Kasmaran Guest House, Condet-Jakarta Timur, Pengurus Pusat IKA-UT menyelenggarakan rapat pengurus guna koordinasi, evaluasi dan persiapan pelaksanaan program kerja yang segera akan digulirkan dalam tahun 2017 ini.

Beberapa topik yang dibahas antara lain laporan Sekjen IKA-UT terkait pelantikan IKA-UT Bengkulu, Beasiswa IKA UT,  masalah teknis Seminar Nasional kerja sama FE UT-IKA UT, Rapat Koordinasi Nasional IKA UT, serta rencana Seminar Bela Negara.

 

20431760_794903514021132_4453669079316124241_n

 

 

Usai rapat pengurus dilanjutkan Halal Bihalal IKA-UT yang dihadiri oleh Dewan Pembina IKA-UT, yaitu Prof. Ir. Tian Belawati, M.Ed., Ph.D  (Rektor UT Periode 2013-2017), Prof. Drs. Odjat Darojat, M.Bus., PhD (Rektor UT Periode 2017-2021) dan Dr. Aminudin Zuhairi, M.Ed. (Purek III UT). Halal Bihalal juga dimeriahkan oleh perwakilan pengurus Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), yakni Manika UT dan Menwa UT.
Dalam sambutannya Prof. Tian menyatakan kegembiraannya atas partisipasi pemberian beasiswa bagi mahasiswa UT dari IKA-UT yang mulai dilaksanakan selama periode kepemimpinan beliau sebagai Rektor UT. “Mudah-mudahan bantuan beasiswa bagi mahasiswa UT potensial yang kekurangan secara finansial dapat terus berlangsung dan akan terus didukung Rektor Ojat dan Purek III agar IKA-UT dapat terus berdaya hingga masa yang akan datang baik kepada UT maupun kepada bangsa dan Negara kita tercinta ini.”
juli2

juli4

 

Terkait dengan eksistensi para alumni UT yang tersebar diseluruh penjuru tanah air, Prof. Ojat mengharapkan para mahasiswa terutama yang tinggal di wilayah perbatasan RI-Malaysia dan pulau-pulau terdepan agar kehadiran alumni UT di wilayah tersebut mampu berperan sebagai pendidik maupun sebagai kaum intelektual dan diharapkan agar mahasiswa yang menetap di daerah perbatasan serta pulau terpencil mampu menyelesaikan pendidikan di UT tepat waktu dengan hasil yang baik.

 

Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan hiburan yang diawali Shalat Magrib berjamaah yang dipimpin oleh Rektor UT.


juli3

20431714_794902290687921_1825599975066041054_n

20476529_1405971672830239_904421972662062399_n

Pengurus Pusat IKAUT Bersama Wisudawan UT Periode II Tahun 2017 Di Pondok Cabe

Informasi yang kami peroleh dari rektorat bahwa jumlah wisudawan UT periode II tahun 2017 adalah 20.506 orang. Pelaksanaan wisuda dibagi menjadi dua wilayah yaitu ;
a.Periode II Wilayah 1 pelaksanaan wisuda di UT Pusat tanggal 09 Mei 2017 (panitia Pelaksana FKIP) terdiri atas UPBJJ-UT Sorong, Banda Aceh, Medan, Batam, Padang, Pangkal Pinang, Pekan Baru, Jambi, Palembang, Bengkulu, Bandar Lampung, Jakarta, Bogor, Serang, Bandung dan Purwokerto.
b.Periode II Wilayah 2 pelaksanaan wisuda di UT Pusat tanggal 16 Mei 2017 (panitia Pelaksana FISIP) terdiri atas UPBJJ-UT Semarang, Surakarta, Yogyakarta, Pontianak. Banjarmasin, Samarinda, Surabaya, Malang, Jember, Denpasar, Mataram, Kupang, Makasar, Palangkaraya, Majene, Palu, Kendari, Manado, Gorontalo, Ambon, Tarakan, Jayapura ,Ternate dan UPBJJ Luar Negeri.
Dari jumlah tersebut peserta yang mendapat kuota untuk wisuda di UTCC Pondok Cabe pada 9 Mei 2017 kurang lebih 10%, selebihnya mengikuti UPI (Upacara Penyerahan Ijazah) di UPBJJ wilayah masing-masing.
Sejak hari Jum’at 5 Mei 2017 calon wisudawan sudah mulai berdatangan ke Pondok Cabe mencari tempat menginap terdekat dengan tempat pelaksanaan wisuda.
wis_sri

wis_tin

Pengurus IKAUTPUS juga telah berkemas-kemas menyambut kedatangan calon wisudawan lalu menyiapkan semua berkas registrasi keanggotaan dalam organisasi Ikatan Alumni Universitas Terbuka.
Pengurus pusat yang hadir di tenda pendaftaran yaitu di halaman Gedung BAAPM pada Sabtu dan Minggu antara lain ibu Dra. Sri Sumiati, MM (Ketua I), Ibu Dra. Ajeng Sundari (Bendahara) dan bapak Purnomo, SE (Kabid Pelayanan Keanggotaan). Pengurus pusat menberikan KTA setelah anggota baru memberikan iuran keanggotaan.
Pada acara seminar 8 Mei 2017 pengurus yang bertindak selaku penyaji Sosialisasi keorganisasian adalah bapak Drs. Leles Sudarmanto, MM (Sekjen). Dalam orasinya Sekjen menyampaikan mengenai pentingnya peran pendidik dalam menanamkan pemahaman kepada siswa mengenai makna keberagaman universal mulai diruang kelas. Hal tersebut dipandang penting mengingat Indonesia sangat beragam dan berwarna dalam agama, suku bangsa, bahasa, pilihan politik, dan kelas sosial. Mengingkari keberagaman berarti mengingkari keindonesiaan itu sendiri. Keragaman Indonesia mulai dari Suku, Agama, Status Sosial, Bahasa dan sebagainya.
wis_leleslindaGambaran dari hal tersebut sudah cukup menampilkan keberagaman yang ada di Indonesia. Jika kita saling mengasihi dan menguatkan maka kebhinekaan negeri ini akan lestari. Indonesia akan jadi bangsa yang besar jika saling bersatu. Beberapa kasus yang terjadi yaitu masih ada beberapa pihak yang tak sepakat dengan Indonesia yang beragam. Persatuan bangsa seolah terus diuji. Hanya karena berbeda pilihan politik atau pemahaman keagamaan orang dengan mudah bertengkar dan saling membenci. Kita mudah sekali marah dan terprovokasi karena perbedaan pendapat. Saat ini sedang banyak terjadi pertempuran virtual di media sosial. Beragam ujaran tentang kebencian, hasutan, dan fitnah/ hoax menyebar viral setiap saat di gawai dan membuat pusing. Perhatian terhadap keadaan tersebut yang cukup efektif adalah melalui dunia pendidikan. Dunia pendidikan merupakan salah satu pihak yang bertanggungjawab dalam mengkonstruksi pemahaman siswa mengenai keberagaman dan kebangsaan. Hal ini perlu digaris bawahi mengingat lembaga pendidikan bisa lalai dalam menguatkan pemahaman tentang kedua hal tersebut. Para alumni UT yang tersebar dalam berbagai karier khususnya para tenaga pendidik (guru) diharapkan ikut berperan dalam penyadaran akan keberagaman tersebut yaitu menyadarkan peserta didik dan lingkungan masyarakat sekitar melalui pembiasaan bermusyawarah, berlapang-dada/ legowo dan saling menghargai pendapat orang. Pembiasaan berdialog di ruang kelas misalnya belum menjadi bagian penting dari proses pembelajaran. Guru harus memberikan ruang yang leluasa terhadap beragam diskursus yang terjadi selama proses pembelajaran. Hal yang juga penting adalah mengenalkan siswa dengan realitas sosial yang ada di masyarakat. Mereka harus dikenalkan secara langsung dengan masyarakat Indonesia yang beragam. Dengan begitu mereka dapat mempelajari secara langsung beragam corak kehidupan di masyarakat. Jangan sampai dunia pendidikan asik dengan beragam pembelajaran yang canggih dan lupa mengenalkan mereka pada realitas keseharian
wis_tian
wis_aminKeesokan harinya yaitu Selasa, 9 Mei 2017 Rektor Universitas Terbuka Prof. Ir. Tian Belawati, M.Ed., Ph.D membuka acara Wisuda Periode II Wilayah 1 Tahun 2017. Acara yang penuh hidmat tersebut berlangsung sejak jam 8 pagi hingga jam 11.45 wib. Setelah ditutup dengan doa bersama lalu diakhiri dengan penyerahan alumni baru oleh Rektor UT kepada IKAUTPUS yang diwakili oleh Hadijaya, MPd (Ketua II). Pada wisuda 16 Mei 2017 penerimaan alumni baru langsung disampaikan rektor UT kepada ibu Linda Agum Gumelar, S.Mn (Ketua Umum).
wsd15no16
wis_pur

Usai mengikuti prosesi wisuda, Ketua II IKAUTPUS segera keluar gedung UTCC dan disambut oleh bapak Drs. H.Syaiful Sedung, MM yang notabene adalah Ketua Pokjar Baturaja Timur Kabupaten OKU UPBJJ Palembang. Syaiful adalah Pengawas SMP Dikbud OKU. Ketua pokjar ini ingin mengemukakan sesuatu. Menurut penuturan Syaiful, pokjar BTA Timur berdiri sejak tahun 2001. Sampai kini telah menghasilkan lulusan : 61 orang S1 PAUD + 140 orang S1 PGSD + 52 orang D-II Perpustakaan dan yang saat ini datang ke Pondok Cabe 19 orang lagi wisudawan dari pokjar yang dipimpinnya.
bta4Hadijaya menyarankan agar alumni UT di Baturaja Timur segera membentuk IKAUT Daerah. Kumpulkan mereka, beri arahan untuk membentuk kepengurusan lalu susunan pengurus terpilih segera disampaikan ke IKAUT Wilayah Palembang dengan memberi salinan tembusan kepada Kepala UPBJJ UT Palembang. Pengurus IKAUT Wilayah Palembang akan melakukan acara pelantikan.
Pada bincang-bincang dibawah terik matahari tersebut, Syaiful sempat pula memperkenalkan seorang anggota rombongan wisudawan BTA Timur yang menjadi kebanggaannya, yaitu Mita Selviana, SPd. Mita adalah peserta termuda dari pokjar tersebut yang memperoleh IPK 3,54 dari FKIP PGPAUD dan telah menyelesaikan masa kuliah sekitar 4,5 tahun. Mita bekerja sebagai Guru PAUD di Taman Kanak-kanak ABA Gunung Liwat Baturaja. Berikut ini sedikit bincang-bincang kami.
Hadijaya: Apa kesan-kesan Mita sejak mendapat kabar akan wisuda di Pondok Cabe dan apa saja yang menarik hatimu setelah tiba disini ?
bta1Mita Selviana : Mita nggak bisa berkata-kata pak, sangat tidak menyangka saya bisa ikut andil untuk mengikuti wisuda di Pondok Cabe, saking hikmatnya acara upacara wisuda tangis haru mengiringi selama acara berlangsung, acara belum mulai tapi make-up saya sudah luntur duluan kena air mata saking harunya. Awalnya mita minder, malu, karena tiap kali mita bilang mita kuliah di UT semua orang meremehkan, bahkan ada yang bilang kalau mita nggak akan maju kalau kuliah disana, pergaulannya sama emak-emak sedangkan mita otaknya masih fresh sayang kalau harus kuliah di UT. Mental Mita pernah down, semester ke 4 pengen berhenti saja tapi berkat support orang tua, mita sampai hari ini bisa bertahan.
bta3Pertama kali liat kampus UT dipondok cabe mita nggak nyangka, mita bangga kuliah di UT, mita bakal ceritain kesemua orang kalau UT itu nggak kalah bersaing sama Universitas lain bahkan lebih baik dari Universitas yang mereka sarankan. Mita sudah fotoin semua gedung-gedung di UT Pondok Cabe buat kasih liat ke mereka yang dulu meremehkan mita. Sekali lagi mita mau bilang kalau mita bangga pernah kuliah di UT, insyaallah kalo ada rezeki mita mau lanjut ambil S2 di UT juga. UT sukseeeeeesssssss…
Hadijaya: UT itu Universitas Negeri yang terbesar dan terbanyak lulusannya yang ada di Indonesia. Dalam wisuda bulan Mei 2017 ini saja lulusannya 20.506 orang.
Mita Selviana: Terharu pak, Alhamdulilah meskipun wisudanya nggak dihadiri keluarga besar karena jarak, tapi support mereka luar biasa, bahkan tante mita mau ngundang orang buat marawisan buat menyambut mita pak.
bta2Hadijaya: waaahh… sesampai di Baturaja nanti rumahmu bakal meriah ya hehehe. Apa cita-citamu setelah berhasil S1
Mita Selviana: Iya pak..saya bangga pak, sangat bangga, bahkan temen mita yang kuliah di Unsri takjub dengar kalau UT juga ada diluar negeri. Mita mau cari uang dulu pak, mita mau kuliah ambil S2, Mita mau jadi dosen pak. Mau ambil di UT juga, tolong infonya ya pak kalau ada beasiswa S2 di UT. Mita mau mengabdikan diri di UT, sebagai bentuk terima kasih mita untuk UT. Kalau S1 nggak mungkin bisa jadi dosen tapi untuk khusus PGPAUD belum ada yang S2 jadi sembari menabung mita mau mantapin dulu mau ambil jurusan apa.
Hadijaya: Mita pilih saja program S2 yang sudah tersedia di UT saat ini. Oke ya selamat dan sukses untukmu,  untuk pak Syaiful dan untuk ayahmu juga (sambil berjabat-tangan).

Ayahnya Mita yang turut hadir mengantar ke UTCC Pondok Cabe tampak haru mendengar penuturan putrinya sehingga tak berkata sepatahpun saat kusalami.

Bakti Sosial Untuk Korban Longsor Ponorogo

BAKTI SOSIAL

IKATAN ALUMNI UNIVERSITAS TERBUKA (IKA-UT) PUSAT & WILAYAH SURABAYA, KELUARGA BESAR UPBJJ UT SURABAYA DAN MAHASISWA

 

Untuk Korban Longsor Ponorogo

 09 April 2017

 

Oleh : Drs.H.Fatchur Rachman MS (Sekretaris IKA-UT Wilayah Surabaya)

 

Baksos IKA UT Surabaya

Baksos IKA UT Surabaya

 

Peristiwa longsornya Bukit Gede Desa Banaran, Pulung Ponorogo pada tanggal 01 April 2017 menyebabkan banyak korban tertimbun longsoran tanah. Warga Dusun Tangkil, Dusun Krajan, Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo yang tertimbun hidup-hidup sebanyak 28 (dua puluh delapan) jiwa, disamping itu longsoran juga menyebabkan banyak rumah warga yang rusak. Warga yang terdampak di himbau untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.

 

Peristiwa longsoran Bukit Gede ini menggerakkan hati para Pengurus Ikatan Alumni Universitas Terbuka (IKA-UT) Wilayah Surabaya untuk mengadakan Bakti Sosial. Kegiatan ini pun disambut baik oleh Bapak Teguh Prakoso S.Pd.,M.Hum. selaku Kepala UPBJJ-UT Surabaya, anggota IKA-UT Wilayah Surabaya beserta Mahasiswa, sampai hari  minggu  09 April 2017  bantuan yang terkumpul selain berupa barang juga berupa uang tunai lebih dari Rp.10 juta. Bapak Drs.H.Fatchur Rachman MS selaku Sekretaris IKA-UT Wilayah Surabaya ditunjuk sebagai Koordinator & Pelaksana penyaluran bantuan tersebut ke derah yang membutuhkan, beserta para Pengurus IKA-UT Wilayah Surabaya secepatnya menyiapkan bantuan berupa SEMBAKO seperti beras, gula, mie instan, air mineral, kopi, snack, bubur bayi dan susu untuk anak-anak. Selain itu bantuan juga berupa OBAT-OBATAN dan berupa BARANG seperti pakaian dewasa & anak-anak, perlengkapan mandi & mencuci, celana dalam dewasa & anak-anak, jarit, mukena, jilbab, handuk, baju koko, daster wanita & anak-anak, sajadah, sarung, handuk, pembalut wanita, popok bayi, selimut dan sandal jepit. Karena di pengungsian juga terdapat anak-anak, pengurus pun memberikan bingkisan,  2 Karton Susu, 2 karton Snack, buku cerita, buku mewarnai, pensil warna, krayon, tas anak-anak. Sedangkan untuk pengungsi dewasa tidak lupa dibawakan Buku Yasin & Tahlil.

 

 

Pada hari Minggu, tanggal 09 April 2017 rombongan (Ketua, Sekretaris dan Pengurus lainnya) didampingi Ibu Dra.Titik Setyowati M.Pd, selaku PW UT Kabupaten Ponorogo berangkat dari Surabaya pukul 05.00 WIB menuju Ponorogo. Dalam perjalanan rombongan berkoordinasi dengan Pejabat Diknas Kab.Ponorogo & Tutor UT Pokjar Ponorogo (Bapak Bambang dkk) yang akan memandu rombongan menuju Posko Bencana di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo yang daerahnya  tersebut memerlukan banyak bantuan. Rombongan tidak lupa  mampir di Madiun untuk menjemput Bpk.Drs.H.Agus Prasetyo M.Si selaku PW UT Kota Madiun yang juga ikut mendampingi rombongan sekaligus makan pagi pukul 11.00 WIB. Selanjutnya rombongan meneruskan perjalanan ke Ponorogo  menuju SMP Negeri 5 Ponorogo dan tiba  pukul 12.00 WIB untuk bertemu Bapak Bambang Dkk sekaligus menjalankan Sholat Dhuhur dijamak dengan Ashar.

 

Perjalanan dilanjutkan dengan dipandu  3 orang dari Kantor Diknas Ponorogo/Tutor UT Surabaya. Selama perjalanan menuju lokasi bencana terlihat bukit-bukit yang menghijau dengan tanaman perdu, kebun jagung  dan tanaman penduduk yang sangat subur namun tidak terlihat pohon-pohon besar layaknya hutan yang berfungsi menahan tanah perbukitan dari bahaya longsor. Tampak pula posko-posko yang didirikan di sepanjang jalur menuju tempat bencana, para sukarelawan beserta tentara dan Polisi yang mengarahkan rombongan yang akan menyerahkan bantuan. Sesampai di lokasi rombongan disarankan ke Posko Dinas Sosial Kabupaten Ponorogo yang berada di Balai  Desa Banaran yang dekat dengan tempat Pengungsian. Para Pengungsi ini  ditempatkan di dekat balai desa Banaran, sambil menunggu relokasi permanen. Posko Dinas Sosial ini merupakan pusat penampungan bantuan terdekat dengan daerah bencana, di kanan kiri jalan juga masih terlihat sepanduk larangan memasuki area bencana.

 

Rombongan tiba di daerah bencana pukul 13.30 WIB, disana rombongan juga bertemu dengan rombongan penyumbang dari marinir surabaya, dari berbagai instansi dan LSM lainnya. Di posko yang terletak di Balai Desa Banaran tersebut, bantuan berupa sembako dan barang-barang oleh Bapak Drs.H.Fatchur Rachman MS beserta perwakilan Pengurus IKA-UT Surabaya, perwakilan keluarga besar UPBJJ UT Surabaya diserahkan kepada Pejabat dan Staf Dinas Sosial Kabupten Ponorogo Ibu Dyah Fitria selaku Koordinator Penampungan bantuan. Bantuan tersebut rencananya  akan disalurkan  langsung kepada para pengungsi yang daerahnya masih terisoler karena pemukiman nya tidak aman untuk ditempati. ”Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh Pengurus IKA-UT Pusat & Wilayah Surabaya serta keluarga besar UPBJJ UT Surabaya atas bantuan yang telah diberikan, Insya Allah amanah ini akan  langsung kami salurkan kepada warga”, demikian ungkapan terima kasih Bapak Pejabat dari  Dinas Sosial Kabupten Ponorogo.

 

Selain itu bantuan berupa 80 bingkisan untuk anak-anak berupa buku-buku, tas sekolah, pensil warna, crayon, snack dan susu siap saji diserahkan oleh Bapak Drs.H.Fatchur Rachman MS beserta perwakilan Pengurus IKA-UT Wilayah Surabaya kepada Ibu Dyah Fitria Staf Dinas Sosial Kabupaten Ponorogo. ”Kami sangat bersyukur & berterima kasih sekali kepada seluruh donatur karena disaat bencana seperti ini, anak-anak masih mendapatkan perhatian, terima kasih atas bingkisan yang telah  diberikan”, tutur Ibu Dyah Fitria. Begitu juga dengan Bapak Pejabat dari Dinas Sosial “Semoga segala amal donatur di balas oleh Allah SWT”.

 

Setelah menyerahkan seluruh bantuan, pukul 15.00 WIB rombongan  turun ke Kecamatan Pulung, dengan tambahan informasi bahwa pada hari itu  jenazah korban longsor ke 4 telah diketemukan oleh Tim SAR menyusul 3 jenazah yang telah diketemukan dan dikubur di makam desa sebelumnya. Setelah dijamu makan siang oleh Bapak Bambang dkk rombongan berpamitan dan bergegas kembali ke Surabaya pukul 16.00 diiringi cuaca mendung menandakan akan turun hujan dan muncul  kejadian  yang memilukan yaitu adanya  longsor susulan yang sangat membahayakan  sehingga seluruh Tim SAR  menghentikan proses pencarian korban yang tersisa (24 orang) serta harus meninggalkan lokasi bencana dengan segenap peralatannya seperti eskavator, mobil bego, mobil penyemprot air, mobil pengangkut anjing (K9 Polda Jatim) dan sebagainya, kecuali Relawan yang bertugas di Pos Pengungsian dan dapur umum.

 

Demikian kisah perjalanan rombongan Pengurus Ikatan Alumni Universitas Terbuka  (IKA-UT) Wilayah Surabaya menuju ke Posko Longsor Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupten Ponorogo.

 

Silaturahim Mahasiswa UT Singapura

Kerinduan akan tanah air dan kecintaan pada almamater, meneguhkan keinginan sekelompok mahasiswa dan alumni UT, yang berdomisili di Singapura, untuk study tour ke Jakarta dan Kantor Pusat Universitas Terbuka.

Study tour yang diadakan 3 hari mulai dari 25 -27 November 2016 diawali dengan berdialog dengan Bapak Gorky Sembiring, Kepala UPBJJ UT Layanan Luar Negeri, bertempat di Wisma 3 Universitas Terbuka Pondok Cabe. Dalam sambutannya Pak Gorky menyatakan apresiasinya atas kegigihan teman-teman mahasiswa UT Singapura yang bertekad untuk melanjutkan pendidikan sambil bekerja di negeri orang. “Pulang bawa uang itu sudah biasa, pulang bawa uang dan ijazah itu baru luar biasa.” pesannya.

Kegiatan dilanjutkan dengan mengunjungi Pusat Komputer (Puskom), Danau UT, Pusat Layanan Bahan Ajar (Puslaba), dan koperasi Karunika untuk membeli souvenir.

Study tour hari pertama ditutup dengan makan malam dan ramah tamah di kediaman Ketua Umum IKA-UT, Linda Agum Gumelar.

 

Bersama Kepala UPBJJ Layanan Luar Negeri

 

 

 

 

 

Syawal, Sebuah Awal Di Tahun Baru

Bulan Ramadhan sudah berlalu, berganti bulan Syawal sebuah awal di tahun baru Hijriah.

Masih dengan semangat Hari Raya Idul Fitri, Pengurus Pusat maupun Pengurus Wilayah IKA-UT di berbagai daerah mengadakan acara Halal Bihalal sederhana namun hangat. Padatnya aktifitas masing-masing membuat pengurus tidak memiliki banyak waktu untuk dapat berkumpul bersama. Halal Bihalal ini juga menjadi momentum untuk sharing seputar UT dan IKA-UT. Berikut ini adalah foto-foto kebersamaan Pengurus Pusat IKA-UT dan Pengurus Wilayah Palembang dalam acara Halal Bihalal yang diadakan di Jakarta dan Palembang.

 

Halal Bihalal Pengurus Pusat IKA-UT

 

 

 

Halal Bihalal Pengurus Wilayah IKA UT Palembang

 

Kepala UPBJJ UT Palembang & Ketua Pengurus Wilayah IKA UT Palembang