Category Archives: BERITA SEPUTAR ALUMNI

Seminar Sehari Pemanfaatan IT Bagi Pemuda Pelajar

it1c
Sabtu, 31 Desember 2016 dipenghujung tahun IKAUT Pusat menyelenggarakan seminar sehari bertajuk Pemanfaatan IT dalam menunjang kapabilitas sumber daya manusia. Seminar dilaksanakan di Bilberry Resto Jl. Mabes Hankam 101 Cilangkap Jakarta Timur.
Dra. Herawaty Sampurna selaku Ketua Panitia mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan realisasi program kerja IKAUT Pusat yang baru sempat terlaksana dipenghujung tahun karena berbagai kesibukan pengurus. Seminar ini terlaksana dengan didukung beberapa personal pengurus dalam sebuah tim seperti Agung Suyono SE sebagai MC, dan Purnomo SE yang melayani registrasi peserta sejak pukul 09.00 Wib.
it3b
Acara dibuka oleh Sekjen IKAUTPUS Drs. Leles Sudarmanto, MM selaku yang mewakili Ketua Umum. Dalam sambutannya Leles mengatakan bahwa Seminar Pemanfaat IT ini penting untuk diikuti kalangan muda mengingat bahwa kemajuan jaman terus berkembang jika tidak disikapi dengan cermat maka akan tertinggal. Oleh sebab itu seminar semacam ini akan terus digulirkan oleh pengurus Ikatan Alumni Universitas Terbuka Pusat (IKAUTPUS) dan menjadi agenda tetap organisasi agar masyarakat dapat dibantu ditingkatkan kecerdasannya melalui kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan IKAUTPUS.
it3a
Selanjutnya Hadijaya, BSc, SPd, MPd sebagai nara sumber menerangkan bahwa di era globalisasi ini, jika generasi mudanya tidak menguasai IT maka itu identik dengan buta huruf. Padahal perkembangan di bidang IT berpengaruh terhadap kemajuan negara. Oleh karena itu, pemanfaatan IT harus diperkenalkan kepada generasi muda agar mereka mempunyai bekal pengetahuan dan pengalaman yang memadai untuk bisa menerapkan dan menggunakannya dalam kegiatan belajar, bekerja serta berbagai aspek kehidupan sehari-hari dan juga bersaing dalam lingkup global. Sumber  Daya Manusia yang handal ditunjang dengan penggunaan teknologi informasi, maka efektivitas dapat dicapai dalam waktu yang relatif singkat.
it2ait3
Hadijaya menjelaskan lebih jauh mengenai makna Informasi Teknologi atau IT yaitu seperangkat alat yang membantu kita bekerja dengan informasi dan melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi, merupakan teknologi yang menggabungkan komputasi (komputer) dengan jalur komunikasi kecepatan tinggi yang membawa data, suara, dan video.
Informasi Teknologi (IT) tidak hanya pada teknologi komputer (perangkat keras dan perangkat lunak) untuk memproses dan menyimpan informasi, melainkan mencakup teknologi komunikasi untuk mengirim atau menyebarluaskan informasi.
Dalam seminar tersebut Hadijaya menguraikan materi IT secara panjang lebar serta menyajikan praktik budidaya jamur kombucha untuk suplemen kesehatan pencernaan dan praktik pengolahan saus durian untuk bumbu masakan.
kommb
Pengambilan gambar kegiatan praktik serta rekaman video merupakan teknis pengumpulan materi untuk memuat informasi pada blogger peserta, hal ini dimaksudkan sebagai metode penampilan sebuah blogger yang menawarkan produk home industry yang bermanfaat jika ingin mengembangkan usaha jamur kombucha maupun usaha penjualan produk bumbu masak berbahan dasar durian.
it6it8
Hadijaya lebih lanjut mengatakan bahwa Sumber Daya Manusia yang handal ditunjang dengan penggunaan teknologi informasi, maka efektivitas dapat dicapai dalam waktu yang relatif singkat. Kemajuan teknologi komunikasi yang cepat dapat mempermudah komunikasi antara suatu tempat dan tempat yang lain. Semakin maraknya penggunaan Teknologi Informasi akan semakin membuka lapangan pekerjaan. Bisnis yang berbasis Teknologi Informasi atau yang biasa disebut e-commerce dapat mempermudah transaksi-traansaksi bisnis suatu perusahaan atau perorangan. Dengan memanfaatkan teknologi informasi di bidang bisnis akan memberikan dampak positif yang besar untuk jalannya bisnis yang kita bangun. Munculnya peluang bisnis baru (E-business), dengan semakin majunya teknologi dan informasi maka akan mendorong orang untuk menciptakan beberapa peluang yang sangat menguntungkan dan sebagai modal dasar bisnis yang sangat menguntungkan.

Seminar diselingi dengan diskusi (tanya-jawab) dan berakhir pukul 14.30 Wib. Semua peserta diberikan Sertifikat yang ditandatangani oleh Ketua Umum IKAUTPUS, yaitu Linda Agum Gumelar, S.IP. (info gway)

Pelantikan Pengurus Wilayah IKA-UT Jambi

Ikatan Alumni Universitas Terbuka adalah organisasi yang menaungi alumni Universitas Terbuka seluruh nusantara bahkan sampai mancanegara dalam melakukan managemen organisasi melibatkan jenjang kepengurusan dari tingkat pusat wilayah dan cabang.

Bertepatan dengan diselenggarakannya Upacara Penyerahan Ijasah (UPI) UPBJJ-UT Jambi, Senin 23 Maret 2016, Sekretaris Jenderal Ikatan Alumni UT (IKA-UT), Drs. H. Leles Sudarmanto, MM melantik pengurus wilayah IKA-UT Jambi periode 2016-2021. Pelantikan yang diadakan di GOR Kota Jambi ini dihadiri oleh Walikota Jambi, Kepala Unit Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka (UPBJJ-UT) Jambi dan para wisudawan-wisudawati Universitas Terbuka. (Hms/YV)

Selamat mengemban amanat baru Pengurus Wilayah IKA UT Jambi!

 

 

PENGURUS WILAYAH IKATAN ALUMNI UNIVERSITAS TERBUKA JAMBI

SUSUNAN PERSONALIA

Masa Bhakti 2016-2021

Dewan Pembina

Ketua : Dra. HARTINAWATI

Sekretaris : Drs. JON RIZAL

Anggota : Drs. ANDRIANTY AMIR; Ir. MAHA PUTRA

 

Pengurus Harian

Ketua : A. HOLIDI, SIP, M.AP

Wakil Ketua : SETIA WAHYUNI, S.IP, M.Pd

Sekretaris : ROBIATUL ADAWIYAH, S.PKP

Wakil Sekretaris : YUSMALIDA, S.IP, MM

Bendahara : SUWARNO, S.Pd

Wakil Bendahara : ABDUL SOMAD, S.AP

Koord. Seksi Organisasi dan Kelembagaan : SYAHRUL, S.Pd, MM

Koord. Seksi Humas, Informasi dan Publikasi : DIWARNI, S.Pd

Koord. Seksi Advokasi dan Sosialisasi : ROZALI, SE

Koord. Seksi Pengembangan SDM : ZAINUDDIN, S.Pd, MM

Koord. Seksi Teknologi Informasi : WAGIMIN , S.Pd., MM

Koord. Seksi Pengabdian Masyarakat : ROSMALINA, S.KM

 

 

 

Video dapat di lihat di sini

Sang Istri Diplomat yang Penuh Semangat

Terlahir sebagai putri Minang membuat Surmaini Mansoer Mauna memiliki paras yang cantik dan ayu.

Ia lahir dan dibesarkan di Pariaman Sumatra Barat tepatnya pada tanggal 17 Mei 1947 yang silam. Wanita ayu ini adalah istri dari seorang diplomat, Prof. Dr. Boer Mauna dan di karuniai 4 orang putera. Ia adalah lulusan Sarjana Sosial Ilmu Politik dari Universitas Terbuka (UT) tahun 2014.

Aktif menjadi salah satu pengurus Kongres Wanita Indonesia membuatnya selalu terlihat awet muda dan bersemangat. Ingin menambah ilmu pengetahuan di bidang komunikasi adalah alasannya memilih kuliah di UT, karena perannya di Kowani cukup penting yaitu sebagi salah satu Koordinator Hubungan Luar Negeri dan Hubungan Masyarakat.

Ibu Mei begitu kerap ia dipanggil, senyum manis tak pernah hilang dari bibirnya ketika ia berkomunikasi, baik dengan rekan sejawatnya maupun dengan masyarakat luas. Dituturkannya dengan lembut bahwa selama menjadi mahasiswa UT banyak manfaat dan dampak langsung yang diperolehnya dalam aktifitasnya di Kowani, diantaranya kepercayaan diri yang semakin meningkat ketika berhubungan dengan banyak orang di Kowani.

Diusia yang tak lagi muda ini ia tak pernah kehilangan semangat untuk terus belajar menuntut ilmu dengan menjadi mahasiswa UT, dan pancaran kebahagiaan serta rasa bangga di wajah cantiknya terlihat jelas ketika ia menerima ucapan selamat dari Rektor UT di acara Wisuda UT.

Ibu Mei, semangat dan jiwa mudamu sungguh sangat menginspirasi.

 

 

(Sumber)

Disiplin, Kerja Keras, dan Motivasi Tinggi sebagai Kunci Meraih Cumlaude

Bagi Suranto, alumni Program Studi Magister Manajemen (PS MM) Program Pascasarjana Universitas Terbuka (PPs-UT) angkatan 2012.2 ini, berhasil menyelesaikan kuliah dengan dengan hasil sangat baik (IPK 4 dan predikat cum laude) merupakan anugerah dari Allah SWT yang sangat disyukuri. ”Saya bahagia dan bersyukur saat dinyatakan sebagai wisudawan terbaik pada masa wisuda periode III 2014 sehingga bisa berjabat tangan dengan Rektor dan Pembantu Rektor 1 di acara wisuda hari ini”, katanya.

Suranto memiliki keinginan untuk melanjutkan kuliah ke pasca sarjana dari mulai tahun 2011. Namun demikian keinginan pengajar di KPPN Bangko Merangin, Jambi pada seksi Verifikasi dan Akuntansi tersebut akhirnya baru terwujud pada tahun 2012 dengan mendaftar kuliah pada PS MM UT. Ia menjelaskan bahwa Program MM Reguler UT memang sangat tepat dipilih karena sistem pembelajarannya yang fleksibel, hanya ada 4 (empat) kali tutorial tatap muka (TTM) per semester, sedangkan sisanya, mahasiswa dapat belajar secara mandiri dengan waktu yang fleksibel melalui tutorial online (Tuton). Motivasi dari pengajar satker yang mulai tanggal 15 Februari 2014 telah pindah di seksi Manajemen Satker dan Kepatuhan Internal (MSKI) dari divisi Treasury Learning Center (TLC) KPPN Depkeu Semarang ini untuk kuliah di PS MM PPs-UT yaitu selain untuk menambah ilmu yang berguna bagi kedinasan dan masyarakat, juga dapat memotivasi anak tentang pentingnya menuntut jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Belajar di Universitas Terbuka menurut Suranto sangat menantang, penuh suka dan duka. ”Sukanya yaitu teman-teman seangkatan sangat kompak dan saling menyemangati. Begitu juga dengan pengelola PPs di UPBJJ-UT Jambi yang selalu memberikan motivasi dan informasi administrasi akademik yang dibutuhkan dengan baik”, katanya. “Dukanya, jarak tempuh untuk mengikuti TTM di UPBJJ-UT Jambi yang membutuhkan waktu sekitar 5-6 jam dari lokasi tempat tinggal ”, imbuhnya.

Mengenai kiat mendapatkan predikat cum laude dan IPK 4, Suranto menjelaskan bahwa kriteria keberhasilan studi di UT yaitu harus mempunyai sikap disiplin, kerja keras, dan motivasi yang tinggi untuk belajar dengan tekun dan menyelesaikan setiap tugas matakuliah dengan baik dan tepat waktu. Ia menambahkan, setiap mahasiswa MM UT harus mengalokasikan waktu untuk belajar mandiri melalui Tuton dengan intensif, bahkan sampai larut malam. Di samping itu, harus berpartisipasi aktif baik pada Tuton maupun TTM. Sedangkan hal-hal yang harus diperhatikan saat penulisan Tesis/Tugas Akhir Program Magister (TAPM) yaitu harus banyak belajar, membaca referensi, mengikuti kaidah penulisan sesuai pedoman yang ada, dan rajin berkonsultasi dengan para pembimbing. Yang tidak kalah penting, menurutnya, yaitu harus berusaha menjalin komunikasi dengan pihak universitas, baik dengan pengelola PPs di UPBJJ-UT maupun dengan Prodi MM di UT Pusat. ’Saya sangat bangga dan berterima kasih terhadap Bapak/Ibu di UPBJJ-UT Jambi, pejabat dan staf di lingkungan PPs-UT, para dosen TTM, tutor Tuton, dan para pembimbing yang sangat banyak berperan bagi keberhasilan saya’.

Mengenai harapannya terhadap UT kedepan, Suranto menyatakan semoga UT ke depan semakin jaya, semakin luas berkontribusi dalam mencerdaskan bangsa, dan semoga UT dapat segera membuka program S3.

 

(Sumber)

Lulusan UT Dikukuhkan Jadi Guru Besar

Prof. Hanif saat memberikan Orasi Ilmiah

 

BERTEPATAN dengan wisuda Universitas Terbuka (UT) periode I/2016, Selasa (5/4), dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) yang juga merupakan alumni UT Chanif Nurkholis dikukuhkan menjadi guru besar di kampus tersebut.

Dedikasi dan kecintaannya terhadap dunia pendidikan memang sudah tidak diragukan lagi. Sebelum menempuh pendidikan strata 1 (S1) FISIP UT 1984, Chanif telah lebih dulu mengabdi sebagai guru SD.

“Saya yang tadinya hanya guru, tapi dengan kerja keras dan kemauan yang kuat siapapun bisa mewujudkan harapan. Apalagi sekarang orang bisa belajar dengan media apapun,” ucapnya.

Dalam orasi ilmiah pengukuhan guru besarnya, doktor di bidang pemerintahan daerah itu pun mengusulkan agar sistem pemerintahan daerah di Indonesia berjalan sesuai otonomi yang diatur dalam UUD 1945.

Menurut dia, sistem pemerintahan yang ada saat ini belum mampu meningkatkan kapasitas sumber daya daerah. Padahal, di era masyarakat ekonomi Asean (MEA) mestinya sudah menerapkan sistem pemerintahan daerah berbasis kota.

“Kuncinya ada pada pelayanan publik. Di sektor pendidikan misalnya, kurikulum saja sampai sekarang belum jelas maunya bagaimana,” cetusnya.

Melihat rumitnya birokrasi yang hampir terjadi di semua sektor, menurut Chanif, pemerintah baik di pusat maupun daerah harus berbenah. Untuk itu, pengawasan terhadap kinerja dinas kabupaten/kota sangat penting dilakukan oleh aparatur kementerian terkait.

Rektor UT Tian Belawati menilai usulan tersebut sangat relevan dengan kondisi di Tanah Air. Tidak hanya bermanfaat untuk mengoreksi sistem pemerintahan yang ada, tetapi sekaligus menunjukkan kualitas lulusan UT.

“Kami juga ingin buktikan kalau lulusan UT bisa memberikan kontribusi bagi negeri ini. Anggapan kalau sekolah di UT itu sulit jadi guru besar terbukti bisa,” ucapnya.

Ke depan, lanjut Tian, tidak menutup kemungkinan UT akan membuka program doktor. Saat ini pihaknya masih mengupayakan proses peningkatan status akreditasi untuk program S2 agar kelak bisa menghasilkan doktor sendiri. (MI)

 

Pesan Prof. Chanif Nurcholis untuk para alumni UT, mahasiswa UT dan masyarakat.

Setamat sekolah pendidikan guru (SPG), Beliau mengabdi menjadi guru. Lokasi rumah yang jauh dari perguruan tinggi membuatnya tidak langsung melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana.

Kesempatan melanjutkan pendidikan baru terbuka ketika Universitas Terbuka berdiri. Beliau adalah salah satu diantara mahasiswa angkatan pertama di Universitas Terbuka.

2 tahun setelah lulus dari UT, Beliau diangkat menjadi dosen tetap di FISIP UT. September 2015 Menristekdikti mengangkat Beliau sebagai Professor/Guru Besar tetap pada FISIP UT bidang ilmu Administrasi Pemerintah Daerah. Pada 5 April 2016 bertepatan dengan Wisuda Periode 1 yang lalu Beliau di kukuhkan menjadi Guru Besar. Dengan demikian Beliau adalah Guru Besar pertama di UT yang merupakan alumni UT.

Beliau berpesan, “jika sudah Diploma, S1 jangan berhenti di situ dan cepat puas. Karrna kalau berhenti kita tidak berkembang. Kita harus berpikir bahwa lulus S1 adalah langkah awal, lulus S2 adalah langkah awal, lulus S3 adalah langkah awal untuk mengembangkan diri menjadi profesional competence. Dengan begitu, Belajar sepanjang hayat adalah praktek bukan jargon. Dengan begitu orang akan semakin maju dan pasti akan bisa mencapai puncak karir tertingginya.” (YV)

Perwakilan Pengurus Pusat & Wilayah Bersama Prof. Hanif

Audiensi IKA-UT bersama dengan Bapak EE Mangindaan

Audiensi bersama Bapak EE Mangindaan

 

Senin 7 Maret 2016 Pengurus Pusat IKA-UT mengadakan kunjungan silaturahim dan audiensi ke kantor Bapak EE Mangindaan di Gedung Nusantara III. Bapak EE Mangindaan merupakan salah satu alumni FISIP Universitas Terbuka jurusan Ilmu Pemerintahan. Pada kunjungan kali ini Pengurus Pusat IKA-UT didampingi oleh Kepala Pusat Humas dan Urusan Internasional UT, Ibu Sri Sedyaningsih, serta Bapak Hangga dan Bapak Bagus dari kantor Humas UT.

Diawal pertemuan Pak Mangindaan bercerita mengenang masa-masa kuliahnya di Universitas Terbuka. Beliau bercerita bahwa jaman kuliah dulu tidak semudah jaman sekarang. Dulu semasa kuliah untuk mengerjakan tugas-tugas dari dosen atau persiapan ujian, mahasiswa UT (termasuk Beliau) harus ke perpustakaan mencari buku-buku referensi untuk belajar, tidak seperti sekarang dimana dengan adanya akses internet berbagai  informasi dapat didapatkan dengan mudah.

Dalam paparannya Ketua Umum IKA-UT, Ibu Linda Agum Gumelar, menjelaskan dan menceritakan sejarah asal mula berdirinya IKA-UT, perkembangan IKA-UT saat ini, serta program unggulan IKA-UT periode 2014-2019 yakni Program Beasiswa IKA-UT. Ibu Linda menjelaskan bahwa dari ratusan juta rakyat Indonesia baru 6% yang mendapatkan pendidikan tinggi. Oleh sebab itu IKA-UT bekerjasama dengan Universitas Terbuka mebuat program beasiswa bagi masyarakat untuk dapat melanjutkan pendidikan di Universitas Terbuka. IKA-UT merangkul alumni dan masyarakat yang berniat menjadi donatur untuk memberikan beasiswa bagi mahasiswa UT. Saat ini Pengurus Pusat sudah memiliki kelas Beasiswa bagi 20 mahasiswa semester 2 di UPBJJ Manado. Beberapa Pengurus Wilayah IKA-UT seperti Palembang, Surabaya, Bogor, Manado, juga telah menjalankan program beasiswa yang dananya didapatkan melalui kegiatan aktifasi alumni UT.

Bapak EE Mangindaan menyambut baik program beasiswa IKA-UT dan menunjukkan ketertarikannya untuk dapat berkontribusi mengambil bagian untuk mendukung program tersebut. Beliau juga sangat tertarik untuk dapat berperan aktif mendukung program-program sosialisasi IKA-UT dan UT. (YV/HMS)

 

 

 

 

 

Klik di sini untuk melihat foto.

Pelantikan IKA-UT Cabang Bengkalis

12733621_531030123741807_7694928357828701292_n

 

Minggu 21 Februari 2016, Pengurus Wilayah IKA-UT Pekanbaru melantik Pengurus Cabang IKA-UT Bengkalis. Pelantikan dilaksanakan di Gedung IKKJ, Jl .Sudirman, Duri – Kab . Bengkalis Riau, pukul 13.00 waktu setempat. Pelantikan dihadiri oleh Pengurus Wilayah IKA-UT Pekanbaru, yaitu Bapak Drs. H. Yusrizal, M,Si (Ketua IKA-UT Wilayah Pekanbaru), Bapak Nazarudin Margolang S.IP (Wakil Ketua 1), Bapak Suyatno, SPKP (Wakil Ketua 2), dan Ibu Hj.Dewi Marianti, S.Pd (Sekretaris).

Pengurus Cabang IKA-UT Bengkalis yang dilantik adalah :

  1. Ketua : Ichsan Hendrayana, ST, MM
  2. Sekretaris : Erna, S.Pd.
  3. Bendahara : Hilmizawati,SE,MM

Seksi seksi :

  1. Ketua Bidang Organisasi dan Kelembagaan : Said Fahmi Furqan Aziz, S.Mn
  2. Ketua bidang Sumber Daya Manusia: Sandra Monalisa, S.Pd.SD

 

 

Bapak Drs Yusrizal M.Si, selaku Ketua IKA-UT Wilayah Pekanbaru dalam sambutannya menghimbau pengurus yang terpilih untuk menggalang persatuan dan menjalin kekeluargaan antar alumni UT, mempromosikan UT kepada masyarakat Bengkalis dengan menunjukan keberadaan UT dan alumninya yang terlatih mandiri dan berkiprah di berbagai bidang pekerjaan.

Ketua Pengurus Cabang IKA-UT Bengkalis,  Bapak Ichsan Hendrayana, ST, MM, dalam sambutannya nampak optimis dan berjanji akan memotivasi alumni UT, yang belum aktif di IKA-UT, dengan berbagai program kerja positifnya. Langkah awal yang akan dilakukan adalah mengunjungi instansi-instansi yang memiliki pegawai alumni UT juga mempromosikan UT ke SMA dan SMK di lingkungan kab. Bengkalis. (YV/DM)

 

 

12718283_531030217075131_4664394728399863125_n12745720_531030167075136_266638911647967361_n

Laporan Hasil Rakernas IKA-UT 2015


LOGO IKA FORMAL

 

  

LAPORAN HASIL RAPAT KERJA NASIONAL

IKATAN ALUMNI UNIVERSITAS TERBUKA

(RAKERNAS IKA-UT)

Pondok Cabe, 20-22 November 2015

 

 

 

TEMA :

“IKATAN ALUMNI UNIVERSITAS TERBUKA  BERSINERGI

DAN MEMPERKUAT JARINGAN UNTUK MENDUKUNG

UNIVERSITAS TERBUKA  MEMBANGUN PAGAR BANGSA”

 

 

 

 

PENDAHULUAN

 

1.1. MAKSUD DAN TUJUAN

Maksud dan tujuan diselenggarakannya Rakernas IKA-UT ini adalah :

  1. Membahas perubahan AD/ART IKA-UT yaitu :
  • Pembentukan IKA-UT Wilayah Luar Negeri
  • Organisasi
  • Sumber dana IKA-UT
  1. Penyampaian Sistem Pelaporan Kegiatan dan pelaporan keuangan IKA-UT Wilayah
  2. Program Beasiswa IKA-UT.

 

1.2. PENYELENGGARA

Rakernas IKA-UT Tahun 2015 ini diselenggarakan berdasarkan Surat Keputusan No: 17/A-1/PP-KEP/2015 TENTANG PENYELENGGARAAN RAKERNAS IKA-UT TAHUN 2015. Penyelenggara Rakernas IKA-UT Tahun 2015 adalah Pengurus Pusat IKA-UT. Dalam hal ini adalah Panitia Penyelenggara Rakernas IKA-UT Tahun 2015 yang dibentuk berdasarkan Surat Keputusan No.13/A-1/PP-KEP/2015 TENTANG SUSUNAN PANITIA RAPAT KERJA NASIONAL IKA-UT TAHUN 2015 MASA BHAKTI TAHUN 2014-2019.

1.3. WAKTU DAN TEMPAT

Penyelenggaraan Rakernas IKA-UT dilaksanakan pada :

Hari/Tanggal                    : Jum’at – Minggu, 20-22 November 2015

Waktu                              :

Jum’at, 20 November            : Jam 16.30 – 21.30 WIB

Sabtu, 21 November                : Jam 06.00 – 22.00 WIB

Minggu, 22 November          : Kepulangan Peserta

Tempat                             : Gedung Serbaguna Universitas Terbuka, Pondok Cabe

 

 

Laporan Pelaksanaan Rakernas IKA-UT  Tahun 2015

 

Rapat Kerja Nasional Ikatan Alumni Universitas Terbuka Tahun 2015 dibuka pada hari Jumat tanggal 20 November 2015 oleh Rektor Universitas Terbuka, Prof. Ir. Tian Belawati, M.Ed., Ph.D di Gedung Serbaguna Universitas Terbuka, Pondok Cabe, Tangerang Selatan. Rakernas IKA-UT ini dihadiri oleh 60 peserta dari perwakilan 30 wilayah di seluruh Indonesia. Perwakilan wilayah yang tidak hadir adalah IKA-UT Wilayah Ambon, Sorong, Ternate, Bengkulu, Aceh, Jogja, dan Palangkaraya.

Pembukaan Rakernas IKA-UT tahun 2015 ini selain dihadiri oleh perwakilan dari IKA-UT wilayah juga dihadiri oleh Kepala UPBJJ Jakarta, Serang, Banten, Bandung, dan Bogor serta jajaran dari Universitas Terbuka.

Acara pembukaan Rakernas IKA-UT tahun 2015 diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipimpin oleh Bapak Ir. Goklas Siahaan, MM dan kemudian dibuka oleh Rektor Universitas Terbuka. Selanjutnya disampaikan sambutan dari Ketua Panitia Rakernas   IKA-UT,  Ibu Sri Sumiati, SE., MM. dan dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Umum  IKA-UT, Ibu Linda Agum Gumelar, S.IP.

Dalam sambutannya Ketua Umum IKA UT,  Linda Agum Gumelar, S.IP, menyatakan bahwa IKA – UT mendukung tema Dies Natalis UT  ke-31,  yaitu membangun pagar bangsa, sehingga memilih tema rakernas IKA-UT yang selaras, yaitu “IKA-UT BERSINERGI DAN MEMPERKUAT JARINGAN UNTUK MENDUKUNG UNIVERSITAS TERBUKA MEMBANGUN PAGAR BANGSA.” Disampaikan pula bahwa perubahan AD/ART IKA-UT diperlukan karena ada kebutuhan organisasi yang belum diatur dalam AD/ART hasil munas tahun 2014 yaitu seperti pembentukan kepengurusan IKA-UT Luar Negeri mengacu pada SK Rektor No. 458 tahun 2014 tentang pembentukan UPBJJ UT Luar Negeri serta program beasiswa dari IKA-UT untuk mahasiswa UT yang membutuhkan, perlu segera disepakati dan ditindak lanjuti.

Perubahan hanya dilakukan pada hal-hal yang sangat penting. Ketua Umum juga berharap alumni UT dapat berkontribusi secara konkrit tidak hanya bagi Alumni UT dan masyarakat sekitarnya tetapi juga bagi bangsa. Alumni UT mempunyai potensi yg besar jika mau bekerja bersama-sama untuk berperan aktif berkonsentrasi bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.

Rektor UT, Ibu Prof. Ir. Tian Belawati, M.Ed., Ph.D, dalam sambutannya menyampaikan beberapa arahan dan harapannya. Ibu Rektor menyatakan bahwa telah menginstruksikan dengan jelas bahwa UPBJJ harus bekerjasama dengan IKA UT. Beliau berharap IKA-UT dapat menjadi  partner strategi dalam membangun pagar bangsa, partner strategi dalam menggali dana untuk beasiswa, partner strategi untuk mengupdate guru-guru, serta partner strategi untuk mensosialisasikan UT dan membawa nama baik UT. Rektor mengusulkan agar IKA-UT membangun keakraban dengan cara mengadakan reuni per wilayah, membuat newsletter untuk update berita-berita, serta menyiapkan pengurus IKA-UT untuk menjadi Tutor mahasiswa UT.

Pada hari kedua, Sabtu 21 November 2015 merupakan Sidang Pleno Rakernas IKA-UT. Sidang Paripurna dibuka oleh ketua umum IKA-UT dengan materi :

  1. Pembacaan tata tertib Rakernas
  2. Pembentukan dan Pengesahan tim perumus yang terdiri dari :

1).  Ketua                : Titien Pamudji, S.IP ( Wakil Sekretaris Jenderal IKA – UT )

2).  Sekretaris         : Muhammad Firmansyah, S.Sos ( Sekretaris IKA – UT )

3).  Anggota            : Zulkifli Utama,  SE ( Ketua IKA – UT Medan )

4).  Anggota            : DR. Hidayatullah  ( Ketua IKA – UT Banjarmasin )

5).  Anggota            : Joko Prihartono ( Sekretaris IKA – UT Kupang )

 

Sidang Paripurna dipimpin oleh Ketua Umum IKA-UT didampingi Sekjen IKA-UT, Ketua I, Ketua II, dan Ketua III selaku pimpinan sidang.

Mengawali sidang pleno, Pembantu Rektor III dan Kepala UPBJJ Layanan Luar Negeri memberikan paparan singkat.

Dalam paparannya Purek III, Bapak Dr. Aminudin Zuhairi, M.Ed., menjelaskan tentang kebijakan UT tentang kerja sama UPBJJ dengan IKA UT wilayah. disampaikan bahwa IKA UT Wilayah harus  membangun komunikasi dan koordinasi aktif dengan UPBJJ UT serta menggalang kerja sama dan kemitraan dengan mitra dan pemangku kepentingan untuk meningkatkan peran IKA-UT. Beliau juga mendorong agar bersama-sama berupaya meningkatkan budaya belajar sepanjang hayat dan menjadikan UT sebagai pagar bangsa. diharapkan IKA-UT dapat berpartisipasi aktif mendukung kegiatan UT dalam bentuk :

  1. Sumbangan dana beasiswa, bantuan pendidikan maupun fasilitas untuk kemajuan UT dan mahasiswa UT;
  2. Ikut terlibat dalam kegiatan akademik dan non-akademik dengan menjadi tutor, panitia dan sebagainya;
  3. Mengembangkan jejaring dan sosialisasi program UT;
  4. Penyediaan sarana dan prasarana tutorial, praktik/praktikum, dan ujian;
  5. Mediasi untuk memperoleh dana beasiswa/bantuan pendidikan dari sumber CSR maupun program magang mahasiswa; serta penghimpunan alumni pada kegiatan UPI.

 

Kepala UPBJJ Layanan Luar Negeri, Bapak Dr. Maximus Gorky Sembiring, M.Sc,

memberikan paparan terkait proses pembentukan IKA-UT Wilayah Luar Negeri. Dikatakan  bahwa IKA-UT Luar Negeri harus diusahakan untuk dibentuk meskipun. Jumlah mahasiswa UT diluar negeri saat ini dan yang nantinya berpotensi menjadi anggota IKA UT berjumlah sekitar lebih dari seribu delapan ratus orang tersebar di  lebih dari 15 negara di seluruh dunia. Banyak  hal yang bias dikerjakan oleh IKA-UT dengan potensi yang ada.

Setelah paparan singkat dari para narasumber, Sekjen IKA-UT, Bapak Drs. Leles Sudarmanto,MM  memberikan paparan singkat mengenai perkembangan IKA-UT. Diterangkan bahwa saat ini IKA-UT telah berpartisipasi untuk mendukung program UT yakni memberikan beasiswa perdana kepada mahasiswa di UPBJJ Manado juga berpartisipasi dalam kegiatan sosialisasi dan promosi UT. IKA-UT  juga aktif dalam kegiatan Wisuda maupun UPI serta konsolidasi antar pengurus wilayah maupun alumni di luar negeri. Dalam bidang pengabdian masyarakat, IKA UT juga turut serta dalam kegiatan bakti sosial, pemeriksaan kesehatan, IKA-UT juga sering mengadakan seminar dan pelatihan terutama di bidang teknologi. Sekjen juga menginformasikan bahwa saat ini IKA-UT sudah memiliki Rumah Alumni yang berada di Gedung BAUK Universitas Terbuka, Pondok Cabe, Tangerang Selatan.

Sidang paripurna dilanjutkan dengan Sidang Kelompok membahas rancangan perubahan AD/ART yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu :

 

Kelompok I :

Terdiri dari perwakilan wilayah Medan, Padang, Batam, Pekanbaru, Jambi, Pangkal Pinang, Palembang, Lampung, Banjarmasin, Samarinda, Manado, Gorontalo, Palu, Makassar, dan Kendari.

Ketua              : Bapak Drs. Nasrullah Syam (Ketua IKA-UT Wilayah Makassar)

Wakil Ketua    : Bapak Drs. Victor Zein (Sekretaris IKA-UT Wilayah Lampung)

Sekretaris        : Bapak Rusdiar, S.AP, M.Si (Ketua IKA-UT Wilayah Pangkal Pinang)

 

 

Kelompok II :

Terdiri dari perwakilan wilayah Jakarta, Bogor, Serang, Bandung, Purwokerto, Semarang, Surakarta, Surabaya, Malang, Jember, Denpasar, Mataram, dan Kupang.

Pada sidang paripurna ke-2 disampaikan presentasi dan tanggapan dari sidang kelompok.

Ketua              : Bapak Tri Wiyanto ( IKA – UT Jakarta )

Wakil Ketua    : Bapak Arifin ( IKA – UT Jember )

Sekretaris        : Bapak Darman ( IKA – UT Bogor )

 

 

Setelah melalui proses diskusi secara demokratis terjadi kesepakatan antara lain:

  1. Iuran anggota, disetujui tetap Rp. 10.000,- (Sepuluh Ribu Rupiah);
  2. Iuran anggota yang dikelola oleh wilayah dan cabang diatur 70% untuk wilayah dan 30% untuk cabang. Beberapa usulan lain ditampung oleh Pengurus Pusat dan menjadi bahan pertimbangan Munas yang akan datang;
  3. Kelompok I dan Kelompok II sepakat adanya perubahan AD/ART hasil Rakernas yang akan disahkan dan dipertanggungjawabkan dalam Munas mendatang;
  4. Peserta Rakernas menyepakati bahwa perubahan AD/ART hasil Rakernas dapat dijadikan pedoman berorganisasi sejak penandatanganan kesepakatan.

Penandatanganan Naskah Kesepakatan IKA UT Pusat dengan IKA UT Wilayah sebanyak 28 wilayah, yakni : Medan, Padang, Batam, Pekanbaru, Jambi, Pangkal Pinang, Palembang, Lampung, Banjarmasin, Samarinda, Manado, Gorontalo, Palu, Makassar, dan Kendari, Jakarta, Bogor, Serang, Bandung, Purwokerto, Semarang, Surakarta, Surabaya, Malang, Jember, Denpasar, Mataram, dan Kupang. Disahkan dengan Ketetapan Rakernas nomor 01 /Rakernas / 2015 Tanggal 21 November 2015 tentang kesepakatan perubahan AD dan ART Hasil Rapat Kerja Nasional IKATAN ALUMNI UT Tahun 2015 ( Terlampir ).

Naskah kesepakatan yang ditanda tangan oleh Pengurus IKA – UT Pusat dan 28 Pengurus Wilayah  menjadi lampiran Keputusan Rakernas nomor 01 / Rakernas / 2015 ( terlampir ).

Selesai penandatanganan kesepakatan, acara dilanjutkan dengan penjelasan dan sosialisasi tentang sistem pelaporan kegiatan dan pelaporan keuangan IKA UT oleh Ibu Ajeng Sundari Kusnadi, S.IKom dan Bapak Firmansyah, S.Sos. Dalam paparannya, Bapak Firmansyah, S.Sos menjelaskan bahwa pengurus wilayah wajib membuat laporan keuangan tahunan untuk dilaporkan kepada pengurus pusat. Semua pengeluaran uang harus melalui persetujuan dari Ketua dan Bendahara, serta dilengkapi dengan bukti pendukung transaksi keuangan. Misalnya, Nota, faktur, kuitansi, dll. Pembuatan laporan (buku kas umum) di wilayah disesuaikan dengan situasi dan kemampuan tiap wilayah (bulanan, triwulan, atau semester).

Pembahasan selanjutnya adalah mengenai program Beasiswa yang dipimpin oleh Ketua Umum IKA-UT / Ketua Sidang, Ibu Linda Agum Gumelar,S.IP. disampaikan bahwa beasiswa merupakan program unggulan dari IKA-UT. IKA-UT Pusat telah melaksanakan program beasiswa bekerjasama dengan UPBJJ UT Manado melalui Pembantu  Rektor IV UT.

Program beasiswa juga telah dilakukan oleh beberapa IKA-UT Wilayah, diantaranya IKA-UT Wilayah Bogor, Makassar, Banjarmasin, dll. Uang Aktivasi Anggota antara lain dimanfaatkan untuk pemberian beasiswa di wilayah masing-masing. Program beasiswa disepakati untuk dilaksanakan oleh semua wilayah mulai bulan Juli tahun 2016.

Sebelum menutup Rapat kerja Nasional IKA-UT, Sekjen IKA-UT membacakan dan mengesahkan Ketetapan Rakernas-IKA UT Nomor : 02 / Rakernas / 2015 Tanggal 21 November 2015 tentang Hasil Rapat Kerja Nasional IKA UT tahun 2015.

Laporan tim perumus Rakernas IKA – UT Tahun 2015 dibacakan oleh Ibu Titien Pamudji, S.IP. selaku Ketua tim perumus ( terlampir ).

Sidang penutupan ditandai dengan sambutan Ketua Umum IKA – UT / Ketua Sidang dan sekaligus menutup Rapat Kerja Nasional IKA-UT Tahun 2015.

 

 

PENUTUP

  1. Perlu dilaporkan pula bahwa disela kegiatan Rakernas IKA – UT 2015 setelah senam pagi bersama pada hari Sabtu pagi tanggal 21 – November 2015, juga dilaksanakan penyerahan secara simbiolis bibit tanaman sekaligus penanaman secara simbiolis pohon gaharu, sukun, mangga dan kemiri oleh Pembantu Rektor III.

Setelah penutupan Rakernas seluruh peserta menuju kediaman Ketua Umum IKA – UT untuk acara “ Malam Keakraban “ yang dihadiri oleh seluruh peserta, Rektor Universitas Terbuka, Pembantu Rektor III – UT dan Bapak Agum Gumelar.

 

  1. Demikian laporan hasil Rakernas IKA-UT Tahun 2015 ini kami buat, dengan harapan laporan kegiatan ini dapat menjadi acuan demi perkembangan kegiatan-kegiatan serupa pada periode berikutnya. Kami mohon maaf atas segala kekurangan dan kesalahan selama pelaksanaan Rakernas, IKA – UT tahun 2015 dan terimakasih atas perhatian dan kerja sama yang baik kami diantara sesama panitia serta arahan dari Ketua Umum dan Sekjen IKA – UT.

 

 

 

 

Mengenal Ketua Pokjar Blitar Raya

aniek

Hari Minggu, 22 Nopember 2015 merupakan hari terakhir dari kegiatan Rakernas Ikatan Alumni Universitas Terbuka di Kawasan Perkantoran UT Pondok Cabe Tangerang Banten. Sesuai rencana bahwa pada hari Minggu itu, usai sarapan pagi dilanjutkan acara rekreasi ke Taman Balai Kota DKI. Namun rupanya sebagian peserta Rakernas mulai berkemas untuk kembali ke kampung halaman masing-masing. Jadi hanya sekitar 13 orang saja yang bersedia ikut rekreasi. Panitia menyiapkan 2 mobil dan berangkatlah mereka menuju Balai Kota Jakarta.

muaw2Sementara itu saya dan dua orang teman Pengurus IKAUT Pusat tidak ikut rekreasi karena akan meninjau kegiatan registrasi alumni baru di Gedung BAAPM. Memang di bulan November 2015 sedemikian padatnya kesibukan di Kawasan Perkantoran UT Pondok Cabe, disamping kegiatan Rakernas IKAUT dilaksanakan pula 2 kali acara wisuda yang jaraknya hanya selang 2 minggu.
FB_IMG_1448472745843

Acara rekreasi ke Balai Kota tersebut selesai jam 2 siang, dan rombongan kembali ke Wisma 2. Saya menyapa seorang diantara mereka yang baru turun dari kendaraan : “sudah selesai rekreasinya bu, … berkesan sekali tentunya ya ?
“Oh iya pak Hadi dan yang paling berkesan bagi saya adalah betapa lincahnya bu Hera (Herawati Sampurno, SE Panitia Rakernas) mengendalikan kemudi sedan yang saya tumpangi.” Begitu jawab bu Muawanah, SPd (nama panggilannya : bu Aniek) seorang utusan rakernas dari IKAUT Wilayah Malang yang notabene juga sebagai Ketua Pokjar Amanah Blitar Raya. Wawancarapun dimulai setelah beliau menyatakan kesediaannya.
aniek
12249684_496673880510765_5346599652152775550_n

Hadijaya : “Tolong ceritakan bagaimana awal mula bu Aniek mengenal UT ?”

Aniek Muawanah : “Dulu tahun 1998 saya bertugas sebagai guru setingkat sekolah dasar di sebuah Madrasah di wilayah Blitar. Sebetulnya saat itu saya sudah menyandang gelar sarjana dari perguruan tinggi non UT dan telah mengabdi selama 8 tahun. Permasalahannya adalah muncul aturan baru bahwa tenaga pengajar SD harus memiliki ijazah PGSD. Saya dan rekan-rekan senasib dan sepenanggungan mulai resah dan gelisah karena sebagai guru Madrasah yang belum memiliki ijazah PGSD.
Ditengah kebingungan itu bangkit keinginan untuk kuliah lagi supaya bisa memiliki ijazah PGSD, tapi gelap mau kuliah dimana ?, kuliah yang memungkinkan kami bisa tetap eksis mengajar tanpa terganggu oleh kegiatan perkuliahan… dimana itu ?
Pucuk dicinta ulam tiba, demikian pepatah mengatakan, suatu ketika di tahun 1998 saya beranjangsana ke kota Kediri secara tak sengaja saya melintas didepan Kantor Perwakilan Universitas Terbuka. Kantor tersebut merupakan Kantor Perwakilan UPBJJ Malang, “nah inikah dia kampus yang kucari selama ini ?” gumamku dalam hati. Sayapun seakan tersedot magnet dan segera menghampiri kantor tersebut untuk mencari jawabnya. Ternyata benar bahwa saya memungkinkan untuk bisa kuliah program studi PGSD disitu.
Tak membuang waktu lama, maka sayapun secepatnya mengumpulkan kawan-kawan guru yang senasib sepenanggungan yang berdomisili di wilayah Blitar untuk mendaftarkan diri menjadi mahasiswa FKIP PGSD Universitas Terbuka.

blitar6Sebetulnya ada peluang bahwa para guru negeri yang telah memiliki masa kerja lebih dari lima tahun, perkuliahannya bisa dibiayai melalui proyek Pemerintah namun kemudahan tersebut tak berhasil kami peroleh dikarenakan masih kentalnya nepotisme saat itu. Oleh sebab demikian saya dan 32 rekan sesama guru berhimpun dalam suatu grup D2 PGSD Swadana (Biaya Sendiri) bahkan grup tersebut menjadi nama Kelompok Belajar (Pokjar) pertama yang saya dan rekan-rekan dirikan untuk mengelola kegiatan belajar bersama di Blitar. Dari jumlah tersebut 10 orang putus kuliah dengan alasan tak mampu mengikuti pembelajaran dan tak mampu dalam hal biaya sehingga tersisa 22 orang. Dari jumlah 22 orang yang mahasiswa aktif alhamdulillah ada 12 orang yang lulus tepat waktu termasuk saya. Kami mendapat undangan wisuda di Pondok Cabe pada tanggal 3 Juli 2001 dan diwisuda dengan gelar A.Ma.Pd secara penuh hidmat oleh Rektor UT saat itu Bapak Professor M. Atwi Suparman. Demikian terkesan dihati saya karena hari wisuda itu kebetulan pula bertepatan dengan hari ulang tahun saya yang ke 30. Jadi saya masuk UT : Tahun 1998 Program Studi D2 PGSD setelah lulus tahun 2001 lalu melanjutkan lagi ke S1 pada tahun 2008 dan diwisuda lagi pada tahun 2010 begitu pak Hadi.”
muaw3
Hadijaya : “Wah saya jadi terharu dengan cerita ini bu. Apakah perolehan gelar A.Ma.Pd itu melancarkan usaha ibu untuk menjadi seorang guru PNS ?”

Aniek Muawanah : “Saat itu tahun 2002 saya dan 12 orang rekan lainnya sudah berusaha mengikuti test CPNS, test Guru Kontrak Daerah dan test Guru Bantu Pusat baik di Departemen Pendidikan maupun di Departemen Agama Kabupaten Blitar namun mengalami kendala. Walaupun sudah kami jelaskan bahwa ijazah D2 dan Akta-4 di UT itu sudah menjadi satu kesatuan. Akhirnya setelah tahun 2003 kami semua mengikuti test ulang dan berhasil direkrut sebagai CPNS Guru Bantu Pusat. Itulah perjuangan yang sudah kami jalankan dengan ijazah A.Ma.Pd dari UT. Nah ijazah dari UT tersebut ternyata bisa kami gunakan untuk kenaikan tingkat atau penyesuaian ijazah sehingga bagi kami para guru yang sukwan (sukarelawan) atau tenaga pengajar yang diperbantukan di swasta sudah masuk katagori “linier”, demikian pak Hadi.”

Hadijaya : “Tolong ibu jelaskan bagaimana pengalaman dalam mengelola Pokjar Blitar Raya selama ini ?”

Aniek Muawanah : “Pada mulanya Pokjar yang saya kelola bernama Pokjar Srengat, karena nama Srengat adalah nama Desa dimana saya dan rekan-rekan berdomisili. Setelah kami sukses diterima sebagai CPNS, banyak masyarakat dari kalangan guru yang mendaftarkan diri sebagai mahasiswa UT. Mereka mengusulkan pergantian nama Pokjar Srengat menjadi Pokjar Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar. Lalu seiring dengan perjalanan waktu perubahan nama terjadi lagi hingga saat ini namanya menjadi Pokjar Amanah Blitar Raya. Pokjar tersebut berbadan hokum dan terdaftar di Kantor Pengadilan Negeri Blitar.

blitar8Melalui pokjar tersebut kami selenggarakan tutorial tatap muka baik untuk Program Pendas maupun Non Pendas secara intensif sehingga para mahasiswa terbantu dalam mengatasi kesulitan belajar. Dari pokjar Amanah Blitar Raya hingga saat ini telah lahir kurang lebih 4 ribu Sarjana. Alhamdulillah hingga saat ini pokjar Amanah masih dipercaya masyarakat dalam membantu suksesnya penyelenggaraan kegiatan kuliah di Universitas Terbuka. Pada event wisuda bulan November 2015 di Pondok Cabe terkirim sebanyak 17 mahasiswa dari pokjar kami. Kehadiran saya di Pondok Cabe selain mengikuti acara Rakernas juga sambil mengawal para calon alumni UT dari Blitar.”
blitar1Hadijaya : “Disamping sebagai guru seni di Madrasah dan sebagai Pengelola Pokjar Amanah Blitar Raya, apakah jabatan yang ibu pegang di organisasi IKAUT Wilayah Malang ?”

Aniek Muawanah :
“Di Kepengurusan IKAUT Wilayah Malang saya menjabat sebagai Bendahara. Saya dan rekan-rekan pengurus lainnya aktif melakukan kegiatan sosialisasi dan promosi (Sosprom). Kamipun bergabung dalam mengelola program “Gerakan Sarjana Mandiri (GSM)” guna membantu anak-anak Kudran-4 (anak-anak kurang mampu) yang kami arahkan agar bisa kuliah di UT. Pada mulanya anak-anak itu kami approach untuk bekerja pada perusahaan masing-masing pengurus GSM agar mereka memiliki penghasilan tetap. Misalnya dipekerjakan di event organizer, ada yang di Yayasan Pendidikan Al Mukminin ada yang di usaha kuliner dan sebagainya sehingga mereka bisa kuliah di UT. Sampai saat ini jumlah mahasiswa berlatar belakang Kudran-4 itu yang mengikuti program GSM dari Wilayah Blitar dan Kediri mencapai 53 orang dan sedang dalam masa kuliah semester 3.
Saya juga sebagai Ketua Sanggar Seni Kreasi Baru di Blitar. Dalam upaya pelestarian budaya bangsa, dibawah binaan STKSI ( Sanggar Seni Kembang Sore) saya mendirikan Sanggar Seni Amanah, yang rutin tiap hari Jumat melaksanakan latihan tari.
blitar5Sebagai apresiasi kami kepada segenap mahasiswa yang turut serta dalam kegiatan ini, kami bekerja sama dengan sanggar tari kembang sore untuk melaksanakan diklat dan uji kompetensi tari, yang mana dalam kegiatan tersebut para peserta mendapatkan sertifikat setelah lolos dalam uji kompetensi tersebut.
Hasil dari kegiatan ini, selain sebagai upaya pelestarian budaya, kelak mahasiswa dapat mengembangkan kompetensi yang dimilikinya melalui sanggar tari pribadi. Kegiatan ini kami laksanakan mulai tahun 2012 sampai dengan sekarang, dengan jumlah peserta sebanyak lima puluh orang peserta (data bulan nopember 2015).
blitar2Guna meningkatan kualitas Sumber Daya Manusia, yang tidak hanya pintar dalam pengetahuan tetapi juga dalam penerapan ilmunya , maka perlu adanya sebuah kegiatan sebagai penyeimbang pengetahuannya. Kegiatan seni merupakan salah satu alterantif kami dalam mewujudkan hal tersebut. Dalam hal ini kami menitik beratkan dalam kegiatan Seni Musik. Usaha ini kami bentuk dan diperuntukkan bagi segenap mahasiswa Universita Terbuka serta segenap alumni naungan POKJAR Blitar Raya. Maka dari itu, untuk menampung kreativitas mereka, pada tahun 2004 saya mendirikan Grup Musik “ Harmoni” yang didalam manager kami berisikan para mahasiswa dan alumni UT POKJAR Blitar Raya.
Sebagai usaha mengembangkan dan melatih jiwa wirausahawan, kami menerima even-even music diberbagai acara, electone tunggal maupun group band.
Ada juga kegiatan usaha kuliner yang saya dirikan. Merupakan sebuah usaha yang didalamnya terdapat mahasiswa Universitas Terbuka. Meskipun usaha ini merupakan usaha pribadi namun dalam pelaksanaannya tidak meninggalkan aspek social dan kekeluargaan.

blitar7Dalam rangka pengembangan usaha ini, kami merekrut beberapa karyawan, beberapa diantaranya merupakan mahasiswa Universitas Terbuka, Kelompok Belajar Blitar Raya. Hal itu saya lakukan agar program wajib belajar yang dicanangkan pemerintah tidak putus dan bisa dilaksanakan oleh semua pihak. Saya ingin merubah paradigma masyarakat yang notabene berangapan bahwa kuliah itu untuk golongan ningrat, priyayi, dan hanya kalangan tertentu saja yang dapat menumpuh pendidikan sarjana. Melalui usaha ini, mereka-mereka yang memiliki cita-cita yang tinggi dapat melanjutkan kuliah dengan gaji dari jerih payah mereka sendiri dan kelak mereka dapat membuat usaha secara mandiri tanpa diabatasi garis apapun.
Saat ini lima tenaga kerja kami, dua diantaranya merupakan mahasiswa Universitas Terbuka, yang memiliki cita-cita akan membuka beberapa cabang untuk memberdayakan Sumber Daya Manusia khususnya dari alumni IKA-UT.”
muaw1Hadijaya : “wah… sedemikian banyak kegiatan yang ibu tangani, sebagai guru madrasah, pengurus IKAUT Wilayah, sebagai ketua Pokjar Blitar Raya dan juga masih mengelola usaha kuliner. Bukan main… kami bangga memiliki rekan alumni yang demikian hebat sepak terjangnya, semoga menjadi contoh bagi rekan-rekan alumni dimana saja berada. Baiklah cukup sekian dulu bincang-bincangnya dan terimakasih atas kesediaan ibu untuk diwawancarai, sukses ya bu !”

IKA UT Malang Mensosialisasikan Hasil Rakernas IKA UT

SOSIALISASI HASIL RAKERNAS IKA UT PUSAT TAHUN 2015

Oleh IKA UT Wilayah Malang di IKA UT Cabang Blitar

 

Rakernas IKA UT yang dihadiri oleh Pengurus Pusat dan perwakilan Pengurus Wilayah seluruh Indonesia yang berlangsung dari tanggal 20 sampai 22 November 2015 bertempat di Gedung Serbaguna Universitas Terbuka, Pondok Cabe – Tangerang.

Menindaklanjuti agenda kegiatan IKA UT Pusat tersebut, maka setelah kembali ke wilayah masing-masing segera menyampaikan hasil Rakernas IKA UT kepada para alumni UT di wilayah maupun cabang termasuk juga pada calon alumni. Hal ini dilakukan supaya Hasil Rakernas IKA UT tidak hanya seperti angin lalu. Serta di masing-masing cabang dapat menjalankan hasil Rakernas untuk lebih mengembangkan IKA UT dan meningkatkan peran serta demi kemajuan Universitas Terbuka.

Demikian halnya dengan IKA UT Wilayah Malang, membuat gebrakan cepat mengadakan sosialisasi Hasil Rakernas IKA UT dengan pembicara Ibu Anik Muawanah sebagai Perwakilan dari IKA UT Wilayah Malang. Dalam sosialisasi ini juga sekaligus aktivasi Kartu Tanda Anggota IKA UT bagi para mahasiswa yang sudah Yudisium serta para alumni yang baru saja lulus sekitar 208 mahasiswa.

ika malang artikel

Pelaksanaan Sosialisasi Hasil Rakernas IKA UT Wilayah Malang ini diawali dari IKA Cabang Blitar. Didasarkan atas keaktifan IKA UT Cabang Blitar yang termasuk paling aktif dalam melaksanakan berbagai kegiatan terkait dengan program-program IKA UT. Hal ini dibuktikan dengan antusiasme para peserta sosialisasi ini yang membludak, karena tidak hanya dari Alumni namun juga diikuti oleh para Mahasiswa Aktif serta Calon Alumni. Kegiatan menjadi menarik ketika Pembicara menyampaikan beberapa Hasil Rakernas IKA UT, diantaranya tentang Program Beasiswa yang akan digulirkan, pembentukan Paguyuban alumni di daerah serta IKA UT turut serta mendukung adanya Gerakan Go Green yang dicanangkan Universitas Terbuka.

Go Green menjadi daya tarik tersendiri diantara program-program itu. Hal ini tak lepas dari para peserta yang sebagian adalah Mahasiswa Aktif UPBJJ UT Pokjar Blitar Raya berdomisili di seluruh wilayah Blitar baik Kabupaten maupun Kotamadya. Selain daripada itu, Go Green diharapkan dapat memberi andil pada peningkatan penghijauan di Blitar dan sekitarnya yang segi geografisnya sebagian pegunungan serta masih memiliki bukit-bukit atau lahan gersang.

 

ika malang artikel 2

 

Selain penyampaian Hasil Rakernas IKA UT, dalam kegiatan ini juga diselipkan agenda Refleksi Kegiatan Tutorial 2015.2 serta penyampaian program-program baru Universitas Terbuka. Agenda refleksi rutin diadakan oleh UPBJJ UT Malang yang didukung penuh oleh IKA UT Wilayah Malang serta IKA UT Cabang Blitar. Sebagai wujud sumbangsih IKA UT Wilayah maupun Cabang untuk membantu mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi atau mengungkapkan ide-idenya terkait dengan Tutorial baik yang Tatap Muka maupun Tutorial Online. Kegiatan sederhana ini mampu memberi motivasi mahasiswa untuk lebih mencintai Universitas Terbuka, lebih memahami bagaimana belajar di Universitas Terbuka, dan tak ketinggalan menjadikan para mahasiswa berani bicara di depan umum.

 

ika malang artikel 3

 

Diantara kegiatan ini IKA UT Wilayah Malang juga memberikan secara simbolis Kartu Tanda Anggota IKA UT pada mahasiswa calon alumni serta mahasiswa yang sudah lulus oleh Perwakilan IKA UT Wilayah Malang. Tak ketinggalan, diadakan pula hiburan musik sebagai salah satu kegiatan ekstra IKA UT Cabang Blitar. Selingan musik sebagai sarana untuk memecah suasana, agar tidak berlangsung kaku serta smenjadi wadah bagi mahasiswa serta alumni untuk menunjukkan kebolehannya dalam olah suara.

ika malang artikel 4

 

Kegiatan berjalan lancar hingga usai, dengan antusiasme peserta yang enggan beranjak dari tempat duduk ketika sudah ditutup oleh Perwakilan IKA UT Wilayah Malang. Diharapkan dari kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi semua Civitas Akademika Universitas Terbuka pada umumnya. Khusunya bagi UPBJJ UT Malang, IKA UT Wilayah Malang, IKA UT Cabang Blitar, Mahasiswa, serta Alumni Universitas Terbuka. Sehingga semua bias saling bersinergi dan memperkuat jaringan untuk mendukung Universitas Terbuka membangun pagar bangsa. (AM/Blitar)

ika malang artikel 5

ika malang artikel 6