Category Archives: PENDIDIKAN TERKINI

Lulusan UT Dikukuhkan Jadi Guru Besar

Prof. Hanif saat memberikan Orasi Ilmiah

 

BERTEPATAN dengan wisuda Universitas Terbuka (UT) periode I/2016, Selasa (5/4), dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) yang juga merupakan alumni UT Chanif Nurkholis dikukuhkan menjadi guru besar di kampus tersebut.

Dedikasi dan kecintaannya terhadap dunia pendidikan memang sudah tidak diragukan lagi. Sebelum menempuh pendidikan strata 1 (S1) FISIP UT 1984, Chanif telah lebih dulu mengabdi sebagai guru SD.

“Saya yang tadinya hanya guru, tapi dengan kerja keras dan kemauan yang kuat siapapun bisa mewujudkan harapan. Apalagi sekarang orang bisa belajar dengan media apapun,” ucapnya.

Dalam orasi ilmiah pengukuhan guru besarnya, doktor di bidang pemerintahan daerah itu pun mengusulkan agar sistem pemerintahan daerah di Indonesia berjalan sesuai otonomi yang diatur dalam UUD 1945.

Menurut dia, sistem pemerintahan yang ada saat ini belum mampu meningkatkan kapasitas sumber daya daerah. Padahal, di era masyarakat ekonomi Asean (MEA) mestinya sudah menerapkan sistem pemerintahan daerah berbasis kota.

“Kuncinya ada pada pelayanan publik. Di sektor pendidikan misalnya, kurikulum saja sampai sekarang belum jelas maunya bagaimana,” cetusnya.

Melihat rumitnya birokrasi yang hampir terjadi di semua sektor, menurut Chanif, pemerintah baik di pusat maupun daerah harus berbenah. Untuk itu, pengawasan terhadap kinerja dinas kabupaten/kota sangat penting dilakukan oleh aparatur kementerian terkait.

Rektor UT Tian Belawati menilai usulan tersebut sangat relevan dengan kondisi di Tanah Air. Tidak hanya bermanfaat untuk mengoreksi sistem pemerintahan yang ada, tetapi sekaligus menunjukkan kualitas lulusan UT.

“Kami juga ingin buktikan kalau lulusan UT bisa memberikan kontribusi bagi negeri ini. Anggapan kalau sekolah di UT itu sulit jadi guru besar terbukti bisa,” ucapnya.

Ke depan, lanjut Tian, tidak menutup kemungkinan UT akan membuka program doktor. Saat ini pihaknya masih mengupayakan proses peningkatan status akreditasi untuk program S2 agar kelak bisa menghasilkan doktor sendiri. (MI)

 

Pesan Prof. Chanif Nurcholis untuk para alumni UT, mahasiswa UT dan masyarakat.

Setamat sekolah pendidikan guru (SPG), Beliau mengabdi menjadi guru. Lokasi rumah yang jauh dari perguruan tinggi membuatnya tidak langsung melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana.

Kesempatan melanjutkan pendidikan baru terbuka ketika Universitas Terbuka berdiri. Beliau adalah salah satu diantara mahasiswa angkatan pertama di Universitas Terbuka.

2 tahun setelah lulus dari UT, Beliau diangkat menjadi dosen tetap di FISIP UT. September 2015 Menristekdikti mengangkat Beliau sebagai Professor/Guru Besar tetap pada FISIP UT bidang ilmu Administrasi Pemerintah Daerah. Pada 5 April 2016 bertepatan dengan Wisuda Periode 1 yang lalu Beliau di kukuhkan menjadi Guru Besar. Dengan demikian Beliau adalah Guru Besar pertama di UT yang merupakan alumni UT.

Beliau berpesan, “jika sudah Diploma, S1 jangan berhenti di situ dan cepat puas. Karrna kalau berhenti kita tidak berkembang. Kita harus berpikir bahwa lulus S1 adalah langkah awal, lulus S2 adalah langkah awal, lulus S3 adalah langkah awal untuk mengembangkan diri menjadi profesional competence. Dengan begitu, Belajar sepanjang hayat adalah praktek bukan jargon. Dengan begitu orang akan semakin maju dan pasti akan bisa mencapai puncak karir tertingginya.” (YV)

Perwakilan Pengurus Pusat & Wilayah Bersama Prof. Hanif

Bedah Buku Karya Mahasiswa UT Pokjar KOREA

IMG_3841qw

Sebagaimana kita maklumi bersama bahwa “buku” adalah jendela dunia. Oleh sebab itu untuk mengetahu isi sebuah buku kita perlu memiliki kemampuan membaca. Banyak sekali manfaat yang akan didapat dengan membaca buku, antara lain bahwa membaca buku akan menghilangkan kecemasan dan kegundahan. Membaca buku tentu akan membantu mengembangkan pemikiran dan menjernihkan cara berpikir, meningkatkan pengetahuan, lalu dengan sering membaca, seseorang dapat mengambil manfaat dari pengalaman orang lain, seperti mencontoh kearifan orang bijaksana. Selain itu dengan sering membaca buku, maka seseorang dapat mengembangkan kemampuannya baik untuk merespon ilmu pengetahuan maupun untuk mempelajari disiplin ilmu dan berbagai aplikasi kehidupan.

Pelatihan Internet dan Pelatihan Batik Di Billberry Resto Cilangkap Jakarta

batik1

Masyarakat mau tak mau harus menyesuaikan diri untuk dapat menggunakan komputer dan mengaplikasikan internet sehingga dapat mengetahui pula seluk-beluk dunia maya sambil ikut berperan dalam hal pertukaran informasi dengan pengguna dibelahan dunia lain. Melalui aplikasi internet, seseorang dapat berkomunikasi dengan orang lain sambil bertukar informasi, ilmu pengetahuan, berbisnis dan lain sebagainya.

Pelatihan Internet Untuk Aplikasi Web dan Blog Level Pemula telah dilaksanakan pada hari Minggu, 2 November 2014 mulai jam 13.00 Wib sampai jam 17.00 wib di Bilberry Resto Jl Mabes Hankam Cilangkap. Kursus tersebut dikoordinir langsung oleh Kasubbid Penyelenggaraan Seminar yaitu Ibu Dra. Herawati. Peserta kursus dibatasi maksimum 10 orang dan dilaksanakan hanya satu kali pertemuan pada hari minggu. Bertindak selaku pengajar adalah Hadijaya, MPd (Ketua II IKAUT Pusat).

Pada hari Minggu pagi 2 November 2014 jam 10.00 Wib telah dilaksanakan pula kursus membatik. Batik merupakan sebuah warisan leluhur bangsa Indonesia yang tetap ngetrend sampai saat ini. Mengerjakan batik itu sangat mudah jika sudah mengetahui tahapannya. Oleh sebab itu Ibu Dra Herawati selaku Kasubbid Penyelenggaraan Seminar IKAUT Pusat menggagas ide pelatihan ini sebagai program kerja 2014-2019 sambil mengajak masyarakat sekitar rumah tinggal beliau untuk mengenal dan belajar cara membuat batik. Pengajar batik adalah Ibu Dr. Ir, Indra Tjahjani yang juga sebagai pengurus IKAUT Pusat. Pesertanya adalah ibu-ibu tetangga bu Herawati. Para peserta nampak puas dengan pelatihan singkat namun efektif itu.

Kedua macam pelatihan tersebut merupakan program kerja IKAUT Pusat yang akan terus dilaksanakan dan menurut rencana akan digandengkan pula dengan program kerja sosialisasi dan promosi dalam rangka memperkenalkan UT kepada masyarakat. [Gway] ==================================================================================
Photo Kegiatan Pelatihan Bidang IT Angkatan II pada hari Sabtu dan Minggu (2x pertemuan) , 7-8 Februari 2015 :
Rina

latihan aplikasi internet

Foto-0021

Foto-0028

Foto-0026

Photo Kegiatan Pelatihan Bidang IT Angkatan III pada hari Sabtu dan Minggu (2x pertemuan) , 14-15 Februari 2015 :
angkt3

Foto-0060

Foto-0071

Foto-0075

Foto-0068

Foto-0046

Foto-0079

Foto-0081

Seleksi Olimpiade Penelitian Siswa (OPSI) SMA Tahun 2014 Se-Wilayah Kabupaten Bogor

Foto-opsi

Selasa, 21 Oktober 2014 telah dilakukan pembukaan acara seleksi Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) yang diikuti para siswa SMA se Wilayah Kabupaten Bogor. Kegiatan diselenggarakan mulai pukul 08.00 Wib di Aula Dinas Pendidikan Jl. Nyaman No.1 Kelurahan Tengah Cibinong Kabupaten Bogor. Acara seleksi OPSI 2014 ini dibuka oleh Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Ketua II IKA-UT Pusat yaitu Hadijaya, MPd yang dalam acara tersebut bertindak selaku Dewan Juri.

Kegiatan OPSI ini mengacu pada Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang mengamanatkan bahwa pendidikan berfungsi untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dengan tujuan untuk berkembangnya potensi siswa agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggungjawab.

Melalui kegiatan OPSI 2014 tersebut diharapkan siswa berbakat dan perprestasi dapat memacu potensinya menjadi generasi yang kompetitif dan berperilaku unggul; generasi yang memiliki keunggulan dan keseimbangan dalam aspek kognitif, psikomotorik dan afektif. Kompetensi intelektual, keterampilan, dan sikap tersebut hanya dapat dicapai melalui kegiatan yang mengakomodasi berbagai kecerdasan. Satu diantara cara yang dapat ditempuh adalah dengan mendorong siswa ke dalam aktivitas penelitian. Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) bertujuan untuk :
1. Memotivasi siswa SMA berkreasi dalam bidang ilmu sesuai dengan minat dan bakatnya;
2. Menjaring siswa SMA yang memiliki bakat dan kemampuan dalam bidang penelitian;
3. Membina siswa SMA untuk gemar melakukan penelitian.
4. Menumbuhkembangkan budaya meneliti di kalangan siswa SMA;
5. Mendapatkan hasil penelitian yang orisinal, berkualitas, dan kompetitif.

Kegiatan seleksi Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia tahun 2014 yang berlangsung selama 2 hari tersebut dikelompokkan dalam 2 bidang antara lain :
1. Bidang MIPA, meliputi : Matematika, Fisika, Kimia, Biologi (Selasa, 21 Oktober 2014)
2. Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial, meliputi : Ekonomi dan Manajemen, Sejarah dan Budaya, Bahasa, Sosiologi dan Antropologi, serta Sastra dan Seni (Rabu, 22 Oktober 2014).
Kategori penilaian meliputi :
1. Mutu penulisan karya ilmiah
2. Kemampuan Presentasi
3. Sikap ilmiah
4. Orisinalitas (keaslian)
5. Kemutakhiran.

Berdasarkan 86 karya tulis yang terseleksi dalam OPSI 2014, telah menghasilkan juara 1, 2 dan 3 untuk setiap kategori Bidang Ilmu baik IPA maupun IPS atau terseleksi sebanyak 27 juara. Hasilnya akan diumumkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor sekitar pekan depan. [Gway]

Marhaban Yaa Ramadhan

msjid


Menjelang pergantian bulan Sya’ban ke Ramadhan, kaum muslimin menyambut dengan penuh rasa gembira sambil mengucapkan : “Marhaban Yaa Ramadhan” atau dengan ungkapan lain : “Selamat Datang Bulan Ramadhan”.
Bulan ramadhan adalah bulan ibadah, bulan diturunkan Al Qur’an, bulan penggembelengan diri untuk bersabar dalam menghadapai berbagai problema kehidupan, bulan pendidikan yaitu menambah bekal pengetahuan dalam bidang fiqih dalam acara pengajian yang sarat dengan berbagai tuntunan dalam perikehidupan agar mampu menjadi hamba yang baik, berkualitas dan sukses.
Aktifitas kaum muslimin dalam peribadatan selama bulan ramadhan cenderung meningkat karena dalam bulan yang penuh berkah ini segala perbuatan yang baik dan sesuai syari’ah mendapatkan ganjaran yang berlipat ganda. Oleh sebab itu disamping melaksanakan shaum, kaum muslimin wal muslimat juga melakukan sholat-sholat sunnah, mengikuti tausyiah, membaca Al Qur’an, memperbanyak infaq dan shodaqoh, memberikan ta’jil buka puasa bersama di masjid dan amalan-amalan kebaikan lainnya. Puasa merupakan perintah Allah Swt, sebagaimana firmannya : Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan kepada kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan kepada orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa (Q.S al-Baqoroh:183).
Ayat ini merupakan dalil yang menunjukkan kewajiban puasa bagi umat Nabi Muhammad Saw. Kewajiban puasa itu tidak untuk seluruh waktu, namun hanya pada hari-hari tertentu saja, yaitu pada bulan Ramadhan.

Puasa dalam bahasa Arab disebut shiyaam atau shoum, memiliki definisi secara bahasa dan definisi secara syar’i. Definisi puasa secara bahasa adalah ‘menahan diri untuk tidak berbuat sesuatu. Definisi puasa secara syar’i adalah : Beribadah kepada Allah disertai dengan niat dalam bentuk menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa dari sejak terbit fajar shadiq hingga terbenamnya matahari.
Dalam Q.S al-Baqoroh:183tersebut dijelaskan bahwa puasa adalah amalan yang diwajibkan tidak hanya bagi kaum muslimin umat Nabi Muhammad saja, namun juga pada umat sebelum memberikan ma’na antara lain penambah semangat bagi kaum mukminin umat Nabi Muhammad, membuat mereka merasa ringan mengerjakan puasa karena pewajiban puasa tidak hanya khusus bagi mereka, namun juga umat sebelumnya.
Ibadah puasa yang dikerjakan dengan sebenarnya akan menghantarkan seseorang pada taqwa. Sedangkan taqwa dapat menghantar seseorang agar mencapai sukses yang hakiki. Jadi tujuan utama dari berpuasa adalah untuk mencapai taqwa. Sedangkan manfaat lain yang akan dirasakan, seperti manfaat secara fisik terhadap tubuh, atau manfaat bagi kehidupan bermasyarakat, itu adalah efek tambahan yang menyertai.
Barangsiapa yang sakit atau safar, maka puasanya boleh diganti di hari lain. Bagi orang yang mampu, maka ia membayar fidyah memberi makan orang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan (membayar kelebihan), maka itulah yang lebih baik baginya.
Allah juga menjelaskan bahwa tidak semua muslim/ muslimah mendapat kewajiban berpuasa di hari-hari tertentu itu. Bagi yang sedang sakit sehingga tidak bisa berpuasa atau sedang dalam perjalanan (safar), ia bisa mengganti di hari-hari lain selama tidak terlarang berpuasa di hari itu.
Bagi orang yang mampu, maka ia membayar fidyah memberi makan orang miskin. Barangsiapa yang membayar dengan kelebihan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. Allah menyatakan dalam ayat ini, bahwa barangsiapa yang mampu berpuasa namun tidak memilih berpuasa, silakan membayar fidyah (memberi makan orang miskin). Namun, jika ia memilih berpuasa, itu lebih baik. Pensyariatan pembayaran fidyah masih terus berlaku bagi yang tidak mampu berpuasa dalam kondisi:
1. Tua renta, tidak mampu lagi berpuasa.
2. Sakit parah yang tidak bisa diharapkan lagi kesembuhannya.
3. Hamil atau menyusui, jika mengkhawatirkan keadaan janin atau bayinya.
Membayar fidyah (memberi makan) bisa dalam bentuk siap saji (matang) seperti yang dilakukan oleh Anas bin Malik ketika sudah tua, bisa juga dalam bentuk makanan yang belum matang.
Ukuran setengah sho’ adalah setara dengan kurang lebih 1,5 kg (beras) per hari tidak berpuasa.
Barangsiapa yang membayar dengan kelebihan, maka itu adalah lebih baik baginya.
Misalkan, semestinya tanggungan seseorang adalah memberikan 1,5 kg per hari puasa yang ditinggalkan, namun dengan kerelaan hati ia lebihkan. Ia memberikan 3 kg per hari puasa yang ditinggalkan, maka ia termasuk mendapatkan pujian yang disebutkan dalam ayat ini.
Demikian ikhwal ibadah dalam bulan ramadhan semoga berguna bagi kita semua dalam rangka meningkatkan semangat kita untuk menggapai ridhoNYA.[Gway]

IKAUT Pusat Menawarkan Kursus Singkat Aplikasi Komputer dan Internet Tingkat Pemula

kom4

Mengamati perkembangan teknologi informasi akhir-akhir ini yang semakin marak dikancah pergaulan dunia maya, orang mau tak mau harus menyesuaikan diri untuk mampu menggunakan komputer dan mengaplikasikan internet sehingga dapat mengetahui pula seluk-beluk dunia maya sambil ikut berperan dalam hal pertukaran informasi dengan pengguna dibelahan dunia lain tanpa dibatasi oleh jarak dan waktu. Melalui aplikasi internet, seseorang dapat berkomunikasi dengan orang lain sambil bertukar informasi, ilmu pengetahuan, berbisnis dan lain sebagainya.
Perkembangan/ kemajuan teknologi internet yang sangat pesat dan merambah ke seluruh penjuru dunia telah dimanfaatkan oleh berbagai negara, institusi, dan ahli untuk berbagai kepentingan termasuk di dalamnya untuk pendidikan/ pembelajaran. Perangkat lunak yang telah dihasilkan akan memungkinkan para pengembang pembelajaran (instructional developers) bekerjasama dengan ahli materi (content specialists) mengemas materi pembelajaran elektronik (online learning material). Setelah bahan pembelajaran elektronik dikemas dan dimasukkan ke dalam jaringan sehingga dapat diakses, maka kegiatan berikutnya yang perlu dilakukan adalah mensosialisasikan ketersediaan program pembelajaran tersebut agar dapat diketahui oleh masyarakat luas khususnya para calon peserta didik. Potensi internet tentunya dapat diperkaya lagi untuk penyelenggaraan kegiatan pembelajaran. Oleh sebab itu maka para guru juga perlu mendapatkan pelatihan agar mampu mengelola dengan baik penyelenggaraan kegiatan pembelajaran melalui intenet terutama agar mengenal IT (Information Technologi) dengan segala keberagamannya.
Perkembangan teknologi informasi (IT) saat ini telah merambat dan memasuki setiap dimensi aspek kehidupan manusia. Teknologi informasi saat ini memainkan peran yang besar didalam kegiatan bisnis, manajemen organisasi, bidang pendidikan bahkan berbagai ilmu pengetahuan. Peranannya cukup besar dalam pengembangan keilmuan dan menjadi sarana utama dalam suatu institusi akademik. Teknologi internet hadir sebagai media yang multifungsi.
Komputer mulai dikenal masyarakat Indonesia sekitar 70-an, internet mulai dikenal sekitar tahun 90-an sedangkan jejaring sosial yang berhubungan dengan internet mulai banyak dimanfaatkan diawal tahun 2000-an. Hingga saat ini aplikasi technologi informasi itu terus berkembang dan semakin mapan dipelajari dibangku sekolah dalam materi pembelajaran TIK (Teknologi Informasi Komunikasi).
Saat ini kalangan pelajar dan mahasiswa sebagian besar sudah mampu menguasai teknologi informasi dan menggunakan komputer sebagai sarana komunikasi selain telepon seluler. Namun kalangan tertentu (level bapak-bapak dan ibu-ibu) yang mengenyam pendidikan SMA/ SMK di-era tahun 90-an masih banyak yang belum menguasai aplikasi technologi informasi dan komunikasi via internet karena berbagai keterbatasan dimasa lalu sehingga mereka tak sempat mengikuti perkembangan aplikasi komputer dan internet.

Sebagai contoh kasus yang terjadi disekitar kita misalnya seorang bapak atau ibu yang berbisnis motor, rumah, tanah, produk pangan, produk kerajinan dan lain-lain yang selama menjajakan semua itu dengan cara klasik mulai sadar bahwa upaya yang dilakukan seperti tempel brosur / spanduk disana sini ternyata kalah luas jangkauannya dibandingkan dengan pesaing mereka yang menggunakan dunia maya sebagai cara menyebarkan informasi/ iklan.
Jika dulu para pendidik menggalakkan gerakan pengentasan “buta aksara” bagi bapak-bapak dan ibu-ibu yang tak sempat bersekolah, maka kini saatnya kita galakkan pula pengentasan “buta internet”. Tidak sedikit dari penyandang buta internet yang mulai menyadari akan kekurangannya dan ingin bebas dari kebutaan. Kemungkinan besar bukan saja khalayak umum, para guru yang berusia diatas 50-an tahun bahkan yang belum menyelesaikan pendidikan sarjana (S1) tentu masih banyak yang ingin belajar aplikasi teknologi informasi dan komunikasi agar tak termasuk kategori sebagai kelompok penyandang “buta internet”.
Kursus aplikasi internet tersebut penting bagi guru dalam rangka meningkatkan mutu penyajian materi pembelajaran kepada para siswanya yang notabene banyak bergaul dijejaring sosial. Para calon wira-usahawan juga disarankan untuk dapat mengaplikasikan internet dalam rangka memperkenalkan komoditinya kepada khalayak sebagai suatu langkah promosi yang tepat, murah dan praktis.
Menyadari hal itu, maka Bidang Pengembangan Informasi dan Teknologi IKAUT Pusat akan menyelanggarakan kursus praktek aplikasi internet tingkat pemula bagi masyarakat umum khususnya yang berdomisili disekitar Jabodetabek.
Materi yang akan diajarkan antara lain :
1. Membuat E-mail
2. Membuat Blog
3. Mengaplikasikan You Tube
4. Mengaplikasikan Microsoft Office Picture Manager
5. Mengaplikasikan Link ke Face Book
Peserta kursus 5 sampai 10 orang (1 grup) yang masing-masing domisilinya berdekatan. Kursus tersebut dilaksanakan hanya satu kali pertemuan pada hari sabtu atau minggu. Lokasi kursus dapat ditentukan berdasarkan kesepakatan grup dengan membocking warnet terdekat. Biaya bocking warnet dan transportasi tutor dalam wilayah Jabodetabek ditanggung oleh IKAUT Pusat, sedangkan untuk luar Jabodetabek biaya ditanggung oleh IKAUT Daerah.

Mohon kiranya rekan-rekan alumni UT ikut berpartisipasi mengajak teman atau tetangga terdekat yang ingin belajar internet agar segera mendaftarkan diri. Koordinator grup dapat menghubungi kami melalui E-mail : ikaut.alumni.ut@gmail.com. Tanpa bantuan rekan-rekan alumni mustahil informasi ini dapat diketahui oleh calon peserta. Atas partisipasi berbagai pihak dikhaturkan terimakasih, demikian sekilas info.

Oleh-Oleh Mudik Lebaran 1434 H

idulfitry1430-1


Lebaran atau Hari Raya Iedul Fithry merupakan momentum penting bagi kaum muslim karena mengandung makna religius yaitu bersilaturrahmi bersama keluarga sambil saling memaafkan. Bagi para perantau berlaku istilah mudik atau pulang ke kampung halaman untuk menemui keluarga masing-masing terutama ayah, ibu, kakak-adik termasuk kakek-nenek, paman bibi serta kerabat terdekat bahkan teman sepermainan dimasa kecil.
Mudik lebaran merupakan saat yang istimewa karena sebagai wahana melepas rasa rindu para perantau pada sejumlah sanak keluarga dan kerabat. Oleh sebab banyak kerabat dan handai-tolan yang perlu disambangi maka acara mudik lebaran membutuhkan tenggang waktu yang relatif longgar paling sedikit selama seminggu.
Lebaran 1434 H kali ini tenggang waktu liburan bagi pekerja khususnya PNS terasa agak longgar tersedia 3 hari cuti massal diawal pekan. Saya dan keluarga sejak jum’at malam 2 Agustus 2013 meluncur mudik ke Jawa Tengah dengan sebuah Blazer Montera. Kendaraan tersebut cukup longgar untuk mengangkut 5 penumpang pada perjalanan jauh. Start dari Tangerang jam 24.00 wib dan tiba di Blabak Magelang sabtu malam 3 Agustus 2013 jam 22.00 wib tanpa mengalami kemacetan yang berarti.
Saya berkumpul bersama keluarga mertua di Blabak Magelang selama 5 hari sambil sowan ke segenap keluarga pihak isteri dan berziarah ke makam keluarga besar Mbah Cokro Dimejo, yaitu kakek buyut yang notabene mantan Lurah Desa Senden di era revolusi.
Pertemuan dengan keluarga mertua selama 5 hari menjelang lebaran saya rasakan waktunya cukup proporsional, lalu mengingat bahwa saya perlu juga sowan kepada ayah-bunda di Sumatera Selatan maka pada hari rabu siang 7 Agustus 2013 yaitu H-1, saya pamit untuk terbang ke Palembang sementara anak-isteri berlebaran di Magelang hingga akhir masa libur mereka yaitu 18 Agustus 2013 yad.

Dari Blabak Magelang saya diantar anak-anak serta keponakan dengan kendaraan pribadi menuju bandara Adi Sucipto Yogyakarta lalu menumpang pesawat Citilink menuju Bandara Soekarno-Hatta. Dari Jakarta selanjutnya saya pindah menumpang pesawat Lion Air menuju Palembang. Oleh-oleh berbagai penganan khas Magelang 1 tas penuh saya tempatkan di bagasi pesawat.
Sekalipun dalam suasana lebaran harga tiket pesawat diatas rata-rata, namun dengan bantuan sistim pesan tiket online maka saya berhasil memilih harga tiket senilai hari-hari biasa. Pesan tiket via online pembayarannya dilakukan secara transfer kepada agen tiket online. Saya yakin dengan model beli tiket online jika telah merambah keberbagai lapisan masyarakat, maka agen penjualan tiket langsung yang biasa mangkal di ruko-ruko bisa kedodoran atau setidaknya akan merasakan “kesepian”. Pengguna jasa penerbangan bisa menghemat biaya dengan cara memilih sendiri deretan harga tiket termurah via internet berdasarkan jadwal penerbangan dan beragam jenis pesawat yang diinginkan. Oleh sebab itu dengan biaya kurang dari 1 juta rupiah saya bisa melampaui rute Jogja-Jakarta-Palembang.
Saya tiba di Bandara Sultan Mahmud Badarudin Palembang tepat malam lebaran. Jemputan sudah menanti dihalaman parkir bandara. Penjemput itu adalah seorang Dokter ahli Rontgen bernama Dr. Rosdiana MKes, beliau kakak kandung saya sendiri. Perjalanan menuju rumah orangtua hanya ditempuh setengah jam, memang bilangan Rimbo Kemuning relatif dekat dengan bandara.
Keesokan harinya seusai shalat ied para tetangga mulai berdatangan kerumah, ayah saya H. Dahlan (82 Th) dan ibu Hj. Halimah (76 th) adalah warga tertua disana. Tetamu terus berdatangan hingga malam hari, baik warga sekitar maupun sanak famili sesama suku Komering.
Mudik lebaran selalu saja memberi kesan, maklum perjumpaan dengan orang-orang tertentu lebih mungkin terjadi ketika lebaran dimana orang-orang sengaja datang untuk saling bersilaturrahmi.
Demikian pula halnya dengan saya saat mudik ke Palembang. Di tempat kediaman adik saya yang notabene seorang Arsitek telah berkunjung pula “saudara angkatnya” beserta keluarga, mereka tak lain adalah warga transmigrasi Mesuji Ogan Komering Ilir. Namanya Ibu Abdul Rahman, dia berasal dari daerah Malang Jawa timur. Pada awal 90-an mereka datang ke Lampung sebagai buruh PT. Gunung Madu (pabrik gula). Ketika itu pak Abdul Rahman sebagai buruh produksi dan ibu Abdul Rahman bertugas dibagian pembiakan kupu-kupu putih pembasmi hama kumbang tebu yang menjadi penyebab boleng-boleng pada batang tebu. Kupu-kupu putih dilepas disekitar tanaman tebu lalu menebarkan telurnya. Telur-telur itu kelak menetas dan melahirkan ulat-ulat kecil. Ulat kupu putih disukai kumbang tebu, bila datang ulat maka kumbang tebu akan menyantapnya namun kumbang itu akan mengalami keracunan lalu mampus. Serangga kupu putih sengaja dibiakkan guna mengatasi kumbang pengerat tebu, demikian penuturan bu Abdul Rahman mengenang pekerjaan masa lalunya.
Di areal perkebunan sawit, hama perusak yang perlu dipunahkan adalah tikus karena sering memakan buah sawit muda. Petani sawit memanfaatkan ular kobra, burung hantu dan burung elang untuk menangkapi tikus-tikus itu. Ular kobra yang dilepas adalah jenis tertentu yang ludahnya tak lagi berbisa dan aman bagi manusia. Di areal kebun sawit ular kobra, burung hantu dan burung elang adalah hewan-hewan yang dilindungi dan tak boleh ditangkap karena menolong kebun sawit petani dari ancaman tikus.
Ibu Abdul Rahman berkisah bahwa pada tahun 1990 ia dan suami ketika itu baru memiliki 2 anak masih balita. Mereka merenung bahwa minimnya penghasilan sebagai buruh pabrik gula dengan penghasilan hanya sekedar memenuhi kebutuhan hidup tak akan menjadikan mereka dapat memiliki rumah dan tanah yang layak. Kebulatan tekad dan semangat untuk hidup sebagai transmigran adalah pilihan untuk mencapai cita-cita ingin memiliki rumah dan kebun yang luas. Mereka lalu sepakat untuk ikut mendaftar sebagai warga transmigrasi dan selanjutnya menerima penempatan di lokasi transmigrasi Desa Kedungreja, Kecamatan Mesuji Raya Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan. Mereka dan para transmigran yang ketika itu berjumlah 200 kk masing-masing mendapat lahan 2 Ha untuk kebun dan ¼ Ha lahan untuk pekarangan rumah. Lahan jatah itu semula mereka tanami kelapa sawit dan kini telah berproduksi mencapai sekitar 500 tandan setiap bulannya. Setiap tandan memiliki berat berbeda, jika dipukul rata kira-kira per-tandan beratnya sekitar 25 Kg. Harga jual sawit kebun adalah Rp 1.400,-/Kg, dapat dikalkulasikan pendapatan kotor yang diperoleh adalah : 500 tandan/Bln x 25 Kg/tandan x Rp. 1400,-/Kg = Rp. 17.500.000,- (tujuh belas juta lima ratus ribu rupiah). Jika dikurangi dengan biaya perawatan tanaman, biaya pembersihan lahan serta upah kuli tuai, berarti tiap kepala keluarga transmigrasi sedikitnya masih dapat mengumpulkan uang sebanyak 10 juta rupiah per bulan. Pendapatan tersebut wajar mereka peroleh atas kerja berat yang dipejuangkan selama hampir 20 tahun.

Beberapa warga transmigran lain seperti halnya ibu Abdul Rahman juga menambah lahan mereka dengan cara membeli lahan teman atau tetangga yang “menyerah” dalam beratnya perjuangan memelihara pertumbuhan kebun sawit. Lahan-lahan yang tanaman sawitnya tak terawat atau mengalami gagal tumbuh itu mereka tanami karet. Sebanyak 2 Ha tanaman karet bu Abdul Rahman kini mulai berproduksi. Getah karet yang berhasil disadap mereka campur dengan TSP agar dapat membeku. Mereka tidak menjual getah karet dalam keadaan cair (lateks). Oleh sebab itu mereka tak perlu mencampurnya dengan larutan amoniak. Penyediaan produk perkebunan karet hanya berupa karet beku. Jika berupa lateks atau getah cair maka terkendala oleh adanya guyuran air hujan sewaktu-waktu yang dapat menyebabkan kerugian karena getah cair mudah tumpah.

Kebun karet keluarga bu Abdul Rahman menghasilkan sekitar 10 Kg karet beku setiap hari, dengan harga jual per kilogram Rp 8.000,- maka jika dikalkulasikan pendapatan dari produksi karet perbulan = 10 Kg/Hari x Rp 8.000,-/Kg x 30 Hari/Bln = Rp 2.400.000,- Pendapatan tersebut masih tergolong kecil mengingat bahwa hasil penyadapan lahan 2 Ha hanya dilakukan seorang anaknya yang lulusan Sekolah Menengah Pertanian. Kebun karet seluas 2 Ha setidaknya membutuhkan 3 orang tenaga penyadap. Hal tersebut berarti lahan tanaman karet mereka mampu menghasilkan produksi karet beku senilai 5 sampai 7 juta rupiah per bulan.
Bersakit-sakit dahulu (20 tahun) bersenang-senang kemudian, kebun sawit dan kebun karet saat ini sudah menghasilkan kesejahteraan bagi keluarga. Sekalipun pak Abdul Rahman telah tiada sejak 2 tahun lalu, namun seorang putera mereka kini dapat meneruskan pendidikan yang lebih tinggi yaitu Magister Agama Islam di sebuah Universitas di Lampung.
Anak-anak warga transmigran kini dapat mengenyam pendidikan formal diberbagai satuan pendidikan di wilayah Kecamatan Mesuji Raya Ogan Komering Ilir. Anak-anak itu ada yang bersekolah di Pondok Pesantren Darul Falah, ada pula yang di SD Negeri, SMP Negeri 1, SMA Negeri 1 dan di SMK Negeri 1 Mesuji Raya. Tak sedikit pula dari putera-puteri warga transmigran itu yang merantau dan bersekolah di kota-kota besar di Palembang, di Lampung, di Jakarta, di Jogjakarta dan sebagainya.

Sekalipun mereka lahir dan dibesarkan dilahan kebun sawit namun kesadaran untuk mengenyam pendidikan tinggi ternyata selalu ditumbuhkan orang tua mereka. Orang tua tak ingin kehidupan berat sebagai petani lantaran dulu tak mengenal bangku sekolah juga dialami oleh anak-anaknya. Kalau toh generasi penerus tersebut nantinya tetap ingin kembali bermukim di kebun sawit maka kebun sawit itu kelak akan dikelola atau diurus oleh anak yang sarjana.

Jaman selalu berobah, siapa tau besok lusa muncul anggota DPR, atau pejabat tinggi, hakim, jaksa, ahli akuntan, bidan, dokter, polisi, tentara dll dari balik semak kebun sawit atau dari balik pepohonan karet sebagai generasi penerus warga transmigran dan mereka juga adalah warga Mesuji Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan.[Gway].

Pameran Pendidikan di Mall Ratu Indah Makassar

Ut mksr

Minggu siang tanggal 24 Februari 2013 saya bertandang ke mall Ratu Indah Makassar dan secara tak sengaja melihat stand UT berada diantara sejumlah perguruan tinggi lainnya yang menjadi peserta pameran pendidikan. Pameran tersebut berlangsung sejak hari Jum’at 22 Februari 2013 dan Minggu sore merupakan hari penutupan pameran.
“Universitas Terbuka itu negeri apa swasta sih ?” seorang pengunjung setengah berbisik menatap stand UT UPBJJ Makassar disela-sela pengunjung lainnya. Belakangan saya ketahui dia bernama Melani Verawati karyawati sebuah perusahaan assuransi di kota Makassar. Selama ini dia sudah mendengar keberadaan UT di Makassar namun belum banyak tau tentang status dan mekanisme pembelajaran jarak jauh yang diterapkan UT seperti apa. “Kapan ya UT buka pendaftaran mahasiswa baru ?” lanjut Melani kepada ibu petugas jaga stand UT Makassar.
Saat itu petugas jaga stand UT Makassar yang sibuk melayani pengunjung adalah ibu Risna, SE, MM didampingi ibu Nina. Sambil memberikan secara gratis sebuah tas kuning berisi kalender akademik 2013, beberapa leflet tentang Fakultas MIPA, Fekon, FKIP, FISIP dan leflet Pasca Sarjana ibu Risna terus menjawab pertanyaan Melani. “Saya dulunya lulusan dari Unhas dan ingin melanjutkan S-2 namun sedang mencari celah yang tepat karena saat ini saya bekerja”, demikian Melani menjelaskan maksud kedatangannya di stand UT.
Sosialisasi keberadaan UT sebagai perguruan tinggi negeri memang perlu terus dilakukan agar masyarakat dapat mengenal UT lebih jelas. Teknis sosialisasi dapat dilakukan melalui keikutsertaan pameran, pengenalan ke sekolah-sekolah menengah atas (SMA dan SMK) atau bahkan dilakukan melalui media elektronik maupun surat kabar daerah.
Risna, SE, MM menjelaskan bahwa mahasiswa aktif di UT UPBJJ Makassar hingga saat ini hampir mencapai 25 ribu orang diantaranya adalah para guru, PNS maupun karyawan swasta.
Sekalipun terlihat agak lelah setelah seharian melayani pengunjung, namun dari raut wajahnya tampak bahwa bu Risna dan bu Nina cukup puas melayani stand UT Makassar dihari penutupan itu, “Lumayan… banyak pengunjung yang hadir !” kata bu Risna sambil tersenyum. “Selamat ya bu !”, jawab saya sambil pamitan [Gway].

Gelar Doktor Manajemen Pendidikan Untuk Ketua Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia IKA-UT PUSAT

20130313_160233

Universitas Terbuka turut berbangga diri karena salah satu pengurus Ikatan Alumni Universitas Terbuka yang menjabat sebagai Ketua Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia, Tabhita Sri Hartini, S.Si, MM. mendapatkan gelar Doktor Manajemen Pendidikan dari Universitas Negeri Jakarta pada hari Rabu 13 Maret 2013.

Peran Perempuan dalam Pembangunan Ekonomi dan Karakter Bangsa

day3-berita-detail2-25-01-2013-meneg-pp

Pada tanggal 1 Februari 2013 Yayasan Putri Indonesia Mustika Ratu mengadakan malam penganugerahan Putri Indonesia 2012-2013. Perlu diketahui Mustika Ratu adalah milik salah satu alumni UT yaitu Ibu Mooryati Soedibyo. Kita harus berbangga diri sebab wanita yang lulus dari Universitas Terbuka banyak yang memiliki peran penting untuk kemajuan bangsa . Hal ini juga diungkapkan oleh Ibu Linda Amalia Sari Gumelar , Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang juga salah satu alumni UT .

Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar, S.IP memberikan pembekalan kepada para finalis PPI 2012-2013 dengan topik: Peran Perempuan dalam Pembangunan Ekonomi dan Karakter Bangsa yang dimoderatori oleh .

Peran Perempuan dalam Pembangunan Ekonomi dan Karakter Bangsa memiliki tiga kata kunci, yaitu peran perempuan, ekonomi, dan karakter bangsa.

Perempuan dan laki-laki mempunyai kedudukan dan hak yang sama di muka hukum serta hak dan peran yang sama untuk berekspresi dan bekerja dimanapun dia berada dan berhak mendapatkan perlindungan sebagai warga negara. Secara teoritis tiga peran utama perempuan di Indonesia adalah peran reproduktif dimana fungsi perempuan yang dapat hamil, melahirkan, menyusui, dan merawat anak didalam keluarga. Kedua, peran produktif dimana perempuan melakukan karya-karya produktif dengan berbagai profesi yang menghasilkan, baik jasa maupun pendapatan. Dan yang ketiga adalah peran sosial yaitu peran sosial perempuan yang banyak dilakukan untuk membantu masyarakat setempat tanpa imbalan atau gratis.

Wanita harus semakin empowered agar memiliki bargaining position yang dapat meningkatkan jejaring pergaulan dan kepercayaan diri serta kemandirian di bidang ekonomi. Terkait dengan peran perempuan/ibu di dalam pembangunan karakter bangsa, maka perannya juga menjadi krusial mengingat dewasa ini dengan adanya borderless world dari sisi teknologi, komunikasi, dan informasi yang kemudian masuk kedalam keluarga.

Melalui ajang Pemilihan Puteri Indonesia, para finalis PPI 2012-2013 diharapkan dapat ikut mensosialisasikan kepada masyarakat tentang perlunya membangun karakter bangsa yang positif terkait dengan penyebaran nilai-nilai untuk menghargai dan melindungi perempuan dan anak, mentransformasikan nilai-nilai egaliter, keadilan dan kesetaraan gender serta mengkampanyekan tentang lima issue strategis, antara lain:

1. Pentingnya peran ayah dan ibu di dalam tumbuh kembang anak dan menjaga serta melindungi anak dari tindak pelecehan dan kekerasan:
2. Pentingnya meningkatkan keterwakilan perempuan di bidang politik pada tahun 2014 yang akan datang:
3. Pentingnya meningkatkan peran perempuan di bidang ekonomi mikro, kecil, dan menengah:
4. Pentingnya perempuan dan anak perempuan di pedesaan mendapatkan akses di bidang iptek: dan
5. Pentingnya meningkatkan kualitas pendidikan bagi anak perempuan maupun anak laki-laki.