Category Archives: ARTIKEL

Langkah Awal Budi Daya Ayam Kate

katenekate5
Dinamakan ayam Kate karena perawakannya kerdil atau cebol atau kecil. Di kampung saya Komering Sumatera Selatan lebih dikenal dengan nama Ayam Beruga. Belum diketahui secara pasti mengapa orang cenderung menyebutnya Ayam Kate bukan Ayam Beruga, mungkin sebutan beruga lebih mengena untuk ayam kate yang hidup di hutan.
Ketika masih remaja usia belasan tahun (1975), saya sering mudik ke Komering menjenguk kakek-nenek serta segenap famili di desa. Menginap di ladang bersama paman bibi dan kakek nenek di saat menjelang panen padi sungguh mengasyikkan.
tiyuh4tiyuh3
Suara kicau burung-burung dan lambaian nyiur kelapa yang tertiup angin sukar dihapuskan dari ingatan. Selain itu berburu hewan dihutan menjadi kegembiraan tersendiri karena bagi remaja yang rasa ingin tahunya besar, masuk hutan dengan mengendap-endap dan penuh tantangan menjadi pembelajaran yang sarat makna. Saya pertama kali mengenal ayam beruga adalah pada saat perburuan tersebut. Ayam beruga yang demikian liar itu hanya dapat ditangkap dengan cara ditembak atau dijerat memakai ranjau atau jebakan. Jebakan itu dibuat dari bilah-bilah bambu yang terdiri dari sebuah satang lentur yang ujungnya dipasang tali senar panjangnya sekitar 1 meter. Satang ditancapkan tak jauh dari jebakan yang tersusun dari lidi-lidi.
width="253"tiyuh5a
Tali senar dibentangkan dibawah lidi-lidi yang diberi pemicu untuk menahannya. Ketika kaki ayam menginjak lidi-lidi maka pemicu itu akan terlepas dan satang bambu akan menarik tali senar keatas sehingga kaki ayam akan terjerat. Diujung satang diikatkan pula secarik kain kecil yang akan berkibar ditiup angin ketika satang berdiri tegak, tujuannya adalah untuk memudahkan pemantauan dari kejauhan. Sebelum memasang jebakan, kami melakukan identifikasi jejak-jejak kaki ayam di hutan rimba yang demikian luas itu.
tiyuh6tiyuh8
Setelah menemukan lokasi yang terdapat banyak jejak kaki ayam barulah jebakan dipasang. Jebakan yang dipasang tak hanya satu tapi bisa dua atau tiga sekaligus dalam jarak berdekatan. Dibawah jebakan ditaburkan segenggam padi. Jebakan itu dipasang pagi hari saat matahari muncul di ufuk timur, setelah matahari melintas diatas kepala barulah jebakan itu ditengok. Ayam beruga yang terjerat itu dipelihara dan dijinakkan. Ayam beruga yang masih relatif muda biasanya mudah dijinakkan ketimbang yang tua.
kate3
kate7
Ayam Kate yang diperjual-belikan para pedagang hewan piaraan saat ini kemungkinan adalah anak turunan ayam beruga yang sudah berhasil dijinakkan. Tiga bulan lalu saya membeli sepasang ayam kate. Ayam dimasukkan kedalam kandang besi hanya semalam, esok paginya dibiarkan keluar kandang dan bermain di halaman rumah. Demikian jinaknya maka kami tak khawatir ayam tersebut kabur atau menghilang. Sore menjelang maghrib mereka sudah masuk kandang lagi. Ayam kate diberi makan campuran terdiri dari dedak 2 Kg + pur 1 Kg + Jawawut 0,5 Kg pakan tersebut cukup untuk menghidupi sepasang ayam kate selama 10 hari.
kate6
kate2
Baru saja dipelihara seminggu, ayam sudah mulai bertelur. Ayam kate betina bertelur sampai 11 butir lalu pada hari ke dua belas berhenti bertelur dan mulai mengeram. Lama mengeram 21 hari, 9 butir telur yang dieram berhasil menetas dengan baik menjadi bayi-bayi ayam kate, hanya 2 butir telur gagal menetas.
Anak ayam yang baru menetas sebaiknya tidak dibiarkan dibawa induknya keluar kandang. Banyak hal yang dapat membahayakan keselamatan anak ayam kate, misalnya :
1. Basah terkena embun rerumputan atau kehujanan,
2. Masuk selokan dan tak dapat naik,
3. Diserang / disantap tikus got atau kucing
4. Tersangkut tali/ benang sehingga tak dapat jalan
5. Terlindas kendaraan di jalanan dll
katee
Rawat anak anak ayam itu dalam kandang tertutup sebagian agar induknya dapat keluar masuk kandang tanpa dapat diikuti anak anaknya. Setelah berumur 2 minggu dan bulu-bulu halusnya berganti menjadi makin tebal barulah anak ayam itu dibolehkan keluar bersama induknya. Anak ayam kate itu bersama induknya hanya sekitar 2 bulan saja. Setelah masa tersebut sang pejantan akan merayunya kembali agar dia kembali bertelur. Siklus [bertelur-menetas-membesarkan anak-kembali bertelur] ini berlangsung sekali 3 bulan.
kate4
Kini ayam kate yang kami pelihara mulai mengeram lagi untuk yang kedua kalinya sementara anak anaknya sudah mulai mandiri dan makin beranjak remaja. Pada usia 6 bulan anak-anak kate itu mulai menyukai pasangannya dan kita harus menyediakan beberapa baskom rumput untuk tempat mereka bertelur.

Langkah awal percobaan budi daya ayam kate ini masih menempati halaman perumahan Batan Indah Serpong. Agaknya akan lebih layak jika tersedia lahan 500 M2 yang jauh dari pemukiman penduduk sebagai tempat perkembang-biakan ayam-ayam kate kita.
Ayo siapa yang punya lahan dan mau kerjasama dengan IKAUTPUS dalam budidaya ayam kate. Jika memungkinkan dimasa yang akan datang akan kita budidayakan juga jenis jenis unggas lainnya seperti ayam kalkun, ayam pelung, ayam cemani, ayam bekisar, ayam ketawa, berbagai jenis bebek dan angsa.
katenye
Jika saja masing-masing alumni didaerah juga membudi-dayakan ayam khas daerah masing-masing betapa hebatnya usaha peternakan IKAUT, pertukaran ayam atau telur antar alumni tentu memiliki keunikan tersendiri.

Tungku Pemanas Untuk Laboratorium IPA Karya Alumni UT

bpmsoh
Penelitian material atau penelitian logam pada umumnya membahas mengenai sifat fisik dan mekanik seperti perubahan strukturmikro, komposisi, kekuatan tarik, kekerasan, ketahanan korosi dan sebagainya yang banyak berhubungan dengan kondisi perlakuan panas.
Perubahan strukturmikro dan komposisi terutama setelah logam mengalami perlakuan panas (annealing) akan mempengaruhi sifat mekanik. Percobaan melalui proses perlakuan panas memberikan data/ informasi tentang karakteristik yang cukup penting untuk pengembangan suatu material logam.
htfur2
Penelitian bidang pangan, bidang sipil, bidang korosi, bidang material roket, bidang obat-obatan, bidang nuklir membutuhkan alat pemanas atau tungku atau oven atau furnace.
tungkuht

Untuk keperluan tersebut, Bidang Teknologi IKAUT Pusat dapat membuat tungku listrik (heat treatment furnace) yang memadai yaitu dengan jangkauan suhu 750 oC. Dimensi chamber dalam bentuk kubus 36x36x36 Cm3. Tungku dilengkapi elemen pemanas jenis Kanthal yang terbentang dengan formasi seri disepanjang 3(tiga) bidang ruang chamber.
Ruang pemanas atau chamber dirancang sedemikian rupa terdiri dari 4 (empat) lapis penyekat meliputi batu tahan api jenis Brick C setebal 6,5 Cm, Unifiber rockwool tipe R850 (Kao wool) setebal 2,25 Cm, Unifiber rockwool tipe M450 (Glass wool) setebal 2,25 Cm dan plat steel (dinding luar) setebal 3 mm sehingga mampu menahan kehilangan panas sekecil mungkin. Di ruang pemanas terpasang heating element atau heater dan ujung termokopel.
Pada ruang elektrikal terdapat sebuah terminal yang menghubungkan power supply dengan contactor, MCB, control temperature, termokopel dan heating element. Luas ruang elektrikal adalah separuh dari luas ruang chamber.
Seluruh komponen elektrikal yang terpasang ditest satu persatu dengan avometer dan hubungan antar komponen dipastikan sudah sesuai. Selanjutnya dilakukan test run atau uji fungsi untuk memastikan bahwa furnace dapat bekerja dengan baik.
Tungku dioperasikan pada suhu setting sampai 750 oC selama 3 (tiga) jam. Setiap terjadi kenaikan suhu dilakukan pencatatan waktu dan pengukuran suhu ruang chamber menggunakan Kalibrator Digital Pyrometer.
Pelaksanaan kalibrasi dilakukan untuk mengetahui perubahan suhu yang sebenarnya terjadi pada chamber yaitu dengan memasukkan ujung probe termokopel. Data pengukuran yang terbaca pada display monitor digital atau control temperature dicatat pada setiap pertambahan suhu 100 oC dan dalam waktu yang bersamaan. Uji fungsi tungku pada suhu tertinggi yaitu 750 oC memerlukan total waktu 3 jam. Kenaikan suhu ruang pemanas membedakan pembacaan suhu tungku dengan pembacaan suhu termokopel kalibrator dengan kisaran 10 oC sampai 24 oC atau atau kurang dari 3%. Jika kurva kalibrasi yang merupakan hubungan antara suhu furnace dengan waktu menunjukkan garis yang hampir berimpit berarti furnace memiliki deviasi suhu operasi relatif rendah dengan kecepatan rambat panas rata-rata sebesar 15,25 oC/menit.
hjayacarblte
htfur
Untuk membantu operator, maka spesifikasi alat dilengkapi pula dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) Pengoperasian, SOP Perawatan Tungku dan SOP Kalibrasi.
Dirancang-bangun tungku atau oven tersebut adalah dalam rangka penguasaan teknologi pembuatan tungku lokal yang diharapkan dapat mendukung kebutuhan peralatan litbang teknik material baik untuk keperluan lembaga penelitian, untuk laboratorium kendali mutu di pabrik/ industry maupun untuk laboratorium IPA di Perguruan Tinggi.
Ketergantungan alat yang semula impor dan mahal dapat diatasi dengan membuat sendiri, hal tersebut sangat memungkinkan mengingat bahwa suku cadang yang diperlukan mudah didapat. Suku cadang dapat kita temukan dibilangan Glodok Jakarta.
htfur4
Bidang Teknologi IKAUT Pusat tidak atau belum memiliki bengkel las atau bengkel mekanik sendiri, apa mungkin rancang bangun dapat dilakukan ? Jawabnya adalah sangat mungkin. Untuk memproduksi sebuah tungku kami bekerjasama dengan bengkel mekanik dan bengkel las dalam hal membentuk casing atau body furnace. Namun satu hal penting yang harus dimiliki adalah pengetahuan praktis mengenai disain dan instalasi. Teknisi bengkel mekanik dan bengkel las melakukan tugasnya berdasarkan arahan kami. Dengan demikian pekerjaan pembuatan tungku dapat diselesaikan.
htfur1
Jika harga sebuah tungku pemanas impor berkisar antara 100 sampai 150 Juta rupiah tergantung kapasitas panas serta buatan negara mana, maka tungku lokal yang kita buat hanya berkisar antara 50 sampai 75 Juta atau 50% lebih murah.
Anda pilih mana bikin sendiri atau kami bikinkan ? Kalau mau dibikinkan, silahkan kontak kami di HP/WA : 08128727937. Demikian sekilas informasi teknologi terkini dari Bidang Teknologi IKAUT Pusat. [Gway] htfur6
gwy
htfurn

Protein Hidrolisat dan Taurin: Bahan Alternatif untuk Peningkatan Produksi Perikanan Budidaya

Sektor perikanan budidaya tidak bisa dipungkiri telah menjadi salah satu sektor dengan kenaikan tingkat produksi yang cukup signifikan. Data FAO (2014) menunjukkan bahwa rata-rata kenaikan produksi yang dimiliki dari tahun 1980 hingga 2012 sekitar 8.6% per tahun dengan jumlah produksi sebanyak 90.4 juta ton, terdiri atas 66.6 juta ton ikan konsumsi dan 23.8 juta ton produksi alga akuatik. Saat ini dari sekitar 600 spesies yang menjadi komoditas budidaya, lebih dari 60% diantaranya didominasi oleh komoditas ikan dan krustasea yang sebahagian besar bergantung kepada input pakan untuk memenuhi kebutuhan gizi selama masa produksi.Kondisi ini tentu menjadi sangat kontradiktif bila dikaitkan dengan isusustainability, karna pakan yang digunakan pada umumnya masih menggunakan ikan pelagis dan demersal sebagai bahan utama pembuatan tepung ataupun minyak ikan yang sejatinya dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk ketahanan pangan (food security).

 

Selain faktor sustainabilitydan food security, peningkatan harga tepung ikan juga menjadi salah satu faktor pendorong bagi para pelaku usaha untuk mencari bahan alternatif yang dapat menjamin keberlanjutan usaha, seperti halnya penggunaan tepung kedelai, bungkil biji kapuk, atau bahan nabati lainnya. Namun, keterbatasan yang ada seperti rendahnya konsentrasi asam amino esensial dan keberadaan zat anti nutrisi serta dampak yang ditimbulkan seperti rendahnya tingkat performa pertumbuhan dan buruknya rasio konversi pakan menjadi tantangan tersendiri dalam pengggunaan bahan-bahan alternatif tersebut. Oleh karena itu, penggunaan bahan suplemen yang bertujuan untuk melengkapi kekurangan bahan alternatif dimaksud menjadi fokus perhatian dalam mendukung keberlanjutan aktivitas produksi. Diantara bahan suplementasi tersebut, penggunaan protein hidrolisat dan taurine dinilai memiliki efektivitas yang baik dalam mendukung performa pertumbuhan dan sistem imun ikan.

 

Protein hidrolisat

           Produk komersial dari protein hidrolisat saat ini sudah dapat diperoleh di pasaran. Secara ilmiah, produk ini diperoleh melalui proses hidrolisis berbagai sisa pengolahan ikan (kususnya ikan laut) yang tidak termanfaatkan seperti kepala, ekor, tulang atau organ internal lainnya dengan menggunakan enzim pada kondisi pH (derajat keasaman) tertentu. Berbagai kajian menunjukkan bahwa produk hidrolisis ini secara alamiah kaya akan nutrisi dan bahan bioaktif peptida, seperti hormonpertumbuhan, antioksidan, anti-stress dan antimikrobial peptida.Berdasarkan kajian lapangan yang dilakukan padaikan Kakap putih Lates calcarifer, mulai fase pendederan (bobot awal 2,53±0,35 g dan panjang awal 4,1±0,56 cm) hingga fase pembesaran (bobot akhir ditentukan hingga 50 – 60 g), suplementasi protein hidrolisat dengan dosis 2% dan 3%pada pakan dengan kandungan protein rendah mampu memberikan tingkat kelulushidupan dan performa pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan dengan ikan tanpa perlakuan (kontrol).

 

 

Gambar. Histogram rata-rata tingkat kelulushidupan (A) ikan kakap putih Lates calcarifer selama masa percobaan di fase pendederan, dan (B) fase perbesaran. Perbedaan yang nyata di antara perlakuan dan kontrol diindikasikan dengan huruf yang berbeda (p<0.05).

 

 

Lebih lanjut, hasil kajian juga menunjukkan bahwa antimikrobial peptida yang terkandung di dalam protein hidrolisat mampu menginduksi sistem imun pada ikan Kakap putih Lates calcarifer selama masa pengamatan. Hal ini terbukti dengan profil Neutrofil, Leukosit, Limfosit dan Monosit yang lebih baik jika dibandingkan dengan ikan tanpa perlakuan. Peningkatan sistem imun ini mampu melindungi ikan dari infeksi mikroorganisme patogen dan dampak degradasi kualitas lingkungan dengan memberikan tingkat kelulushidupan yang lebih baik jika dibandingkan dengan ikan tanpa perlakuan.

 

Taurin

            Taurin atau secara kimiawi sering disebut dengan 2-aminoethanesulfonic acid, juga menjadi salah satu suplemen yang memiliki tingkat efisiensi dan efektifitas yang cukup baik untuk meningkatkan performa pertumbuhan ikan budidaya. Taurin merupakan salah satu molekul organik yang kaya akan asam amino untuk membentuk protein dan secara alamiah dapat ditemui di jaringan hewan, termasuk: mamalia, burung, ikan dan hewan akuatik invertebrata seperti kerang dan oyster. Walaupun beberapa spesies mampu mensintesa taurin, namun sebahagian besar hewan akuatik masih membutuhkan input taurin melalui pakan untuk optimalisasi proses fisiologis.Keberadaan taurin memiliki beberapa fungsi, diantaranya dapat berperan sebagai anti-oksidan, osmoregulasi, optimalisasi fungsi empedu, stabilisasi sel membran, sertamelindungi fungsi mata dan jaringan saraf. Pada organisme akuatik, kekurangan asupan taurin menyebabkan buruknya performa pertumbuhan, rendahnya tingkat kelulushidupan akibat menurunnya sistem fungsi imun, sindrom pada hati, dan mengurangi level hematokrit(Salze dan Davis, 2015).

 

Aplikasi taurin pada industri budidaya perikanan sudah dilakukan pada beberapa spesies ikan, khususnya jenis ikan laut karnivora, dan berbagai tahapan produksi mulai dari perbenihan hingga perbesaran. Kajian yang dilakukan di Auburn University menunjukkan bahwa suplementasi taurin dengan konsentrasi berkisar antara 0.54 – 0.65% pada pakan yang diproduksi dengan menggunakan protein berbahan dasar nabati mampu memberikan pertumbuhan dan tingkat kelulushidupan yang lebih baik pada ikan bawal floridaTrachinotus carolinus (Salze et al. 2014a). Berbagai kajian lainnya pada jenis ikan yang berbeda seperti pada ikan yellowtail Seriola lalandi, cobia, red seabream, Japanese flounder, dan white seabass Atractoscion nobilisjuga memberikan dampak positif yang sama. Hasil ini menunjukkan bahwa taurin memiliki potensi yang baik untuk dapat digunakan sebagai bahan suplemen pada pakan, khususnya untuk produksi ikan laut karnivora. Sementara untuk komoditas ikan air tawar berbagai kajian masih perlu dilakukan utamanya dari sisi ekonomi dan efektivitas yang diberikan.

 

Regulasi

 

            Penggunaan protein hidrolisat dan taurin serta bahan suplementasi selain memiliki potensi yang baik untuk meningkatkan performa pertumbuhan dan daya tahan tubuh ikan terhadap infeksi penyakit, juga diharapkan mampu mengurangi tekanan terhadap penggunaan tepung dan minyak ikan pada industri budidaya. Pengurangan ini tentu akan berdampak positif terhadap ketersediaan ikan sebagai sumber nutrisi untuk memenuhi kebutuhan pangan (food security) masyarakat global yang terus meningkat. Walaupun begitu, penggunaan suplemen juga harus melalui berbagai kajian ilmiah sertaassesment yang baik dan dipastikan tidak menimbulkan dampak negatif terhadap kualitas lingkungan produksi.Hasil penilaian dengan kategori layak untuk dipergunakan dapat dimasukkan kedalam peraturan khusus untuk memenuhi tujuan peningkatan produksi budidaya perikanan yang sehat, bermutu, aman dikonsumsi dan memiliki daya saing tinggi.

 

Referensi

Salze, G.P and Davis, D.A. 2015. Taurine: A critical nutrient for future fish feeds. Aquaculture 437: 215-229

Salze, G.P., Davis, A.D. and Rhodes, M.A. 2014a. Quantitative requirement of dietary taurine in Florida pompano Trachinotus carolinus. Aquaculture America 2014. Seattle. WA

 

 

Tentang Penulis :

Nama       : ROMI NOVRIADI

UPBJJ     : Batam

Prodi       : Alumni Pendidikan Kimia

Saat ini sedang menempuh pendidikan S3 di Auburn University – Alabama, Amerika Serikat.

Makan Kacang Mengurangi Resiko Kanker Usus

kcgn4
Minggu pagi, 24 April 2016 saya jalan-jalan ke Desa Kranggan Kecamatan Cisauk Tangerang Banten. Ada sebuah tempat yang menarik disana untuk saya kunjungi yaitu unit pengolahan kacang garing. Sebetulnya di Desa Kranggan banyak terdapat usaha sejenis dan konon Kranggan menjadi daerah pensuplay kacang garing bagi wilayah Jabodetabek.
kcngj
kcngn6
Ketertarikan saya pada tempat tsb setelah mengetahui informasi bahwa kacang-kacangan dapat menurunkan risiko terkena kanker usus. Penelitian telah dilakukan oleh Aesun Shin, dari Seoul National University College of Medicine. Shin menemukan bahwa mengkonsumsi kacang selain bermanfaat untuk menurunkan risiko kegemukan, diabetes, dan penyakit jantung, ternyata juga dapat menurunkan risiko kanker usus baik pada pria maupun wanita. Shin dan kawan-kawan menemukan bahwa pria yang mengonsumsi kacang tiga porsi atau lebih dalam sepekan, mempunyai 69% risiko lebih rendah terkena kanker usus, dibandingkan yang tidak mengonsumsi kacang.
kcgn8
kcgn9
Sementara wanita yang mengonsumsi kacang tiga porsi atau lebih, punya 81% peluang lebih rendah terkena kanker usus, dibandingkan yang tak makan kacang. Porsi kacang yang berpengaruh adalah 15 gram per porsi. Para peneliti beranggapan, kandungan yang dimiliki oleh kacang-kacangan, seperti serat dan antioksidan dapat membantu mengurangi risiko terjadinya kanker, … sebuah sumber menyebutkan demikian.
kcng2

rotaktanoh

Sosialisasi Teknologi Tepatguna Budidaya Jamur Kombucha Di Cilebut Bogor

kokomim
Pada hari Sabtu, 16 April 2016 Hadijaya, MPd Ketua II IKAUT Pusat melakukan anjangsana ke komunitas Bela Negara didaerah Cilebut Bogor yang dihadiri sekitar 30 orang pemuda aktifis Resimen Mahakarta. Dalam anjangsana tersebut dilakukan sosialisasi atau pengenalan Jamur Kombucha, yaitu suatu jamur teh yang dapat diminum, bercita-rasa nikmat serta penting untuk menjaga kesehatan.
kombc4
kombc4a
Hadijaya menceritakan bahwa nama kombucha sebetulnya berasal dari dua kata, yaitu kata kombu dan cha. Kombu adalah nama seorang shinse yang hidup pada abad ke-5 Masehi. Sementara itu kata Cha diambil dari bahasa Cina yang artinya teh. Menurut cerita, pada sekitar tahun 414 SM, seorang kaisar Jepang yang bernama Inkyo suatu waktu menderita penyakit pencernaan kronis, penyebabnya adalah sembelit yang berkepanjangan. Kemudian atas saran shinse  tersebut, Sang Kaisar agar mengkonsumsi ramuan teh hasil fermentasi oleh sejenis jamur  racikannya. Setelah mengkonsumsi jamur teh itu, penyakit yang diderita kaisar bisa disembuhkan. Atas jasa shinse, Sang Kaisar memberi nama racikan air teh dan jamur tersebut sebagai : KOMBUCHA, yang berarti TEH RAMUAN SHINSE KOMBU…. Wallohu’alam bishawab.
kombc9a
kombc8
Lebih lanjut Hadijaya menceritakan sejumlah manfaat mengkonsumsi Kombucha antara lain : pencegah kanker, memperbaiki fungsi hati; membantu mengobati tekanan darah tinggi; pencegah stroke; pereda nyeri tenggorok; pengikis lemak dan kolesterol; penangkal racun (detoksifikasi); penjaga stamina tubuh; mengatasi keluhan persendian; memperbaiki sistem pencernaan; membantu mengatasi keluhan alergi; meringankan premenstrual pain; membantu mennenangkan jiwa; menjaga kebersihan kulit wajah; membantu mengatasi kemandulan etc.
Koloni kombucha sebagai pelaku fermentasi pada kombucha menyerupai lembaran gelatin (gel) yang berwarna putih dan terbungkus selaput liat. Para ahli menamai koloni jamur bakteri ini dengan sebutan koloni scoby. SCOBY adalah singkatan dari Symbiosis Colony of Bactery Yeast. Sifatnya yang seperti gel membuat koloni scoby mengikuti bentuk wadah (tempat pembiakan). Tumbuh pada lingkungan yang mengandung glukosa, misalnya larutan teh manis membuat koloni ini membentuk susunan yang berlapis-lapis. Lapisan koloni pertama akan tumbuh di posisi paling atas dan ukurannya akan memenuhi atau menutupi lapisan tesebut. Kemudian disusul oleh pertumbuhan berikutnya yang semakin lama semakin tebal hingga memenuhi media tumbuh.
kommb

kombb

kombu
Kombucha kaya kandungan zat-zat yang bermanfaat bagi tubuh manusia, diantaranya yaitu : Vitamin B1 (Tiamin), berperan dalam metabolisme karbohidrat untuk pembentukan energi, memelihara fungsi jaringan saraf, dan fungsi hati.
Vitamin C, berperan dalam pembentukan substansi antarsel dan berbagai jaringan, serta meningkatkan daya tahan tubuh.
Asam Folat (Citroforum Factor atau Leucovorin), berfungsi membantu produksi sel-sel
darah, menyembuhkan luka, membentuk otot, serta membantu proses pembelahan sel.
Asam Glukoronat, berfungsi untuk mengikat atau mengonjungasi toksin atau racun, logam logam berat, dan lemak sehingga mudah larut dalam air dan kemudian dikeluarkan melalui air kemih.
Asam Asetat, merupakan bagian terbesar dari asam yang dihasilkan oleh proses fermentasi kombucha. Asam inilah yang memberikan rasa asam pada teh kombucha. Peran utama asam asetat adalah mengikat toksin dan bisa menjadi bentuk ester yang mudah larut dalam air sehingga mudah dikeluarkan oleh tubuh.
Asam Hyaluronic (Asam Hyaluronidase) dan Asam Chondroitin Sulfat, membantu
meringankan keluhan pada penderita rematik. Asam hyaluronic merupakan cairan pelumas persendian, sedangkan asam chondroitin sulfat merupakan bagian dari tulang rawan yang melapisi permukaan sendi, dan berperan menjaga keutuhan serta kesehatan persendian.
Asam Laktat (Asam 2-Hidroksipropanoat), dikenal sebagai asam susu yang berada di dalam tubuh manusia sehat. Perannya adalah membantu metabolisme sel di dalam tubuh
Acetaminophen, sebagai analgetik (penghilang rasa nyeri).
Asam Amino Esensial , berperan sebagai bahan untuk membangun protein yang bermanfaat mengganti bagian-bagian sel tubuh yang rusak.
Enzim, merupakan senyawa organik tertentu yang berperan memperlancar metabolisme zat-zat di dalam tubuh.
Antibiotik, berfungsi untuk membatasi pertumbuhan bakteri lain, terutama bakteri merugikan (patogen) yang dapat mencemari koloni kombucha.

kokomm
kombc3
Diakhir acara sosialisasi tersebut, Hadijaya menjelaskan cara melakukan budidaya yang sangat praktis. Sediakan teh manis dingin dalam sebuah toples gelas dengan perbandingan air teh 1 liter dan gula pasir 8 sendok. Tambahkan kombucha biang lalu simpan ditempat aman selama 10-15 hari. Selanjutnya akan terjadi pertumbuhan jamur yang mengapung diatas permukaan cairan. Untuk mengkonsumsinya adalah dengan cara memisahkan gel jamur dengan cairan. Cairan boleh diminum sedangkan gel jamur untuk pembiakan berikutnya.
kombc7
Pada pertemuan tersebut dilakukan pula acara mencicipi minuman kombucha yang diracik bersama jus buah dan ternyata sangat disukai hadirin. Selain itu juga telah dibagikan sekitar 30 kantong kemasan biang kombucha kepada peserta agar nantinya dapat dibudidayakan dirumah masing-masing.
kombc6a

kombc5a

Lulusan UT Dikukuhkan Jadi Guru Besar

Prof. Hanif saat memberikan Orasi Ilmiah

 

BERTEPATAN dengan wisuda Universitas Terbuka (UT) periode I/2016, Selasa (5/4), dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) yang juga merupakan alumni UT Chanif Nurkholis dikukuhkan menjadi guru besar di kampus tersebut.

Dedikasi dan kecintaannya terhadap dunia pendidikan memang sudah tidak diragukan lagi. Sebelum menempuh pendidikan strata 1 (S1) FISIP UT 1984, Chanif telah lebih dulu mengabdi sebagai guru SD.

“Saya yang tadinya hanya guru, tapi dengan kerja keras dan kemauan yang kuat siapapun bisa mewujudkan harapan. Apalagi sekarang orang bisa belajar dengan media apapun,” ucapnya.

Dalam orasi ilmiah pengukuhan guru besarnya, doktor di bidang pemerintahan daerah itu pun mengusulkan agar sistem pemerintahan daerah di Indonesia berjalan sesuai otonomi yang diatur dalam UUD 1945.

Menurut dia, sistem pemerintahan yang ada saat ini belum mampu meningkatkan kapasitas sumber daya daerah. Padahal, di era masyarakat ekonomi Asean (MEA) mestinya sudah menerapkan sistem pemerintahan daerah berbasis kota.

“Kuncinya ada pada pelayanan publik. Di sektor pendidikan misalnya, kurikulum saja sampai sekarang belum jelas maunya bagaimana,” cetusnya.

Melihat rumitnya birokrasi yang hampir terjadi di semua sektor, menurut Chanif, pemerintah baik di pusat maupun daerah harus berbenah. Untuk itu, pengawasan terhadap kinerja dinas kabupaten/kota sangat penting dilakukan oleh aparatur kementerian terkait.

Rektor UT Tian Belawati menilai usulan tersebut sangat relevan dengan kondisi di Tanah Air. Tidak hanya bermanfaat untuk mengoreksi sistem pemerintahan yang ada, tetapi sekaligus menunjukkan kualitas lulusan UT.

“Kami juga ingin buktikan kalau lulusan UT bisa memberikan kontribusi bagi negeri ini. Anggapan kalau sekolah di UT itu sulit jadi guru besar terbukti bisa,” ucapnya.

Ke depan, lanjut Tian, tidak menutup kemungkinan UT akan membuka program doktor. Saat ini pihaknya masih mengupayakan proses peningkatan status akreditasi untuk program S2 agar kelak bisa menghasilkan doktor sendiri. (MI)

 

Pesan Prof. Chanif Nurcholis untuk para alumni UT, mahasiswa UT dan masyarakat.

Setamat sekolah pendidikan guru (SPG), Beliau mengabdi menjadi guru. Lokasi rumah yang jauh dari perguruan tinggi membuatnya tidak langsung melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana.

Kesempatan melanjutkan pendidikan baru terbuka ketika Universitas Terbuka berdiri. Beliau adalah salah satu diantara mahasiswa angkatan pertama di Universitas Terbuka.

2 tahun setelah lulus dari UT, Beliau diangkat menjadi dosen tetap di FISIP UT. September 2015 Menristekdikti mengangkat Beliau sebagai Professor/Guru Besar tetap pada FISIP UT bidang ilmu Administrasi Pemerintah Daerah. Pada 5 April 2016 bertepatan dengan Wisuda Periode 1 yang lalu Beliau di kukuhkan menjadi Guru Besar. Dengan demikian Beliau adalah Guru Besar pertama di UT yang merupakan alumni UT.

Beliau berpesan, “jika sudah Diploma, S1 jangan berhenti di situ dan cepat puas. Karrna kalau berhenti kita tidak berkembang. Kita harus berpikir bahwa lulus S1 adalah langkah awal, lulus S2 adalah langkah awal, lulus S3 adalah langkah awal untuk mengembangkan diri menjadi profesional competence. Dengan begitu, Belajar sepanjang hayat adalah praktek bukan jargon. Dengan begitu orang akan semakin maju dan pasti akan bisa mencapai puncak karir tertingginya.” (YV)

Perwakilan Pengurus Pusat & Wilayah Bersama Prof. Hanif

Cara Memilih Dokter Gigi

Demi menjaga kesehatan gigi dan mulut, dianjurkan memeriksakan gig 6 bulan sekali, selambat-lambatnya 1 tahun sekali. Untuk itu, pilihlah dokter gigi sesuai dengan jenis kelainan gigi dan pilih sesuai spesialisasinya.

 

Dalam acara bertemakan ‘Memilih Dokter Gigi yang Tepat Sesuai Jenis Kelainan Gigi’, Staf Pengajar dan Kepala Divisi Konservasi Gigi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG-UI), drg. Bambang Nursasongko SpKG(K), menjelaskan, ada 8 bidang dokter gigi spesialis, yang harus Anda ketahui.

 

1. Pedodontist, Sp.KGA (Spesialis Kedokteran Gigi Anak)

Pedodontis akan melakukan pencegahan dan perawatan semua kelainan dan penyakit pada gigi dan mulut anak secara komprehensif, baik anak yang normal, maupun anak dengan kebutuhan khusus.

 

2. Orthodontist, Sp.Ort (Ahli Meratakan Gigi)

Untuk Anda yang ingin meratakan gigi, datang dan periksakan keadaan gigi pada Anda pada dokter yang bergelar Sp. Ort.

Karena, dokter tersebut akan memberikan perawatan konvensional dan radikal pada maloklusi ringan sampai yang berat.

 

3. Endodontis, Sp.KG (Spesialis Konservasi Gigi)

Untuk perawatan secara estetika, datanglah kepada dokter spesialis konservasi. Pada saat Anda datang, dokter akan memberikan pencegahan dan penanggulangan karies, restorasi, kosmetik gigi, perawatan endodontik konvensional, dan bedah.

 

4. Periodontist, Sp.Perio (Spesialis Periodonsi/ Ahli Jaringan Penyangga Gigi)

Dokter gigi spesialis ini akan melakukan perawatan penyakit, atau kelainan gusi dan jaringan penyangga pada gigi.

 

5. Oral Surgeon, Sp.BM (Spesialis Bedah Mulut)

Ingin mencabut gigi atau operasi sumbing? Segeralah periksakan kepada dokter spesialis bedah mulut.

Karena tugas pembedahan seperti ini, hanya dokter bergelar Sp.BM mampu melakukannya.

 

6. Prosthodontist, Sp.Prost (Spesialis Prosthodonsi/Ahli Gigi Turunan)

Penggantian gigi yang hilang dengan membuat gigi tiruan, dan perawatan sendi, hanya mampu dilakukan oleh dokter ini, bukan yang lain.

 

7. Oral Medicine, Sp.PM (Spesialis Penyakit Mulut)

Perawatan penyakit mulut karena bakteri dan jamur, halitosis, dan perawatan sendi dan rahang.

 

Dengan memahami harus ke mana merawat gigi, Bambang berharap masyarakat lebih paham dan mengerti perbedaan masing-masing dokter sehingga permasalahan bisa ditangani dengan baik.

 

Sumber klik di sini

 

IKA-UT Mendukung Upaya UT Menjadi Green University

12239933_10153727559982068_1797890438261933785_n

Hari kedua rangkaian acara Rakernas IKA-UT dimulai dengan senam bersama seluruh peserta di halaman depan Wisma 2 Universitas Terbuka. Lelah sisa kemarin serasa hilang saat menghirup udara segar pagi hari. Irama musik menyemangati para peserta menggerakkan badan dengan arahan instrukstur senam. Wajah-wajah lelah berganti senyum, canda dan tawa.

Setelah senam pagi dilanjutkan dengan acara penyerahan bibit pohon dari perwakilan IKA UT dan penanaman pohon secara simbolis oleh Pembantu Rektor 3 Universitas Terbuka, Bapak Aminudin Zuhairi, di halaman Wisma Universitas Terbuka. Ada sepuluh bibit pohon yang diserahkan kepada UT, yaitu gaharu, mangga, kemiri, dan sukun. (Hms/YV)

 

12246694_10153727559182068_1120336563354895319_n

12239579_496674500510703_7784443350304162231_n

 

12274273_10153727561267068_4874609270883965943_n 12278906_10153727560917068_8914628420005685481_n 12246712_496673797177440_1715831240841375707_n

12247083_496674513844035_5905234205691030627_n
12249927_10153727561097068_8749070325058631086_n12249716_496673783844108_7779620341029883944_n
12274336_496674410510712_2138152483919210846_n

12249684_496673880510765_5346599652152775550_n

 

Terong Rasa Korma Penganan Buka Puasa Pelepas Dahaga

trong2

Terong ialah tumbuhan pangan yang ditanam untuk buahnya. Ukuran buah terong berbeda-beda antara kecil hingga besar, bergantung kepada budidayanya. Buah tersebut mempunyai berbagai warna terutama ungu, hijau, dan putih. Buah terong biasa digunakan sebagai sayur untuk suatu masakan.

Bedah Buku Karya Mahasiswa UT Pokjar KOREA

IMG_3841qw

Sebagaimana kita maklumi bersama bahwa “buku” adalah jendela dunia. Oleh sebab itu untuk mengetahu isi sebuah buku kita perlu memiliki kemampuan membaca. Banyak sekali manfaat yang akan didapat dengan membaca buku, antara lain bahwa membaca buku akan menghilangkan kecemasan dan kegundahan. Membaca buku tentu akan membantu mengembangkan pemikiran dan menjernihkan cara berpikir, meningkatkan pengetahuan, lalu dengan sering membaca, seseorang dapat mengambil manfaat dari pengalaman orang lain, seperti mencontoh kearifan orang bijaksana. Selain itu dengan sering membaca buku, maka seseorang dapat mengembangkan kemampuannya baik untuk merespon ilmu pengetahuan maupun untuk mempelajari disiplin ilmu dan berbagai aplikasi kehidupan.