Bedah Buku Karya Mahasiswa UT Pokjar KOREA

IMG_3841qw

Sebagaimana kita maklumi bersama bahwa “buku” adalah jendela dunia. Oleh sebab itu untuk mengetahu isi sebuah buku kita perlu memiliki kemampuan membaca. Banyak sekali manfaat yang akan didapat dengan membaca buku, antara lain bahwa membaca buku akan menghilangkan kecemasan dan kegundahan. Membaca buku tentu akan membantu mengembangkan pemikiran dan menjernihkan cara berpikir, meningkatkan pengetahuan, lalu dengan sering membaca, seseorang dapat mengambil manfaat dari pengalaman orang lain, seperti mencontoh kearifan orang bijaksana. Selain itu dengan sering membaca buku, maka seseorang dapat mengembangkan kemampuannya baik untuk merespon ilmu pengetahuan maupun untuk mempelajari disiplin ilmu dan berbagai aplikasi kehidupan.

ariskorean5b

Buku Karya Mahasiswa UT Korea

IKAUT Pusat melalui Hadijaya, kali ini menyajikan wacana seputar sebuah buku tulisan dari beberapa mahasiswa UT Pokjar Korea. Buku tersebut berjudul : “Menggapai Asa Ke Korea”
Penulisnya antara lain : Aris Ar-rohman, Pipin Wijaya, Diko, dan Hadi Jazhulee Karnadinata. Perbincangan Hadijaya dengan para Mahasiswa UT Korea tersebut berlangsung melalui jejaring sosial Face Book beberapa pekan lalu. Simak bincang-bincang berikut ini ….

ariskorean5a

Beberapa tulisan Mahasiswa UT Korea dimasukkan dalam Bab II

Aris Ar-rohman : Selamat malam teman-teman, perkenalkan bapak Hadijaya adalah Pengurus Ikatan Alumni UT (KAUT Pusat) yang akan mengajak kita untuk wawancara, …. boleh silahkan berkenalan.

ariskorean

Nama FB-nya Aris Ar-Rohman

Hadijaya : Selamat malam Aris dkk, saya tertarik dengan informasi tentang buku yang kalian tulis bersama-sama, kalau boleh tau mas Aris sejak kapan kuliah di UT ?

Pipin Wijaya : Selamat malam pak …

Hadijaya : Selamat malam Pipin, salam kenal

Pipin Wijaya : Salam kenal pak…saya Vivin Avianti cuma sering dipanggil pipin…saya mahasiswa UT semester 5 Jurusan Bahasa Inggris

Hadijaya : Oke…. asalnya dari daerah mana pin ?

Pipin Wijaya: Jember Jawa Timur pak hehehe, saya di Korea sudah 3 tahun…. hihihi

Hadijaya : Arek Jember tho, kalau Aris asalnya dari mana ya ?

Aris Ar-rohman: Selamat malam juga pak, saya Aris asal Kendal Jawa Tengah pak.

Hadijaya : Oh Kendal … saya sering lewati kalau mudik ke Magelang

Aris Ar-rohman: Kuliah di UT sejak tahun 2012 sekarang sudah semester 4 dan Jurusan Ilmu Komunikasi. Oh ya pak jadi tahu Kendal ya… sama-sama orang Jawa Tengah, … wah mantap ya.

Hadijaya : Iya…. kerja di perusahaan mana kalian berdua ni ?

ariskorean4

Hadi Jazhulee Karnadinata

Aris Ar-rohman: Alhamdulillah Pak, cerita bukunya tentang kuliah di Korea ini pak

Pipin Wijaya: Mantap itu kalo dingin-dingin begini makan bakso pak ….hehehe, masih dingin disini pak …. Hehehe. Pabrik saya bikin onderdil mobil dan mesin cuci.

Hadijaya : Emang di Korea ada bakso enak ?

Pipin Wijaya: Ada pak cuma tidak seenak yang di Indonesia…. hehehe

Aris Ar-rohman: Kerjaan saya sebagai teknisi di perusahaan yang bergerak di injection molding machine.

Hadijaya : Oh begitu…ok, mesin cetak logam ya

Aris Ar-rohman: Ya berbagai macam onderdil pak.

Hadijaya : Nanti saya mau lihat album foto kalian, supaya lebih tau banyak…hehe

Aris Ar-rohman: Kami punya foto-foto pas launching buku pak.

Pipin Wijaya: Silahkan pak …hehehehe sapa tau semester besok bapak berkunjung kesini biar kenal langsung sama kita-kita ….hehehe

Hadijaya : Iya pin …amin, foto-foto kalian itu dibutuhkan untuk mendukung obrolan ini

Diko: Hallo pak Hadijaya… salam silaturahmi. Saya Diko 1,5 tahun disini. Semester 3 Sastra Inggris, asal dari Malang Jatim.

Hadijaya : Oh arek Malang… salam kenal Diko. Tolong masing-masing cerita masa lalu bisa kenal UT dari mana lalu tertarik karena apanya ?

Diko, Aris Ar-rohman: Siap pak …

ariskorean3

Diko

ariskorean5

Pipin Wijaya

Pipin Wijaya: Sebenernya saya lulus SMA tahun 2001, saya kursus komputer di Wearnes Education Centree di Malang, setara D1 waktu itu saya gak bisa lanjut kuliah karena kendala dana akhirnya saya kerja di Batam selama 8 tahun dan akhirnya saya coba ikut tes Korea, alhamdulillah lulus pak….lalu setelah 3 bulan di Korea saya dengar cerita dari seorang teman katanya temen dia kuliah disini (UT) tapi cuma hari minggu aja. Saya langsung tertarik , lalu saya mencari informasi melalui facebook dan akhirnya ketemu kebetulan pas bulan desember muncul di beranda poster tentang UT KOREA, akhirnya saya hubungi salah satu nomer telpon di poster itu namanya Dika dan dari kak Dika-lah saya mengetahui tentang UT dan semakin tertarik lalu pas di bulan Januari (tanggal 1) saya mendaftar dibantu oleh kak Iksan sebagai pengurus UT KOREA waktu itu. Saya seneng banget pak karena ini seperti sebuah impian saya yang tertunda. Di UT KOREA ini saya bisa belajar dan saya sendiri juga yang membiayainya itu sangat luar biasa bagi saya apalagi kedua orang tua saya sangat mendukung saya, bahkan 2 hari sebelum ibu saya wafat, beliau berpesan agar saya harus lulus kuliah jangan sampai putus di tengah jalan. Itulah motifasi terbesar saya tetap semangat sampai saat ini karena ibu dan ayah dan untuk sahabat-sahabat saya ini pertama kenalnya di radio, nah disinilah saya kenal Awan, Aris, Hadi, mas Diko. UT KOREA RADIO adalah salah satu wadah untuk mencurahkan kreatifitas dan yang pasti saat masuk radio kita bener-bener menjadi saudara … heheheehe I love you temen-temen.

Aris Ar-rohman: Keren banget great….

Hadi Jazhulee Karnadinata: Selamat Malam Pak Hadijaya, Perkenalkan saya Hadi Wijaya
Dari Cirebon, Jurusan Sastra Inggris, bidang minat Penterjemah, baru menginjak Semester 4. saya masih kerja jadi gak bisa follow …hehehe, maaf Pak dan teman-teman sekitar satu jam yang lalu

Hadijaya : Ya salam kenal Hadi Jazhulee …

Hadijaya : Pipin… begitu ya, wah saya jadi kagum dan terharu dengan ceritamu, lalu teman lainnya gimana nih, tolong dong cerita juga seperti yang pipin tulis.

Awan Setiawan: Assalamu ‘alaikum wr.wb, Pak Hadijaya, perkenalkan nama saya Dedi setiawan, Asal dari Blitar , Jurusan Ilmu Komunikasi semester 7, Terima kasih pak

Hadijaya : Walaikumsalam, apakabar wan ?

ariskorean2

Nama FB-nya Awan Setiawan

Awan Setiawan: Alhamdulilah pak, jenengan pripun pawartonipun, cerita dulu dong dari A-Z sehingga bisa gabung di UT Korea, saya sehat.

Aris Ar-rohman: Kalau saya lulus SMK tahun 2010 pak, kebetulan waktu dulu saya belum bisa melanjutkan ke jenjang lebih tinggi karena alesannya keterbatasan biaya, tapi keinginan saya memang bulat. Tahun 2010 -2012 saya kerja mengumpulkan uang dan akhirnya saya malah tidak kuliah, tetapi memilih ke Korea pada tahun 2012. Waktu saya berangkat saya tahu info UT Korea dari teman dan aku mulai siapkan berkas untuk bisa kuliah di UT korea dan alhamdulillah tahun 2013 saya mulai gabung di UT Korea.
Banyak sekali sebenarnya rintangan yang dihadapi tapi itu tak menyulutkan niat saya untuk bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Ketika berkuliah di UT saya juga ikut bergabung menjadi penyiar di UT Korea Radio. Disitulah saya mulai menggeluti dunia komunikasi yang saya pelajari. Kita belajar publik speaking hingga menjadi MC yang baik dan kegiatan sosial organisasi semua kami ikuti. Hingga event-event besar kami ikuti. Oh ya pak Aris juga saat ini menjadi Direkturnya UT Korea Radio.
“Jangan pernah berhenti ditengah jalan kuliahmu !”, itu pesan yang selalu di sampaikan orang tua kepadaku. Jadi semangat saudaraku semua. Hidup ini keras tapi kita bisa lunakkan dengan bekal ilmu yang bermanfaat.

Hadijaya : Bagus ris… salut, oke kita lanjut tentang buku yang kalian tulis, … awal-mulanya bagaimana sehingga jadi nulis buku tersebut,…. idenya dari siapa nih ?

Aris Ar-rohman: Terima kasih pak, itu sekilas saja detailnya Aris banyak ceritain dibuku yang Aris tulis.

Hadijaya : Oh… gitu, saya akan baca dulu buku tsb

ariskorean5c

Susunan nama semua penulis buku

Aris Ar-rohman: Awal mulanya di Korea kita dapat info dari pembimbing di Radio kita pak, beliau bernama Mr.Suray, beliau juga Tutor yang mengajar mahasiswa UT Korea dan dari info tersebut kami diarahkan untuk menulis Artikel panjangnya maximal 12 lembar, tentang bagaimana bekerja dan kuliah di UT Korea. Ini sebenarnya semacam kompetisi untuk mahsiswa UT dan mahasiswa regular yang lagi master di Korea. Banyak sekali yang menulis dan kebetulan ada 23 penulis dari ke 5-nya adalah mahasiswa UT Korea. Aris, Pipin, Hadi, Diko dan Awan. Waktu itu kami cuma menulis saja dan ternyata tulisan kami dianggap lumayan menarik sehingga dijadikan buku untuk pelajar di Indonesia. Kami bercerita semua kehidupan disni. Oh ya disni kami juga ada PERPIK Pak (Persatuan Pelajar Indonesia di Korea), itu adalah komunitas mahasiswa.

Aris Ar-rohman: Selanjutny yang lain boleh bercerita teman-teman. Ini foto launching bukunya pak, saya dengan staff KBRI dan yang baju Ungu beliau adalah Presiden PERPIKA. Ayok mas Awan dan Mas Diko share pengalamannya.

Hadijaya : Mantab foto-fotonya, tapi kenapa penerbitnya UGM bukan UT ?

Aris Ar-rohman: Bukunya juga dibagikan untuk mahasiswa UT Korea pak. Kenapa UGM ? …. karena UT belum menfasilitasi mahasiswa pak, khususnya di Korea.

Hadijaya : Oh… tapi sekarang sudah ada UT UPBJJ Internasional yang mungkin bisa memfasilitasi kegiatan Mahasiswa di luar negeri.

Aris Ar-rohman: Mungkin aksesnya yang belum kita ketahui lebih dalam pak… ya mudah-mudahan nantinya akan diketahui juga

Hadijaya : Apa saja tujuan penulisan buku tersebut bagi khalayak di Korea ?

Aris Ar-rohman: Bisa dibilang tujuan awalnya memang untuk orang-orang Indonesia yang berada di Korea. Tetapi kita juga mendonasikan bukunya untuk pelajar juga yang ada di Indonesia. Karena yang mensupport kami adalah orang Korea yang dulu pernah belajar bahasa Indonesia di UGM pak.

ariskorean5d

Tim Editor, Penerbit dan Alamatnya

ariskorean5Hadijaya : Oh…begitu, lalu secara garis besar isi buku tersebut tentang apa saja sih ?

Aris Ar-rohman: Iya seperti itu pak, secara garis besar buku itu adalah perjuangan teman-teman yang study di Korea, bagaimana dia bisa sampai di Korea dan apa tujuannya dan dengan cara apa bisa kuliah gratis di Korea itu untuk yang lagi master. Kalau untuk mahasiswa UT Korea lebih kepada aktifitas yang dia lakukan. Seperti yang kita ketahui kalau di Korea itu kerja hampir semuanya 12 jam dan bagaimana dia bisa mensiasati belajar di UT Korea dan pengalaman bekerja di Korea. Kehidupan-kehidupan di Korea. Karena buku ini saya kira bisa meningkatkan wawasan pelajar di Indonesia meskipun dengan segala keterbatasan tapi kita mampu pak. Secara garis besarnya ya seperti itu.

Hadijaya : Oh… kerja 12 jam, kalau di Indonesia kerja hanya 8 jam.

Aris Ar-rohman: Itu rata-rata di Korea semua kerja 12 jam bahkan bisa lebih, karena budaya Korea adalah kerja keras dan serba cepat. Insya Allah perjuangan kami tidak sia-sia pak.

Hadijaya : amien…. Mantap sekali kalian ni, terimakasih sudah bersedia berbincang-bincang dengan kami selaku Pengurus IKAUT Pusat, semoga bermanfaat bagi kita semua khususnya para mahasiswa UT dimana saja berada. Baiklah kita akhiri dulu bincang-bincang ini, …. sukses untuk kalian semua !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *