Bakti Sosial IKA-UT Surabaya Untuk Bencana Alam Gunung Kelud

pageO

Laporan Drs. Fatchur Rachman MS
Sekretaris IKA-UT Wilayah Surabaya

Peristiwa meletusnya Gunung Kelud pada tanggal 14 Februari 2014, menyebabkan begitu banyak kerusakan di daerah sekitar. Daerah Kediri, Malang, Blitar dan sekitarnya merasakan dampak yang luar biasa bahkan sampai daerah Jawa Barat. Hujan abu beserta pasir dan kerikil menyebabkan banyak rumah warga yang rusak. Kawasan pemukiman yang berjarak 10 Km dari puncak gunung Kelud dinyatakan awas atau tertutup, para penduduk pun dihimbau untuk mengungsi ke tempat-tempat yang lebih aman.

Peristiwa meletusnya gunung Kelud ini menggerakkan hati para pengurus Ikatan Alumni Universitas Terbuka (IKA-UT) Pusat dan Wilayah Surabaya untuk mengadakan bakti sosial. Kegiatan ini pun disambut baik oleh anggota IKA-UT Wilayah Surabaya beserta mahasiswa, sampai dengan hari minggu tanggal 23 Februari 2014 bantuan yang terkumpul selain berupa barang juga berupa uang lebih dari Rp. 10 juta.

Bapak Drs. Fatchur Rachman MS selaku Sekretaris IKA-UT Wilayah Surabaya ditunjuk sebagai koordinator dan pelaksana penyaluran bantuan tersebut ke daerah yang membutuhkan. Beserta para pengurus IKA-UT wilayah Surabaya, Beliau menyiapkan bantuan berupa sembako seperti beras, gula, mie instan, air mineral, kopi dan susu untuk anak-anak. Selain itu bantuan juga berupa obat-obatan, pakaian dewasa dan anak-anak, perlengkapan mandi dan mencuci, celana dalam dewasa dan anak-anak, jarit, mukenah, jilbab, handuk, pembalut wanita, popok bayi dan sandal japit. Menyadari bahwa di pengungsian juga banyak anak-anak, maka pengurus berinisiatif memberikan 100 bingkisan untuk anak-anak yang masing-masing terdiri dari buku mewarna, buku cerita, pensil warna, mainan, susu dan snack (gambar 1 dan 2).

Pada hari minggu tanggal 23 Februari 2014 rombongan berangkat dari Surabaya pukul 08.00 WIB menuju Kediri (gambar 3). Dalam perjalanan rombongan berkoordinasi dengan Posko Bencana Kelud di Simpang Lima Gumul (SLG) Kediri, dari petugas posko tersebut di dapatkan informasi bahwa para pengungsi di sekitar Kediri sudah kembali ke rumah masing-masing karena sudah dinyatakan aman & bantuan juga sudah banyak diterima.

Kemudian rombongan disarankan ke Posko Kelud di Pasar Ngantang-Pujon daerah Kabupaten Malang karena daerah tersebut masih memerlukan banyak bantuan maka rombongan IKAUT pun menuju ke daerah tersebut.
Selama perjalanan banyak terlihat rumah-rumah yang atapnya roboh dan sepanjang jalan terdapat gundukan-gundukan pasir (gambar 4).
Tampak terlihat pula banyak sukarelawan beserta tentara dan polisi membersihkan jalan-jalan supaya mudah dilalui oleh kendaraan. Sesampai di Posko tersebut rombongan disarankan ke posko yang terdekat dengan tempat pengungsian yaitu di area wisata Bendungan Selorejo. Para pengungsi sementara ini berada di cottage atau hotel di dalam area wisata tersebut. Posko ini merupakan posko terdekat dengan daerah yang terkena bencana, sehingga masih tampak larangan memasuki area tersebut (gambar 5).

Rombongan sampai di daerah wisata Bendungan Selorejo pukul 12.30 WIB, sesampainya disana rombongan juga bertemu dengan artis Dorce Gamala beserta rombogannya dari Jakarta. Di posko tersebut bantuan berupa sembako oleh Bapak Drs. Fatchur Rachman MS beserta dengan perwakilan pengurus IKA-UT wilayah Surabaya diserahkan kepada Bapak H.Umar Said selaku koordinator posko penampungan bantuan (gambar 6-12).

Bantuan tersebut akan di salurkan langsung kepada para pengungsi yang daerahnya masih terisolasi karena akses jalan seperti jembatan telah putus terkena aliran lahar dingin. “Terima kasih Kami ucapkan kepada seluruh pengurus IKA-UT Pusat dan wilayah Surabaya atas bantuan yang telah diberikan, insyaAllah amanah ini akan langsung kami salurkan kepada warga”, demikian ungkapan terima kasih Bapak H.Umar Said.
Selain itu bantuan berupa 100 bingkisan untuk anak-anak dan susu diserahkan oleh Bapak Drs. Fatchur Rachman MS beserta dengan perwakilan pengurus IKA-UT wilayah Surabaya kepada Ibu Hj. Umi Kulsum selaku kepala sekolah PAUD dan TK di desa Pandansari serta Bapak H.Drs Nanang selaku kepala sekolah SDN di desa Pandansari. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih sekali kepada seluruh donatur karena di saat bencana seperti anak-anak masih mendapatkan perhatian, terima kasih atas bingkisan yang telah diberikan”, tutur Ibu Hj. Umi Kulsum. Begitu juga dengan Bapak H.Drs Nanang “semoga segala amal donatur di balas oleh Allah SWT” (gambar 13-15).
Setelah menyerahkan seluruh bantuan, pukul 15.00 WIB rombongan berpamitan dan bergegas kembali ke Surabaya diiringi cuaca mendung menandakan akan turun hujan. Demikian kisah perjalanan rombongan perwakilan pengurus Ikatan Alumni Universitas Terbuka (IKA-UT) Wilayah Surabaya menuju ke posko bencana gunung kelud.

2 Responses to Bakti Sosial IKA-UT Surabaya Untuk Bencana Alam Gunung Kelud

  1. khayatun says:

    selamat dan sukses untk IKA-UT Wilayah Surabaya…

  2. wiji says:

    Bisa menjadi tauladan Mahasiswa dan Alumni UT seluruh Indonesia. terimakasih Wiji anto Sekretaris IKA UT Wilayah Semarang HP 081575418701

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *