Aplikasi Teknik Forging Di Bengkel Pande Besi

Pada masa kanak-kanak (SD) dulu saya sering bermain dengan Anto anak pak Yono mantri RS Jiwa Palembang. Keluarga mereka pernah memelihara sapi menggala yang berbadan besar dan tinggi. Penggembala sapinya adalah kang Slamet, adik ipar pak Yono. Tapi entah mengapa budi daya sapi menggala itu akhirnya mereka hentikan di tahun 1965. Kandang sapi yang kosong itu kemudian dibersihkan kang Slamet lalu mereka jadikan bengkel pande besi yaitu tempat pengolahan pelat dan potongan besi baja menjadi berbagai produk peralatan pertanian seperti pacul, pisau, golok, parang, arit, sekop, garpu tanah dan sebagainya.

Di bengkel pande besi itu terdapat satu unit dapur pembakaran konvensional (Furnace) yang menggunakan bahan bakar arang kayu dan batu bara. Dapur tersebut dilengkapi pula dengan alat “ubub” yaitu semacam sistem aerasi untuk meniup bara api dengan udara agar panasnya meningkat. Tersedia pula dua buah anvil besar dan kecil untuk landasan penumbuk logam membara yang akan dipipihkan. Satu buah potongan drum berisi air yang diletakkan dekat anvil fungsinya sebagai sarana quenching atau pendingin cepat. Ada pula beberapa palu godam dan palu kecil, penjepit serta kampak pemotong logam panas.

Kang Slamet sebagai kepala bengkel itu menguasai teknik forging atau penempaan besi, dia dibantu pak Soman sebagai teknisi.

forg1

Anto dan saya sering menyaksikan kesibukan mereka dalam membuat berbagai produk seperti arit, pisau, parang, linggis, cangkul dan sebagainya. Ketika bengkel pande besi itu tengah sibuk beroperasi, terdengar suara yang agak bising. Bunyi benturan benda-benda logam yaitu besi merah membara dipukul diatas anvil dengan palu godam. “Tang… ting … tang… ting !” mulai terdengar setiap pagi disaat saya selesai sarapan. Terkadang suara tersebut sengaja mereka buat main-main sehingga mirip dentingan musik. Saya tersenyum ketika mendengarnya dan merasa terpanggil untuk terus menyaksikan mereka bekerja, oleh sebab itu saya segera membasuh tangan mengakhiri sarapan pagi dan langsung berlari menuju bengkel pande besi yang berada beberapa meter dibelakang rumah kami.

forg6
https://youtu.be/-wStkQrmDU0

Disana saya berjumpa dengan para pekerja dan juga Anto. Teman sepermainanku itu ikut-ikutan mengubub dapur pembakaran baja agar batu bara tetap menyala. Diantara bara yang merah itu terselip sebilah logam baja bekas per mobil, agaknya akan mereka jadikan garpu tanah.

Anto menyapa saya : “ayo duduk sini !” katanya sambil mempersilahkan saya naik kebagian atas tempat pemompaan udara. Tempat pemompaan tersebut datar seperti meja yang tingginya satu setengah meter dari lantai tanah bengkel mereka. Relatif aman buat anak-anak seperti kami bila ingin melihat langsung dari dekat proses pembuatan garpu tanah. Sambil terus menarik-turunkan dua tuas mirip pompa sepeda raksasa itu, Anto mempersilahkan saya menikmati goreng pisang dan kopi-kopi yang tersedia disitu. Saya mengucapkan terimakasih sambil mengambil alih satu tuas pompa untuk membantu dia mengubub. Ikut-ikutan kerja pande besi menurutku lebih mengasyikkan ketimbang menyantap pisang goreng, lagi pula saya baru saja selesai sarapan pagi.

forg4

forg5“Bagus… bagus le… silahkan latihan kerja pande besi yo le !” kata kang Slamet sambil menyeka dahinya yang berkeringat. Kami berdua terus mengubub sehingga banyak pasokan udara yang masuk ruang pembakaran dan membuat plat baja itu makin merah membara. Tak lama kemudian kang Slamet menjulurkan alat mirip tang panjang lalu menjepit benda kerja dan memindahkannya diatas anvil. Kang Slamet bermaksud memotong per mobil yang telah cukup lunak terkena panas tinggi. Pak Soman meletakkan kampak pembelah ditengah-tengah benda kerja lalu mereka berdua memukulnya berkali-kali dengan palu godam hingga pelat per mobil itu terpotong menjadi dua bagian.

forg3Potongan pelat per itu ditaruh lagi diatas bara dan dipanggang selama hampir setengah jam untuk kemudian masing-masing ditumbuk berulangkali diatas anvil hingga memiliki bentuk garpu tanah. Dalam proses penumbukan baja membara atau forging seringkali terdapat serpihan-serpihan kecil bara logam yang mencelat dan mengenai tubuh mereka, namun hal itu seakan tak dirasakan.

Terkadang benda kerja itu mereka celupkan dalam air (quenching) guna meningkatkan kekerasan, terdengar suara seperti air mendidih dan keluar steam cukup banyak saat baja membara itu menyentuh permukaan air. Didasar drum air pendingin banyak terdapat serpihan yang mereka istilahkan sebagai “tae besi” atau kotoran besi. Secara ilmiah dapat kita pahami bahwa yang dimaksudkan adalah terak, yaitu oksida logam yang tak dapat dilebur lagi. Quenching atau celup cepat hanya meningkatkan sedikit kekerasan pada permukaan baja. Ketahanan dan kekerasan baja pada bagian permukaan yang tajam secara khusus dapat ditingkatkan melalui metode coating atau pelapisan dengan suatu pasta dari senyawa boron karbida (B4C) selanjutnya dipanggang dalam dapur pembakaran pada suhu tinggi. Produk pisau yang dihasilkan akan memiliki kekuatan dan ketajaman yang sangat baik. Kegiatan usaha pande besi banyak ditemukan diberbagai daerah namun untuk proses aerasi hingga saat ini sudah mulai dimodifikasi yaitu dengan menggunakan blower, selain itu juga cara penempaan sudah menggunakan mesin sehingga dapat menghemat tenaga.

forg2

Bengkel pande besi itu hanya bertahan kurang dari setahun lalu tamat riwayatnya setelah pak Yono sang mantri memboyong semua keluarganya termasuk juga kang Slamet untuk mutasi ke sebuah rumah sakit di Lampung.

Suara dentingan palu godam dan anvil dari bengkel pande besi itu sempat menyisakan pengetahuan dasar yang akhirnya berguna bagiku terutama dalam pengembangan material struktur di Pusat Teknologi Bahan Bakar Nuklir Serpong BANTEN.[Gway]

furd

Note :
Bidang Pengembangan Teknologi IKAUT Pusat juga melayani konsultasi usaha :
1. Pengujian material (logam dan non logam)
2. Konsultasi Peleburan Aluminum foil
3. Pelatihan Teknologi Tepatguna
4. Pelatihan Karya Ilmiah Remaja

Hubungi kami di HP : 08128727937;
Silahkan gabung di face book : Kusuka Iptek.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *