Galeri Foto Rakernas IKA-UT 2015

Laporan Hasil Rakernas IKA-UT 2015


LOGO IKA FORMAL

 

  

LAPORAN HASIL RAPAT KERJA NASIONAL

IKATAN ALUMNI UNIVERSITAS TERBUKA

(RAKERNAS IKA-UT)

Pondok Cabe, 20-22 November 2015

 

 

 

TEMA :

“IKATAN ALUMNI UNIVERSITAS TERBUKA  BERSINERGI

DAN MEMPERKUAT JARINGAN UNTUK MENDUKUNG

UNIVERSITAS TERBUKA  MEMBANGUN PAGAR BANGSA”

 

 

 

 

PENDAHULUAN

 

1.1. MAKSUD DAN TUJUAN

Maksud dan tujuan diselenggarakannya Rakernas IKA-UT ini adalah :

  1. Membahas perubahan AD/ART IKA-UT yaitu :
  • Pembentukan IKA-UT Wilayah Luar Negeri
  • Organisasi
  • Sumber dana IKA-UT
  1. Penyampaian Sistem Pelaporan Kegiatan dan pelaporan keuangan IKA-UT Wilayah
  2. Program Beasiswa IKA-UT.

 

1.2. PENYELENGGARA

Rakernas IKA-UT Tahun 2015 ini diselenggarakan berdasarkan Surat Keputusan No: 17/A-1/PP-KEP/2015 TENTANG PENYELENGGARAAN RAKERNAS IKA-UT TAHUN 2015. Penyelenggara Rakernas IKA-UT Tahun 2015 adalah Pengurus Pusat IKA-UT. Dalam hal ini adalah Panitia Penyelenggara Rakernas IKA-UT Tahun 2015 yang dibentuk berdasarkan Surat Keputusan No.13/A-1/PP-KEP/2015 TENTANG SUSUNAN PANITIA RAPAT KERJA NASIONAL IKA-UT TAHUN 2015 MASA BHAKTI TAHUN 2014-2019.

1.3. WAKTU DAN TEMPAT

Penyelenggaraan Rakernas IKA-UT dilaksanakan pada :

Hari/Tanggal                    : Jum’at – Minggu, 20-22 November 2015

Waktu                              :

Jum’at, 20 November            : Jam 16.30 – 21.30 WIB

Sabtu, 21 November                : Jam 06.00 – 22.00 WIB

Minggu, 22 November          : Kepulangan Peserta

Tempat                             : Gedung Serbaguna Universitas Terbuka, Pondok Cabe

 

 

Laporan Pelaksanaan Rakernas IKA-UT  Tahun 2015

 

Rapat Kerja Nasional Ikatan Alumni Universitas Terbuka Tahun 2015 dibuka pada hari Jumat tanggal 20 November 2015 oleh Rektor Universitas Terbuka, Prof. Ir. Tian Belawati, M.Ed., Ph.D di Gedung Serbaguna Universitas Terbuka, Pondok Cabe, Tangerang Selatan. Rakernas IKA-UT ini dihadiri oleh 60 peserta dari perwakilan 30 wilayah di seluruh Indonesia. Perwakilan wilayah yang tidak hadir adalah IKA-UT Wilayah Ambon, Sorong, Ternate, Bengkulu, Aceh, Jogja, dan Palangkaraya.

Pembukaan Rakernas IKA-UT tahun 2015 ini selain dihadiri oleh perwakilan dari IKA-UT wilayah juga dihadiri oleh Kepala UPBJJ Jakarta, Serang, Banten, Bandung, dan Bogor serta jajaran dari Universitas Terbuka.

Acara pembukaan Rakernas IKA-UT tahun 2015 diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipimpin oleh Bapak Ir. Goklas Siahaan, MM dan kemudian dibuka oleh Rektor Universitas Terbuka. Selanjutnya disampaikan sambutan dari Ketua Panitia Rakernas   IKA-UT,  Ibu Sri Sumiati, SE., MM. dan dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Umum  IKA-UT, Ibu Linda Agum Gumelar, S.IP.

Dalam sambutannya Ketua Umum IKA UT,  Linda Agum Gumelar, S.IP, menyatakan bahwa IKA – UT mendukung tema Dies Natalis UT  ke-31,  yaitu membangun pagar bangsa, sehingga memilih tema rakernas IKA-UT yang selaras, yaitu “IKA-UT BERSINERGI DAN MEMPERKUAT JARINGAN UNTUK MENDUKUNG UNIVERSITAS TERBUKA MEMBANGUN PAGAR BANGSA.” Disampaikan pula bahwa perubahan AD/ART IKA-UT diperlukan karena ada kebutuhan organisasi yang belum diatur dalam AD/ART hasil munas tahun 2014 yaitu seperti pembentukan kepengurusan IKA-UT Luar Negeri mengacu pada SK Rektor No. 458 tahun 2014 tentang pembentukan UPBJJ UT Luar Negeri serta program beasiswa dari IKA-UT untuk mahasiswa UT yang membutuhkan, perlu segera disepakati dan ditindak lanjuti.

Perubahan hanya dilakukan pada hal-hal yang sangat penting. Ketua Umum juga berharap alumni UT dapat berkontribusi secara konkrit tidak hanya bagi Alumni UT dan masyarakat sekitarnya tetapi juga bagi bangsa. Alumni UT mempunyai potensi yg besar jika mau bekerja bersama-sama untuk berperan aktif berkonsentrasi bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.

Rektor UT, Ibu Prof. Ir. Tian Belawati, M.Ed., Ph.D, dalam sambutannya menyampaikan beberapa arahan dan harapannya. Ibu Rektor menyatakan bahwa telah menginstruksikan dengan jelas bahwa UPBJJ harus bekerjasama dengan IKA UT. Beliau berharap IKA-UT dapat menjadi  partner strategi dalam membangun pagar bangsa, partner strategi dalam menggali dana untuk beasiswa, partner strategi untuk mengupdate guru-guru, serta partner strategi untuk mensosialisasikan UT dan membawa nama baik UT. Rektor mengusulkan agar IKA-UT membangun keakraban dengan cara mengadakan reuni per wilayah, membuat newsletter untuk update berita-berita, serta menyiapkan pengurus IKA-UT untuk menjadi Tutor mahasiswa UT.

Pada hari kedua, Sabtu 21 November 2015 merupakan Sidang Pleno Rakernas IKA-UT. Sidang Paripurna dibuka oleh ketua umum IKA-UT dengan materi :

  1. Pembacaan tata tertib Rakernas
  2. Pembentukan dan Pengesahan tim perumus yang terdiri dari :

1).  Ketua                : Titien Pamudji, S.IP ( Wakil Sekretaris Jenderal IKA – UT )

2).  Sekretaris         : Muhammad Firmansyah, S.Sos ( Sekretaris IKA – UT )

3).  Anggota            : Zulkifli Utama,  SE ( Ketua IKA – UT Medan )

4).  Anggota            : DR. Hidayatullah  ( Ketua IKA – UT Banjarmasin )

5).  Anggota            : Joko Prihartono ( Sekretaris IKA – UT Kupang )

 

Sidang Paripurna dipimpin oleh Ketua Umum IKA-UT didampingi Sekjen IKA-UT, Ketua I, Ketua II, dan Ketua III selaku pimpinan sidang.

Mengawali sidang pleno, Pembantu Rektor III dan Kepala UPBJJ Layanan Luar Negeri memberikan paparan singkat.

Dalam paparannya Purek III, Bapak Dr. Aminudin Zuhairi, M.Ed., menjelaskan tentang kebijakan UT tentang kerja sama UPBJJ dengan IKA UT wilayah. disampaikan bahwa IKA UT Wilayah harus  membangun komunikasi dan koordinasi aktif dengan UPBJJ UT serta menggalang kerja sama dan kemitraan dengan mitra dan pemangku kepentingan untuk meningkatkan peran IKA-UT. Beliau juga mendorong agar bersama-sama berupaya meningkatkan budaya belajar sepanjang hayat dan menjadikan UT sebagai pagar bangsa. diharapkan IKA-UT dapat berpartisipasi aktif mendukung kegiatan UT dalam bentuk :

  1. Sumbangan dana beasiswa, bantuan pendidikan maupun fasilitas untuk kemajuan UT dan mahasiswa UT;
  2. Ikut terlibat dalam kegiatan akademik dan non-akademik dengan menjadi tutor, panitia dan sebagainya;
  3. Mengembangkan jejaring dan sosialisasi program UT;
  4. Penyediaan sarana dan prasarana tutorial, praktik/praktikum, dan ujian;
  5. Mediasi untuk memperoleh dana beasiswa/bantuan pendidikan dari sumber CSR maupun program magang mahasiswa; serta penghimpunan alumni pada kegiatan UPI.

 

Kepala UPBJJ Layanan Luar Negeri, Bapak Dr. Maximus Gorky Sembiring, M.Sc,

memberikan paparan terkait proses pembentukan IKA-UT Wilayah Luar Negeri. Dikatakan  bahwa IKA-UT Luar Negeri harus diusahakan untuk dibentuk meskipun. Jumlah mahasiswa UT diluar negeri saat ini dan yang nantinya berpotensi menjadi anggota IKA UT berjumlah sekitar lebih dari seribu delapan ratus orang tersebar di  lebih dari 15 negara di seluruh dunia. Banyak  hal yang bias dikerjakan oleh IKA-UT dengan potensi yang ada.

Setelah paparan singkat dari para narasumber, Sekjen IKA-UT, Bapak Drs. Leles Sudarmanto,MM  memberikan paparan singkat mengenai perkembangan IKA-UT. Diterangkan bahwa saat ini IKA-UT telah berpartisipasi untuk mendukung program UT yakni memberikan beasiswa perdana kepada mahasiswa di UPBJJ Manado juga berpartisipasi dalam kegiatan sosialisasi dan promosi UT. IKA-UT  juga aktif dalam kegiatan Wisuda maupun UPI serta konsolidasi antar pengurus wilayah maupun alumni di luar negeri. Dalam bidang pengabdian masyarakat, IKA UT juga turut serta dalam kegiatan bakti sosial, pemeriksaan kesehatan, IKA-UT juga sering mengadakan seminar dan pelatihan terutama di bidang teknologi. Sekjen juga menginformasikan bahwa saat ini IKA-UT sudah memiliki Rumah Alumni yang berada di Gedung BAUK Universitas Terbuka, Pondok Cabe, Tangerang Selatan.

Sidang paripurna dilanjutkan dengan Sidang Kelompok membahas rancangan perubahan AD/ART yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu :

 

Kelompok I :

Terdiri dari perwakilan wilayah Medan, Padang, Batam, Pekanbaru, Jambi, Pangkal Pinang, Palembang, Lampung, Banjarmasin, Samarinda, Manado, Gorontalo, Palu, Makassar, dan Kendari.

Ketua              : Bapak Drs. Nasrullah Syam (Ketua IKA-UT Wilayah Makassar)

Wakil Ketua    : Bapak Drs. Victor Zein (Sekretaris IKA-UT Wilayah Lampung)

Sekretaris        : Bapak Rusdiar, S.AP, M.Si (Ketua IKA-UT Wilayah Pangkal Pinang)

 

 

Kelompok II :

Terdiri dari perwakilan wilayah Jakarta, Bogor, Serang, Bandung, Purwokerto, Semarang, Surakarta, Surabaya, Malang, Jember, Denpasar, Mataram, dan Kupang.

Pada sidang paripurna ke-2 disampaikan presentasi dan tanggapan dari sidang kelompok.

Ketua              : Bapak Tri Wiyanto ( IKA – UT Jakarta )

Wakil Ketua    : Bapak Arifin ( IKA – UT Jember )

Sekretaris        : Bapak Darman ( IKA – UT Bogor )

 

 

Setelah melalui proses diskusi secara demokratis terjadi kesepakatan antara lain:

  1. Iuran anggota, disetujui tetap Rp. 10.000,- (Sepuluh Ribu Rupiah);
  2. Iuran anggota yang dikelola oleh wilayah dan cabang diatur 70% untuk wilayah dan 30% untuk cabang. Beberapa usulan lain ditampung oleh Pengurus Pusat dan menjadi bahan pertimbangan Munas yang akan datang;
  3. Kelompok I dan Kelompok II sepakat adanya perubahan AD/ART hasil Rakernas yang akan disahkan dan dipertanggungjawabkan dalam Munas mendatang;
  4. Peserta Rakernas menyepakati bahwa perubahan AD/ART hasil Rakernas dapat dijadikan pedoman berorganisasi sejak penandatanganan kesepakatan.

Penandatanganan Naskah Kesepakatan IKA UT Pusat dengan IKA UT Wilayah sebanyak 28 wilayah, yakni : Medan, Padang, Batam, Pekanbaru, Jambi, Pangkal Pinang, Palembang, Lampung, Banjarmasin, Samarinda, Manado, Gorontalo, Palu, Makassar, dan Kendari, Jakarta, Bogor, Serang, Bandung, Purwokerto, Semarang, Surakarta, Surabaya, Malang, Jember, Denpasar, Mataram, dan Kupang. Disahkan dengan Ketetapan Rakernas nomor 01 /Rakernas / 2015 Tanggal 21 November 2015 tentang kesepakatan perubahan AD dan ART Hasil Rapat Kerja Nasional IKATAN ALUMNI UT Tahun 2015 ( Terlampir ).

Naskah kesepakatan yang ditanda tangan oleh Pengurus IKA – UT Pusat dan 28 Pengurus Wilayah  menjadi lampiran Keputusan Rakernas nomor 01 / Rakernas / 2015 ( terlampir ).

Selesai penandatanganan kesepakatan, acara dilanjutkan dengan penjelasan dan sosialisasi tentang sistem pelaporan kegiatan dan pelaporan keuangan IKA UT oleh Ibu Ajeng Sundari Kusnadi, S.IKom dan Bapak Firmansyah, S.Sos. Dalam paparannya, Bapak Firmansyah, S.Sos menjelaskan bahwa pengurus wilayah wajib membuat laporan keuangan tahunan untuk dilaporkan kepada pengurus pusat. Semua pengeluaran uang harus melalui persetujuan dari Ketua dan Bendahara, serta dilengkapi dengan bukti pendukung transaksi keuangan. Misalnya, Nota, faktur, kuitansi, dll. Pembuatan laporan (buku kas umum) di wilayah disesuaikan dengan situasi dan kemampuan tiap wilayah (bulanan, triwulan, atau semester).

Pembahasan selanjutnya adalah mengenai program Beasiswa yang dipimpin oleh Ketua Umum IKA-UT / Ketua Sidang, Ibu Linda Agum Gumelar,S.IP. disampaikan bahwa beasiswa merupakan program unggulan dari IKA-UT. IKA-UT Pusat telah melaksanakan program beasiswa bekerjasama dengan UPBJJ UT Manado melalui Pembantu  Rektor IV UT.

Program beasiswa juga telah dilakukan oleh beberapa IKA-UT Wilayah, diantaranya IKA-UT Wilayah Bogor, Makassar, Banjarmasin, dll. Uang Aktivasi Anggota antara lain dimanfaatkan untuk pemberian beasiswa di wilayah masing-masing. Program beasiswa disepakati untuk dilaksanakan oleh semua wilayah mulai bulan Juli tahun 2016.

Sebelum menutup Rapat kerja Nasional IKA-UT, Sekjen IKA-UT membacakan dan mengesahkan Ketetapan Rakernas-IKA UT Nomor : 02 / Rakernas / 2015 Tanggal 21 November 2015 tentang Hasil Rapat Kerja Nasional IKA UT tahun 2015.

Laporan tim perumus Rakernas IKA – UT Tahun 2015 dibacakan oleh Ibu Titien Pamudji, S.IP. selaku Ketua tim perumus ( terlampir ).

Sidang penutupan ditandai dengan sambutan Ketua Umum IKA – UT / Ketua Sidang dan sekaligus menutup Rapat Kerja Nasional IKA-UT Tahun 2015.

 

 

PENUTUP

  1. Perlu dilaporkan pula bahwa disela kegiatan Rakernas IKA – UT 2015 setelah senam pagi bersama pada hari Sabtu pagi tanggal 21 – November 2015, juga dilaksanakan penyerahan secara simbiolis bibit tanaman sekaligus penanaman secara simbiolis pohon gaharu, sukun, mangga dan kemiri oleh Pembantu Rektor III.

Setelah penutupan Rakernas seluruh peserta menuju kediaman Ketua Umum IKA – UT untuk acara “ Malam Keakraban “ yang dihadiri oleh seluruh peserta, Rektor Universitas Terbuka, Pembantu Rektor III – UT dan Bapak Agum Gumelar.

 

  1. Demikian laporan hasil Rakernas IKA-UT Tahun 2015 ini kami buat, dengan harapan laporan kegiatan ini dapat menjadi acuan demi perkembangan kegiatan-kegiatan serupa pada periode berikutnya. Kami mohon maaf atas segala kekurangan dan kesalahan selama pelaksanaan Rakernas, IKA – UT tahun 2015 dan terimakasih atas perhatian dan kerja sama yang baik kami diantara sesama panitia serta arahan dari Ketua Umum dan Sekjen IKA – UT.

 

 

 

 

Cara Memilih Dokter Gigi

Demi menjaga kesehatan gigi dan mulut, dianjurkan memeriksakan gig 6 bulan sekali, selambat-lambatnya 1 tahun sekali. Untuk itu, pilihlah dokter gigi sesuai dengan jenis kelainan gigi dan pilih sesuai spesialisasinya.

 

Dalam acara bertemakan ‘Memilih Dokter Gigi yang Tepat Sesuai Jenis Kelainan Gigi’, Staf Pengajar dan Kepala Divisi Konservasi Gigi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG-UI), drg. Bambang Nursasongko SpKG(K), menjelaskan, ada 8 bidang dokter gigi spesialis, yang harus Anda ketahui.

 

1. Pedodontist, Sp.KGA (Spesialis Kedokteran Gigi Anak)

Pedodontis akan melakukan pencegahan dan perawatan semua kelainan dan penyakit pada gigi dan mulut anak secara komprehensif, baik anak yang normal, maupun anak dengan kebutuhan khusus.

 

2. Orthodontist, Sp.Ort (Ahli Meratakan Gigi)

Untuk Anda yang ingin meratakan gigi, datang dan periksakan keadaan gigi pada Anda pada dokter yang bergelar Sp. Ort.

Karena, dokter tersebut akan memberikan perawatan konvensional dan radikal pada maloklusi ringan sampai yang berat.

 

3. Endodontis, Sp.KG (Spesialis Konservasi Gigi)

Untuk perawatan secara estetika, datanglah kepada dokter spesialis konservasi. Pada saat Anda datang, dokter akan memberikan pencegahan dan penanggulangan karies, restorasi, kosmetik gigi, perawatan endodontik konvensional, dan bedah.

 

4. Periodontist, Sp.Perio (Spesialis Periodonsi/ Ahli Jaringan Penyangga Gigi)

Dokter gigi spesialis ini akan melakukan perawatan penyakit, atau kelainan gusi dan jaringan penyangga pada gigi.

 

5. Oral Surgeon, Sp.BM (Spesialis Bedah Mulut)

Ingin mencabut gigi atau operasi sumbing? Segeralah periksakan kepada dokter spesialis bedah mulut.

Karena tugas pembedahan seperti ini, hanya dokter bergelar Sp.BM mampu melakukannya.

 

6. Prosthodontist, Sp.Prost (Spesialis Prosthodonsi/Ahli Gigi Turunan)

Penggantian gigi yang hilang dengan membuat gigi tiruan, dan perawatan sendi, hanya mampu dilakukan oleh dokter ini, bukan yang lain.

 

7. Oral Medicine, Sp.PM (Spesialis Penyakit Mulut)

Perawatan penyakit mulut karena bakteri dan jamur, halitosis, dan perawatan sendi dan rahang.

 

Dengan memahami harus ke mana merawat gigi, Bambang berharap masyarakat lebih paham dan mengerti perbedaan masing-masing dokter sehingga permasalahan bisa ditangani dengan baik.

 

Sumber klik di sini

 

Mengenal Ketua Pokjar Blitar Raya

aniek

Hari Minggu, 22 Nopember 2015 merupakan hari terakhir dari kegiatan Rakernas Ikatan Alumni Universitas Terbuka di Kawasan Perkantoran UT Pondok Cabe Tangerang Banten. Sesuai rencana bahwa pada hari Minggu itu, usai sarapan pagi dilanjutkan acara rekreasi ke Taman Balai Kota DKI. Namun rupanya sebagian peserta Rakernas mulai berkemas untuk kembali ke kampung halaman masing-masing. Jadi hanya sekitar 13 orang saja yang bersedia ikut rekreasi. Panitia menyiapkan 2 mobil dan berangkatlah mereka menuju Balai Kota Jakarta.

muaw2Sementara itu saya dan dua orang teman Pengurus IKAUT Pusat tidak ikut rekreasi karena akan meninjau kegiatan registrasi alumni baru di Gedung BAAPM. Memang di bulan November 2015 sedemikian padatnya kesibukan di Kawasan Perkantoran UT Pondok Cabe, disamping kegiatan Rakernas IKAUT dilaksanakan pula 2 kali acara wisuda yang jaraknya hanya selang 2 minggu.
FB_IMG_1448472745843

Acara rekreasi ke Balai Kota tersebut selesai jam 2 siang, dan rombongan kembali ke Wisma 2. Saya menyapa seorang diantara mereka yang baru turun dari kendaraan : “sudah selesai rekreasinya bu, … berkesan sekali tentunya ya ?
“Oh iya pak Hadi dan yang paling berkesan bagi saya adalah betapa lincahnya bu Hera (Herawati Sampurno, SE Panitia Rakernas) mengendalikan kemudi sedan yang saya tumpangi.” Begitu jawab bu Muawanah, SPd (nama panggilannya : bu Aniek) seorang utusan rakernas dari IKAUT Wilayah Malang yang notabene juga sebagai Ketua Pokjar Amanah Blitar Raya. Wawancarapun dimulai setelah beliau menyatakan kesediaannya.
aniek
12249684_496673880510765_5346599652152775550_n

Hadijaya : “Tolong ceritakan bagaimana awal mula bu Aniek mengenal UT ?”

Aniek Muawanah : “Dulu tahun 1998 saya bertugas sebagai guru setingkat sekolah dasar di sebuah Madrasah di wilayah Blitar. Sebetulnya saat itu saya sudah menyandang gelar sarjana dari perguruan tinggi non UT dan telah mengabdi selama 8 tahun. Permasalahannya adalah muncul aturan baru bahwa tenaga pengajar SD harus memiliki ijazah PGSD. Saya dan rekan-rekan senasib dan sepenanggungan mulai resah dan gelisah karena sebagai guru Madrasah yang belum memiliki ijazah PGSD.
Ditengah kebingungan itu bangkit keinginan untuk kuliah lagi supaya bisa memiliki ijazah PGSD, tapi gelap mau kuliah dimana ?, kuliah yang memungkinkan kami bisa tetap eksis mengajar tanpa terganggu oleh kegiatan perkuliahan… dimana itu ?
Pucuk dicinta ulam tiba, demikian pepatah mengatakan, suatu ketika di tahun 1998 saya beranjangsana ke kota Kediri secara tak sengaja saya melintas didepan Kantor Perwakilan Universitas Terbuka. Kantor tersebut merupakan Kantor Perwakilan UPBJJ Malang, “nah inikah dia kampus yang kucari selama ini ?” gumamku dalam hati. Sayapun seakan tersedot magnet dan segera menghampiri kantor tersebut untuk mencari jawabnya. Ternyata benar bahwa saya memungkinkan untuk bisa kuliah program studi PGSD disitu.
Tak membuang waktu lama, maka sayapun secepatnya mengumpulkan kawan-kawan guru yang senasib sepenanggungan yang berdomisili di wilayah Blitar untuk mendaftarkan diri menjadi mahasiswa FKIP PGSD Universitas Terbuka.

blitar6Sebetulnya ada peluang bahwa para guru negeri yang telah memiliki masa kerja lebih dari lima tahun, perkuliahannya bisa dibiayai melalui proyek Pemerintah namun kemudahan tersebut tak berhasil kami peroleh dikarenakan masih kentalnya nepotisme saat itu. Oleh sebab demikian saya dan 32 rekan sesama guru berhimpun dalam suatu grup D2 PGSD Swadana (Biaya Sendiri) bahkan grup tersebut menjadi nama Kelompok Belajar (Pokjar) pertama yang saya dan rekan-rekan dirikan untuk mengelola kegiatan belajar bersama di Blitar. Dari jumlah tersebut 10 orang putus kuliah dengan alasan tak mampu mengikuti pembelajaran dan tak mampu dalam hal biaya sehingga tersisa 22 orang. Dari jumlah 22 orang yang mahasiswa aktif alhamdulillah ada 12 orang yang lulus tepat waktu termasuk saya. Kami mendapat undangan wisuda di Pondok Cabe pada tanggal 3 Juli 2001 dan diwisuda dengan gelar A.Ma.Pd secara penuh hidmat oleh Rektor UT saat itu Bapak Professor M. Atwi Suparman. Demikian terkesan dihati saya karena hari wisuda itu kebetulan pula bertepatan dengan hari ulang tahun saya yang ke 30. Jadi saya masuk UT : Tahun 1998 Program Studi D2 PGSD setelah lulus tahun 2001 lalu melanjutkan lagi ke S1 pada tahun 2008 dan diwisuda lagi pada tahun 2010 begitu pak Hadi.”
muaw3
Hadijaya : “Wah saya jadi terharu dengan cerita ini bu. Apakah perolehan gelar A.Ma.Pd itu melancarkan usaha ibu untuk menjadi seorang guru PNS ?”

Aniek Muawanah : “Saat itu tahun 2002 saya dan 12 orang rekan lainnya sudah berusaha mengikuti test CPNS, test Guru Kontrak Daerah dan test Guru Bantu Pusat baik di Departemen Pendidikan maupun di Departemen Agama Kabupaten Blitar namun mengalami kendala. Walaupun sudah kami jelaskan bahwa ijazah D2 dan Akta-4 di UT itu sudah menjadi satu kesatuan. Akhirnya setelah tahun 2003 kami semua mengikuti test ulang dan berhasil direkrut sebagai CPNS Guru Bantu Pusat. Itulah perjuangan yang sudah kami jalankan dengan ijazah A.Ma.Pd dari UT. Nah ijazah dari UT tersebut ternyata bisa kami gunakan untuk kenaikan tingkat atau penyesuaian ijazah sehingga bagi kami para guru yang sukwan (sukarelawan) atau tenaga pengajar yang diperbantukan di swasta sudah masuk katagori “linier”, demikian pak Hadi.”

Hadijaya : “Tolong ibu jelaskan bagaimana pengalaman dalam mengelola Pokjar Blitar Raya selama ini ?”

Aniek Muawanah : “Pada mulanya Pokjar yang saya kelola bernama Pokjar Srengat, karena nama Srengat adalah nama Desa dimana saya dan rekan-rekan berdomisili. Setelah kami sukses diterima sebagai CPNS, banyak masyarakat dari kalangan guru yang mendaftarkan diri sebagai mahasiswa UT. Mereka mengusulkan pergantian nama Pokjar Srengat menjadi Pokjar Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar. Lalu seiring dengan perjalanan waktu perubahan nama terjadi lagi hingga saat ini namanya menjadi Pokjar Amanah Blitar Raya. Pokjar tersebut berbadan hokum dan terdaftar di Kantor Pengadilan Negeri Blitar.

blitar8Melalui pokjar tersebut kami selenggarakan tutorial tatap muka baik untuk Program Pendas maupun Non Pendas secara intensif sehingga para mahasiswa terbantu dalam mengatasi kesulitan belajar. Dari pokjar Amanah Blitar Raya hingga saat ini telah lahir kurang lebih 4 ribu Sarjana. Alhamdulillah hingga saat ini pokjar Amanah masih dipercaya masyarakat dalam membantu suksesnya penyelenggaraan kegiatan kuliah di Universitas Terbuka. Pada event wisuda bulan November 2015 di Pondok Cabe terkirim sebanyak 17 mahasiswa dari pokjar kami. Kehadiran saya di Pondok Cabe selain mengikuti acara Rakernas juga sambil mengawal para calon alumni UT dari Blitar.”
blitar1Hadijaya : “Disamping sebagai guru seni di Madrasah dan sebagai Pengelola Pokjar Amanah Blitar Raya, apakah jabatan yang ibu pegang di organisasi IKAUT Wilayah Malang ?”

Aniek Muawanah :
“Di Kepengurusan IKAUT Wilayah Malang saya menjabat sebagai Bendahara. Saya dan rekan-rekan pengurus lainnya aktif melakukan kegiatan sosialisasi dan promosi (Sosprom). Kamipun bergabung dalam mengelola program “Gerakan Sarjana Mandiri (GSM)” guna membantu anak-anak Kudran-4 (anak-anak kurang mampu) yang kami arahkan agar bisa kuliah di UT. Pada mulanya anak-anak itu kami approach untuk bekerja pada perusahaan masing-masing pengurus GSM agar mereka memiliki penghasilan tetap. Misalnya dipekerjakan di event organizer, ada yang di Yayasan Pendidikan Al Mukminin ada yang di usaha kuliner dan sebagainya sehingga mereka bisa kuliah di UT. Sampai saat ini jumlah mahasiswa berlatar belakang Kudran-4 itu yang mengikuti program GSM dari Wilayah Blitar dan Kediri mencapai 53 orang dan sedang dalam masa kuliah semester 3.
Saya juga sebagai Ketua Sanggar Seni Kreasi Baru di Blitar. Dalam upaya pelestarian budaya bangsa, dibawah binaan STKSI ( Sanggar Seni Kembang Sore) saya mendirikan Sanggar Seni Amanah, yang rutin tiap hari Jumat melaksanakan latihan tari.
blitar5Sebagai apresiasi kami kepada segenap mahasiswa yang turut serta dalam kegiatan ini, kami bekerja sama dengan sanggar tari kembang sore untuk melaksanakan diklat dan uji kompetensi tari, yang mana dalam kegiatan tersebut para peserta mendapatkan sertifikat setelah lolos dalam uji kompetensi tersebut.
Hasil dari kegiatan ini, selain sebagai upaya pelestarian budaya, kelak mahasiswa dapat mengembangkan kompetensi yang dimilikinya melalui sanggar tari pribadi. Kegiatan ini kami laksanakan mulai tahun 2012 sampai dengan sekarang, dengan jumlah peserta sebanyak lima puluh orang peserta (data bulan nopember 2015).
blitar2Guna meningkatan kualitas Sumber Daya Manusia, yang tidak hanya pintar dalam pengetahuan tetapi juga dalam penerapan ilmunya , maka perlu adanya sebuah kegiatan sebagai penyeimbang pengetahuannya. Kegiatan seni merupakan salah satu alterantif kami dalam mewujudkan hal tersebut. Dalam hal ini kami menitik beratkan dalam kegiatan Seni Musik. Usaha ini kami bentuk dan diperuntukkan bagi segenap mahasiswa Universita Terbuka serta segenap alumni naungan POKJAR Blitar Raya. Maka dari itu, untuk menampung kreativitas mereka, pada tahun 2004 saya mendirikan Grup Musik “ Harmoni” yang didalam manager kami berisikan para mahasiswa dan alumni UT POKJAR Blitar Raya.
Sebagai usaha mengembangkan dan melatih jiwa wirausahawan, kami menerima even-even music diberbagai acara, electone tunggal maupun group band.
Ada juga kegiatan usaha kuliner yang saya dirikan. Merupakan sebuah usaha yang didalamnya terdapat mahasiswa Universitas Terbuka. Meskipun usaha ini merupakan usaha pribadi namun dalam pelaksanaannya tidak meninggalkan aspek social dan kekeluargaan.

blitar7Dalam rangka pengembangan usaha ini, kami merekrut beberapa karyawan, beberapa diantaranya merupakan mahasiswa Universitas Terbuka, Kelompok Belajar Blitar Raya. Hal itu saya lakukan agar program wajib belajar yang dicanangkan pemerintah tidak putus dan bisa dilaksanakan oleh semua pihak. Saya ingin merubah paradigma masyarakat yang notabene berangapan bahwa kuliah itu untuk golongan ningrat, priyayi, dan hanya kalangan tertentu saja yang dapat menumpuh pendidikan sarjana. Melalui usaha ini, mereka-mereka yang memiliki cita-cita yang tinggi dapat melanjutkan kuliah dengan gaji dari jerih payah mereka sendiri dan kelak mereka dapat membuat usaha secara mandiri tanpa diabatasi garis apapun.
Saat ini lima tenaga kerja kami, dua diantaranya merupakan mahasiswa Universitas Terbuka, yang memiliki cita-cita akan membuka beberapa cabang untuk memberdayakan Sumber Daya Manusia khususnya dari alumni IKA-UT.”
muaw1Hadijaya : “wah… sedemikian banyak kegiatan yang ibu tangani, sebagai guru madrasah, pengurus IKAUT Wilayah, sebagai ketua Pokjar Blitar Raya dan juga masih mengelola usaha kuliner. Bukan main… kami bangga memiliki rekan alumni yang demikian hebat sepak terjangnya, semoga menjadi contoh bagi rekan-rekan alumni dimana saja berada. Baiklah cukup sekian dulu bincang-bincangnya dan terimakasih atas kesediaan ibu untuk diwawancarai, sukses ya bu !”

IKA UT Malang Mensosialisasikan Hasil Rakernas IKA UT

SOSIALISASI HASIL RAKERNAS IKA UT PUSAT TAHUN 2015

Oleh IKA UT Wilayah Malang di IKA UT Cabang Blitar

 

Rakernas IKA UT yang dihadiri oleh Pengurus Pusat dan perwakilan Pengurus Wilayah seluruh Indonesia yang berlangsung dari tanggal 20 sampai 22 November 2015 bertempat di Gedung Serbaguna Universitas Terbuka, Pondok Cabe – Tangerang.

Menindaklanjuti agenda kegiatan IKA UT Pusat tersebut, maka setelah kembali ke wilayah masing-masing segera menyampaikan hasil Rakernas IKA UT kepada para alumni UT di wilayah maupun cabang termasuk juga pada calon alumni. Hal ini dilakukan supaya Hasil Rakernas IKA UT tidak hanya seperti angin lalu. Serta di masing-masing cabang dapat menjalankan hasil Rakernas untuk lebih mengembangkan IKA UT dan meningkatkan peran serta demi kemajuan Universitas Terbuka.

Demikian halnya dengan IKA UT Wilayah Malang, membuat gebrakan cepat mengadakan sosialisasi Hasil Rakernas IKA UT dengan pembicara Ibu Anik Muawanah sebagai Perwakilan dari IKA UT Wilayah Malang. Dalam sosialisasi ini juga sekaligus aktivasi Kartu Tanda Anggota IKA UT bagi para mahasiswa yang sudah Yudisium serta para alumni yang baru saja lulus sekitar 208 mahasiswa.

ika malang artikel

Pelaksanaan Sosialisasi Hasil Rakernas IKA UT Wilayah Malang ini diawali dari IKA Cabang Blitar. Didasarkan atas keaktifan IKA UT Cabang Blitar yang termasuk paling aktif dalam melaksanakan berbagai kegiatan terkait dengan program-program IKA UT. Hal ini dibuktikan dengan antusiasme para peserta sosialisasi ini yang membludak, karena tidak hanya dari Alumni namun juga diikuti oleh para Mahasiswa Aktif serta Calon Alumni. Kegiatan menjadi menarik ketika Pembicara menyampaikan beberapa Hasil Rakernas IKA UT, diantaranya tentang Program Beasiswa yang akan digulirkan, pembentukan Paguyuban alumni di daerah serta IKA UT turut serta mendukung adanya Gerakan Go Green yang dicanangkan Universitas Terbuka.

Go Green menjadi daya tarik tersendiri diantara program-program itu. Hal ini tak lepas dari para peserta yang sebagian adalah Mahasiswa Aktif UPBJJ UT Pokjar Blitar Raya berdomisili di seluruh wilayah Blitar baik Kabupaten maupun Kotamadya. Selain daripada itu, Go Green diharapkan dapat memberi andil pada peningkatan penghijauan di Blitar dan sekitarnya yang segi geografisnya sebagian pegunungan serta masih memiliki bukit-bukit atau lahan gersang.

 

ika malang artikel 2

 

Selain penyampaian Hasil Rakernas IKA UT, dalam kegiatan ini juga diselipkan agenda Refleksi Kegiatan Tutorial 2015.2 serta penyampaian program-program baru Universitas Terbuka. Agenda refleksi rutin diadakan oleh UPBJJ UT Malang yang didukung penuh oleh IKA UT Wilayah Malang serta IKA UT Cabang Blitar. Sebagai wujud sumbangsih IKA UT Wilayah maupun Cabang untuk membantu mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi atau mengungkapkan ide-idenya terkait dengan Tutorial baik yang Tatap Muka maupun Tutorial Online. Kegiatan sederhana ini mampu memberi motivasi mahasiswa untuk lebih mencintai Universitas Terbuka, lebih memahami bagaimana belajar di Universitas Terbuka, dan tak ketinggalan menjadikan para mahasiswa berani bicara di depan umum.

 

ika malang artikel 3

 

Diantara kegiatan ini IKA UT Wilayah Malang juga memberikan secara simbolis Kartu Tanda Anggota IKA UT pada mahasiswa calon alumni serta mahasiswa yang sudah lulus oleh Perwakilan IKA UT Wilayah Malang. Tak ketinggalan, diadakan pula hiburan musik sebagai salah satu kegiatan ekstra IKA UT Cabang Blitar. Selingan musik sebagai sarana untuk memecah suasana, agar tidak berlangsung kaku serta smenjadi wadah bagi mahasiswa serta alumni untuk menunjukkan kebolehannya dalam olah suara.

ika malang artikel 4

 

Kegiatan berjalan lancar hingga usai, dengan antusiasme peserta yang enggan beranjak dari tempat duduk ketika sudah ditutup oleh Perwakilan IKA UT Wilayah Malang. Diharapkan dari kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi semua Civitas Akademika Universitas Terbuka pada umumnya. Khusunya bagi UPBJJ UT Malang, IKA UT Wilayah Malang, IKA UT Cabang Blitar, Mahasiswa, serta Alumni Universitas Terbuka. Sehingga semua bias saling bersinergi dan memperkuat jaringan untuk mendukung Universitas Terbuka membangun pagar bangsa. (AM/Blitar)

ika malang artikel 5

ika malang artikel 6

 

 

 

 

IKA-UT Mendukung Upaya UT Menjadi Green University

12239933_10153727559982068_1797890438261933785_n

Hari kedua rangkaian acara Rakernas IKA-UT dimulai dengan senam bersama seluruh peserta di halaman depan Wisma 2 Universitas Terbuka. Lelah sisa kemarin serasa hilang saat menghirup udara segar pagi hari. Irama musik menyemangati para peserta menggerakkan badan dengan arahan instrukstur senam. Wajah-wajah lelah berganti senyum, canda dan tawa.

Setelah senam pagi dilanjutkan dengan acara penyerahan bibit pohon dari perwakilan IKA UT dan penanaman pohon secara simbolis oleh Pembantu Rektor 3 Universitas Terbuka, Bapak Aminudin Zuhairi, di halaman Wisma Universitas Terbuka. Ada sepuluh bibit pohon yang diserahkan kepada UT, yaitu gaharu, mangga, kemiri, dan sukun. (Hms/YV)

 

12246694_10153727559182068_1120336563354895319_n

12239579_496674500510703_7784443350304162231_n

 

12274273_10153727561267068_4874609270883965943_n 12278906_10153727560917068_8914628420005685481_n 12246712_496673797177440_1715831240841375707_n

12247083_496674513844035_5905234205691030627_n
12249927_10153727561097068_8749070325058631086_n12249716_496673783844108_7779620341029883944_n
12274336_496674410510712_2138152483919210846_n

12249684_496673880510765_5346599652152775550_n

 

Pembukaan Rapat Kerja Nasional IKA-UT

12240971_10153717793597068_4682326488355186179_o

Ikatan Alumni Universitas Terbuka (IKA-UT) merupakan perkumpulan alumni Universitas Terbuka yang didirikan pada tanggal 26 Maret 1990 di kantor pusat Universitas Terbuka Pondok Cabe. Para alumni pemrakasa lahirnya IKA-UT antara lain : Dr. Djunaidi Harun, SE (Jakarta), Dra. Hardim Sri Rahayu (Surabaya), Drs. Nasrullah Yunusir (Palembang), Drs. Marinus M. Rambaho (Malang), Drs. Hudoyo (Semarang), Drs. Sarono (Yogyakarta), Drs. St. Hendratno (Surakarta), Drs. Krisnadi Ismail (Bogor), Drs. Kardoyo (Purwokerto), Dra. Sri Untari (Bandung), serta didukung secara penuh oleh Rektor UT Prof. Dr. Setijadi. Pada waktu itu pembentukan IKA UT bertujuan sederhana, yaitu meningkatkan citra Universitas Terbuka di masyrakat, serta keinginan untuk membentuk wadah guna menjalin persahabatan dan persatuan Alumni. Hal ini dimaklumi karena pola belajar jarak jauh yang diterapkan UT pada waktu merupakan fenomena baru di masyarakat.

Saat ini di usia 25 tahun IKA-UT, kepengurusan IKA UT wilayah sudah tersebar di seluruh Indonesia. Jumlah alumni yang sudah mencapai 1,3 juta orang dari berbagai program studi, baik Pendidikan Dasar (Pendas), Non Pendidikan Dasar (Non Pendas), maupun Pascasarjana, yang tersebar di seluruh pelosok tanah air serta luar negeri, memacu IKA UT untuk melayani lebih baik dan lebih banyak lagi.

FB_IMG_1448289541433

Tahun ini merupakan pertama kalinya IKA UT menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas). Sebelumnya IKA UT hanya menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) setiap 5 tahun sekali. Rakernas IKA UT yang dihadiri oleh Pengurus Pusat dan perwakilan Pengurus Wilayah seluruh Indonesia yang berlangsung dari tanggal 20 sampai 22 November 2015 bertempat di Gedung Serbaguna Universitas Terbuka, Pondok Cabe-Tangerang Selatan.

Tema yang diusung dalam Rakernas kali ini adalah “Ikatan Alumni Universitas Terbuka Bersinergi Dan Memperkuat Jaringan Untuk Mendukung Universitas Terbuka Membangun Pagar Bangsa”. Hal ini senada dengan tema Dies Natalis ke-31 Universitas Terbuka, yaitu “Universitas Terbuka Membangun Pagar Bangsa”.

Materi yang dibahas, yaitu 1. Penyempurnaan AD/ART yang berisi rancangan pembentukan pengurus IKA UT Luar Negeri, keorganisasian, dan sumber dana; 2. Sosialisasi sistem laporan kegiatan dan laporan keuangan; 3. Program beasiswa.

FB_IMG_1448474638919

Dalam sambutannya Ketua Umum IKA UT, Linda Agum Gumelar, S. IP, berharap alumni UT dapat berkontribusi secara konkrit tidak hanya bagi masyarakat sekitarnya tetapi juga bagi bangsa. Beliau yakin bahwa alumni UT sebenarnya mempunyai SDM yg besar jika mau bekerja bersama-sama untuk berperan aktif membangun bangsa.

“Rasanya manis sibuah semangka

habispun lima potong tak terasa

Satukan langkah alumni Universitas Terbuka

Bergandengan tangan, Bangun pagar bangsa!!

Pergi ke pasar membeli sepat

Tidaklah lupa membeli nanas

Ayo bermusyawarah dan bermufakat

Sukseskan program melalui RAKERNAS”

Ketua Umum IkA UT menutup sambutannya dengan sebuah pantun yang diiringi tepuk tangan seluruh peserta Rakernas dan tamu undangan.

 

FB_IMG_1448474759628

Rektor UT Prof. Ir. Tian Belawati, M.Ed., Ph.D dalam kesempatan tersebut juga memberikan sambutannya. Rektor UT menyatakan dirinya telah menginstruksikan secara jelas bahwa UPBJJ harus bekerjasama dengan IKA UT. Rektor berharap IKA UT menjadi partner UT dalam melakukan langkah-langkah strategis untuk dapat membantu memberikan beasiswa kepada mahasiswa UT sebagai bentuk pengabdian tidak hanya kepada UT tetapi kepada masyarakat. Ibu Tian juga mengusulkan agar IKA UT membangun keakraban dengan cara mengadakan reuni per wilayah. “Tidak masalah berapapun jumlahnya, yang penting gaungnya”, ucap Tian Belawati.

Usai menyampaikan sambutannya, Rektor UT mengetuk palu sebagai pertanda Rakernas IKA-UT dibuka secara resmi.

Kunjungan IKA UT Wilayah ke UT Pusat

 

FB_IMG_1448472745843

Rangkaian acara Rakernas IKA UT , yang berlangsung dari tanggal 20-22 November, diawali dengan kegiatan UT Tour. Perwakilan IKA-UT wilayah berkeliling Universitas Terbuka Pondok Cabe dengan didampingi oleh Sekjen IKA UT, Leles Sudarmanto, Ketua 3 IKA UT Pusat, Hanif Nurcholis serta staff Humas UT. Tempat pertama yang dikunjungi adalah Danau UT. Sambil menikmati keindahan danau, rombongan tidak lupa berfoto bersama dan ber-selfie ria di pinggir danau.

FB_IMG_1448472354311

FB_IMG_1448472623983

Hujan yang tiba-tiba mengguyur tidak menyurutkan minat rombongan untuk melanjutkan tour. Tempat kedua yang dikunjungi adalah Puslaba (Pusat Layanan Bahan Ajar). Di Puslaba rombongan memperoleh kesempatan untuk melihat tempat penyimpanan semua modul UT. Ditempat ini modul setelah selesai dicetak, disimpan dan kemudian didistribusikan ke mahasiswa di seluruh Indonesia dan Luar Negeri.

Tempat pemberhentian terakhir adalah P2M2 (Pusat Pengembangan Multi Media). Rombongan diajak untuk melihat-lihat Studio UT dan ruang editing. Studio UT tidak kalah dibandingkan dengan studio TV lainnya. Berbagai perlengkapan dan peralatan broadcasting dimiliki studio UT. Kamera video, lighting, blue screen, serta panggung untuk talkshow dan news anchor membaca berita. Di studio ini video bahan ajar ini direkam dan kemudian di edit hingga menjadi video bahan ajar yang membantu para mahasiswa belajar memahami materi dalam modul.

Selesai berkeliling, rombongan kembali ke Wisma UT tempat menginap untuk bersiap menghadiri Sidang Pembukaan Rapat Kerja Nasional IKA-UT 2015, yang diselenggarakan di Gedung Serbaguna Universitas Terbuka Pondok Cabe. (Hms/YV)

FB_IMG_1448473097606

 

FB_IMG_1448474174709

 

 

FB_IMG_1448473651778

 

FB_IMG_1448472582038

 

Selamat Datang Alumni Baru – Wisudawan UT Oktober 2015

Sebagaimana akuntabilitas akademik yang rutin dilaksanakan, maka diawal Oktober ini Universitas Terbuka kembali menggelar wisuda, yakni pada hari Selasa 6 Oktober 2015 di Universitas Terbuka Convenience Center (Balai Sidang UT/UTCC) yang dihadiri 1300 wisudawan dari lulusan sebanyak 8.349 dari seluruh UPBJJ di Indonesia dan UPBJJ Layanan Luar Negeri.
 
Kegiatan ini diawali dengan seminar sehari sebelumnya, yaitu pada hari Senin 5 Oktober 2015. Tema yang diusung dalam seminar kali ini adalah “Pengenmbangan Sumber Daya Manusia Berkualitas Sejak Usia Dini”. UT menghadirkan pembicara dari Kementriaan Pendidikan dan Kebudayaan, yaitu Bpk. Ir. Harris Iskandar, Ph.D, Direktur Jenderal PAUD dan Pendidikan Masyarakat, serta Ibu Septi Peni Wulandari, Founder Jarimatika dan Ibu Profesional.

wisuda okt 15-2 wisuda okt 15-8
 
Menyambut calon wisudawan periode III tahun 2015, IKA UT Pusat kembali melaksanakan aktivasi keanggotaan bagi alumni baru pada 3 Oktober 2015 – 5 Oktober 2015. Proses aktivasi dibantu oleh Ibu Sri Sumiati, SE, MM (Ketua I), Bpk. Hadijaya, MPd (Ketua II) serta Sdr. Yayat Hidayat, S.IP.
wsd31 

 wsd2

Foto Bersama wisudawan dari Nabire

Bersama wisudawan dari Nabire

wisuda okt 15-6 ambon

Bersama wisudawan dari Ambon

wsde

Ada yang lain pada wisuda kali ini, UT telah menggoreskan tinta prestasinya di Indonesia, karena untuk pertama kalinya mewisuda magister dari program “fully online”. Pertama dan hanya di Universitas Terbuka, lulusan Pascasarjana dapat diperoleh dengan sistem “fully online” dan lebih membanggakan lagi, ternyata lulusan program “fully online” memperoleh indeks prestasi kumulatif (IPK) sangat memuaskan. Dari total 8 wisudawan dari program Pascasarjana “fully online”, seluruhnya meraih prestasi yang membanggakan.

Wisudawan_pasca_Fully_Online_UT
 
Pada kesempatan ini, tidak lupa Ibu Rektor UT, Prof. Ir. Tian Belawati MEd, menyerahkan data alumni kepada Ikatan Alumni UT yang diwakili oleh Bpk. Drs. Leles Sudarmanto MM selaku Sekjen IKA-UT pada sesi penutup. [Gway/YV].

wsse

Serah terima alumni baru Rektor UT kepada Sekjen IKA UT


 
 

Selamat & Sukses Para Wisudawan

Selamat Datang & Selamat Bergabung dalam IKA – UT

wisuda okt 15-3

 

wisuda okt 15-4

 

wisuda okt 15-5

 

wisuda okt 15

Hallo IKA UT Palu

Beberapa waktu lalu,  Sekjen IKA UT Pusat berkesempatan untuk berkunjung ke UPBJJ UT Palu. Hal ini diperlukan guna meningkatkan koordinasi antara IKa UT Pusat, IKa Wilayah dan UPBJJ UT.

Sekjen disambut oleh ketua IKa UT, Bpk. Andy Marzuki; bendahara IKA UT Palu, Ibu Tarsiah; Bpk. Arifin, Kepala UPBJJ Palu; serta Bpk. Akbar, kepala TU.

IMG-20151005-WA0003

Pak Leles selaku Sekjen IKA UT Pusat menginformasikan mengenai rencana diadakannya rapat kerja nasional IKA UT yang akan diselenggarakan pada November yang akan datang.

IMG-20151005-WA0002

Hal ini disambut baik oleh Ketua IKA UT Palu yang menyatakan kesiapan untuk hadir.

Ketua IKA UT Palu sharing serta memberikan masukan guna perkembangan IKA UT  dan UT kedepan. Kepala UPBJJ Palu berharap kerjasama UT dan IKA UT

terus dikembangkan. (LS/HMS/YV)

  IMG-20151005-WA0005