ALUMNI ADBI

PENGUMUMAN

 

Untuk alumni prodi Administrasi Niaga/ Administrasi Bisnis, mohon kiranya dapat mengisi survey berikut ini :

https://drive.google.com/…/0BycABP8VB-KXaERBcjN0RloxS…/view…

Hasil survey dapat dikirim ke email :
Humas.ikaut.pusat@gmail.com
firmank@ecampus.ut.ac.id
muhdfk@gmail.com

Mohon bantuan teman-teman sekalian agar dapat menshare survey ini kepada teman-teman alumni Administrasi Bisnis atau Niaga. Terima kasih.

Silaturahim Mahasiswa UT Singapura

Kerinduan akan tanah air dan kecintaan pada almamater, meneguhkan keinginan sekelompok mahasiswa dan alumni UT, yang berdomisili di Singapura, untuk study tour ke Jakarta dan Kantor Pusat Universitas Terbuka.

Study tour yang diadakan 3 hari mulai dari 25 -27 November 2016 diawali dengan berdialog dengan Bapak Gorky Sembiring, Kepala UPBJJ UT Layanan Luar Negeri, bertempat di Wisma 3 Universitas Terbuka Pondok Cabe. Dalam sambutannya Pak Gorky menyatakan apresiasinya atas kegigihan teman-teman mahasiswa UT Singapura yang bertekad untuk melanjutkan pendidikan sambil bekerja di negeri orang. “Pulang bawa uang itu sudah biasa, pulang bawa uang dan ijazah itu baru luar biasa.” pesannya.

Kegiatan dilanjutkan dengan mengunjungi Pusat Komputer (Puskom), Danau UT, Pusat Layanan Bahan Ajar (Puslaba), dan koperasi Karunika untuk membeli souvenir.

Study tour hari pertama ditutup dengan makan malam dan ramah tamah di kediaman Ketua Umum IKA-UT, Linda Agum Gumelar.

 

Bersama Kepala UPBJJ Layanan Luar Negeri

 

 

 

 

 

Tungku Pemanas Untuk Laboratorium IPA Karya Alumni UT

bpmsoh
Penelitian material atau penelitian logam pada umumnya membahas mengenai sifat fisik dan mekanik seperti perubahan strukturmikro, komposisi, kekuatan tarik, kekerasan, ketahanan korosi dan sebagainya yang banyak berhubungan dengan kondisi perlakuan panas.
Perubahan strukturmikro dan komposisi terutama setelah logam mengalami perlakuan panas (annealing) akan mempengaruhi sifat mekanik. Percobaan melalui proses perlakuan panas memberikan data/ informasi tentang karakteristik yang cukup penting untuk pengembangan suatu material logam.
htfur2
Penelitian bidang pangan, bidang sipil, bidang korosi, bidang material roket, bidang obat-obatan, bidang nuklir membutuhkan alat pemanas atau tungku atau oven atau furnace.
tungkuht

Untuk keperluan tersebut, Bidang Teknologi IKAUT Pusat dapat membuat tungku listrik (heat treatment furnace) yang memadai yaitu dengan jangkauan suhu 750 oC. Dimensi chamber dalam bentuk kubus 36x36x36 Cm3. Tungku dilengkapi elemen pemanas jenis Kanthal yang terbentang dengan formasi seri disepanjang 3(tiga) bidang ruang chamber.
Ruang pemanas atau chamber dirancang sedemikian rupa terdiri dari 4 (empat) lapis penyekat meliputi batu tahan api jenis Brick C setebal 6,5 Cm, Unifiber rockwool tipe R850 (Kao wool) setebal 2,25 Cm, Unifiber rockwool tipe M450 (Glass wool) setebal 2,25 Cm dan plat steel (dinding luar) setebal 3 mm sehingga mampu menahan kehilangan panas sekecil mungkin. Di ruang pemanas terpasang heating element atau heater dan ujung termokopel.
Pada ruang elektrikal terdapat sebuah terminal yang menghubungkan power supply dengan contactor, MCB, control temperature, termokopel dan heating element. Luas ruang elektrikal adalah separuh dari luas ruang chamber.
Seluruh komponen elektrikal yang terpasang ditest satu persatu dengan avometer dan hubungan antar komponen dipastikan sudah sesuai. Selanjutnya dilakukan test run atau uji fungsi untuk memastikan bahwa furnace dapat bekerja dengan baik.
Tungku dioperasikan pada suhu setting sampai 750 oC selama 3 (tiga) jam. Setiap terjadi kenaikan suhu dilakukan pencatatan waktu dan pengukuran suhu ruang chamber menggunakan Kalibrator Digital Pyrometer.
Pelaksanaan kalibrasi dilakukan untuk mengetahui perubahan suhu yang sebenarnya terjadi pada chamber yaitu dengan memasukkan ujung probe termokopel. Data pengukuran yang terbaca pada display monitor digital atau control temperature dicatat pada setiap pertambahan suhu 100 oC dan dalam waktu yang bersamaan. Uji fungsi tungku pada suhu tertinggi yaitu 750 oC memerlukan total waktu 3 jam. Kenaikan suhu ruang pemanas membedakan pembacaan suhu tungku dengan pembacaan suhu termokopel kalibrator dengan kisaran 10 oC sampai 24 oC atau atau kurang dari 3%. Jika kurva kalibrasi yang merupakan hubungan antara suhu furnace dengan waktu menunjukkan garis yang hampir berimpit berarti furnace memiliki deviasi suhu operasi relatif rendah dengan kecepatan rambat panas rata-rata sebesar 15,25 oC/menit.
hjayacarblte
htfur
Untuk membantu operator, maka spesifikasi alat dilengkapi pula dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) Pengoperasian, SOP Perawatan Tungku dan SOP Kalibrasi.
Dirancang-bangun tungku atau oven tersebut adalah dalam rangka penguasaan teknologi pembuatan tungku lokal yang diharapkan dapat mendukung kebutuhan peralatan litbang teknik material baik untuk keperluan lembaga penelitian, untuk laboratorium kendali mutu di pabrik/ industry maupun untuk laboratorium IPA di Perguruan Tinggi.
Ketergantungan alat yang semula impor dan mahal dapat diatasi dengan membuat sendiri, hal tersebut sangat memungkinkan mengingat bahwa suku cadang yang diperlukan mudah didapat. Suku cadang dapat kita temukan dibilangan Glodok Jakarta.
htfur4
Bidang Teknologi IKAUT Pusat tidak atau belum memiliki bengkel las atau bengkel mekanik sendiri, apa mungkin rancang bangun dapat dilakukan ? Jawabnya adalah sangat mungkin. Untuk memproduksi sebuah tungku kami bekerjasama dengan bengkel mekanik dan bengkel las dalam hal membentuk casing atau body furnace. Namun satu hal penting yang harus dimiliki adalah pengetahuan praktis mengenai disain dan instalasi. Teknisi bengkel mekanik dan bengkel las melakukan tugasnya berdasarkan arahan kami. Dengan demikian pekerjaan pembuatan tungku dapat diselesaikan.
htfur1
Jika harga sebuah tungku pemanas impor berkisar antara 100 sampai 150 Juta rupiah tergantung kapasitas panas serta buatan negara mana, maka tungku lokal yang kita buat hanya berkisar antara 50 sampai 75 Juta atau 50% lebih murah.
Anda pilih mana bikin sendiri atau kami bikinkan ? Kalau mau dibikinkan, silahkan kontak kami di HP/WA : 08128727937. Demikian sekilas informasi teknologi terkini dari Bidang Teknologi IKAUT Pusat. [Gway] htfur6
gwy
htfurn

Beasiswa IKA-UT Bagi Mahasiswa Terbaik Peserta Disporseni UT 2016

Menyambut Dies Natalis Universitas Terbuka September 2016 yang akan datang, diselenggarakan rangkaian kegiatan pembuka, salah satunya Diskusi Ilmiah, Pekan Olah Raga, dan Pentas Seni (Disporseni) yang diselenggarakan di Asrama Haji Donoduhan Surakarta.

 

Tahun ini, Ikatan Alumni Universitas Terbuka turut memeriahkan dengan memberikan beasiswa bagi 3 orang mahasiswa peserta Disporseni UT yang memiliki IPK terbaik. Ketiga mahasiswa UT penerima beasiswa IKA-UT tersebut, yaitu :

  1. FAUZANI, mahasiswa program studi Sosiologi dari UPBJJ Pontianak
  2. TEDY YUSWANDI, mahasiswa program studi PGSD dari UPBJJ Bogor
  3. SYAIFUL WACHID HASIM, mahasiswa program studi Ilmu Perpustakaan dari UPBJJ Palangkaraya

Selesai acara penutupan Disporseni UT, Pengurus Pusat IKA-UT mengadakan pertemuan dan ramah tamah dengan Pengurus Wilayah IKA-UT Surakarta, Bogor, Malang yang turut hadir dalam acara tersebut. Pertemuan ini dimanfaatkan untuk membahas mengenai perkembangan IKA-UT serta program-program di wilayah masing-masing. (YV/HMS)

 

 

 

 

 

Syawal, Sebuah Awal Di Tahun Baru

Bulan Ramadhan sudah berlalu, berganti bulan Syawal sebuah awal di tahun baru Hijriah.

Masih dengan semangat Hari Raya Idul Fitri, Pengurus Pusat maupun Pengurus Wilayah IKA-UT di berbagai daerah mengadakan acara Halal Bihalal sederhana namun hangat. Padatnya aktifitas masing-masing membuat pengurus tidak memiliki banyak waktu untuk dapat berkumpul bersama. Halal Bihalal ini juga menjadi momentum untuk sharing seputar UT dan IKA-UT. Berikut ini adalah foto-foto kebersamaan Pengurus Pusat IKA-UT dan Pengurus Wilayah Palembang dalam acara Halal Bihalal yang diadakan di Jakarta dan Palembang.

 

Halal Bihalal Pengurus Pusat IKA-UT

 

 

 

Halal Bihalal Pengurus Wilayah IKA UT Palembang

 

Kepala UPBJJ UT Palembang & Ketua Pengurus Wilayah IKA UT Palembang

 

Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1437H

 

Pelantikan Pengurus Wilayah IKA-UT Jambi

Ikatan Alumni Universitas Terbuka adalah organisasi yang menaungi alumni Universitas Terbuka seluruh nusantara bahkan sampai mancanegara dalam melakukan managemen organisasi melibatkan jenjang kepengurusan dari tingkat pusat wilayah dan cabang.

Bertepatan dengan diselenggarakannya Upacara Penyerahan Ijasah (UPI) UPBJJ-UT Jambi, Senin 23 Maret 2016, Sekretaris Jenderal Ikatan Alumni UT (IKA-UT), Drs. H. Leles Sudarmanto, MM melantik pengurus wilayah IKA-UT Jambi periode 2016-2021. Pelantikan yang diadakan di GOR Kota Jambi ini dihadiri oleh Walikota Jambi, Kepala Unit Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka (UPBJJ-UT) Jambi dan para wisudawan-wisudawati Universitas Terbuka. (Hms/YV)

Selamat mengemban amanat baru Pengurus Wilayah IKA UT Jambi!

 

 

PENGURUS WILAYAH IKATAN ALUMNI UNIVERSITAS TERBUKA JAMBI

SUSUNAN PERSONALIA

Masa Bhakti 2016-2021

Dewan Pembina

Ketua : Dra. HARTINAWATI

Sekretaris : Drs. JON RIZAL

Anggota : Drs. ANDRIANTY AMIR; Ir. MAHA PUTRA

 

Pengurus Harian

Ketua : A. HOLIDI, SIP, M.AP

Wakil Ketua : SETIA WAHYUNI, S.IP, M.Pd

Sekretaris : ROBIATUL ADAWIYAH, S.PKP

Wakil Sekretaris : YUSMALIDA, S.IP, MM

Bendahara : SUWARNO, S.Pd

Wakil Bendahara : ABDUL SOMAD, S.AP

Koord. Seksi Organisasi dan Kelembagaan : SYAHRUL, S.Pd, MM

Koord. Seksi Humas, Informasi dan Publikasi : DIWARNI, S.Pd

Koord. Seksi Advokasi dan Sosialisasi : ROZALI, SE

Koord. Seksi Pengembangan SDM : ZAINUDDIN, S.Pd, MM

Koord. Seksi Teknologi Informasi : WAGIMIN , S.Pd., MM

Koord. Seksi Pengabdian Masyarakat : ROSMALINA, S.KM

 

 

 

Video dapat di lihat di sini

Protein Hidrolisat dan Taurin: Bahan Alternatif untuk Peningkatan Produksi Perikanan Budidaya

Sektor perikanan budidaya tidak bisa dipungkiri telah menjadi salah satu sektor dengan kenaikan tingkat produksi yang cukup signifikan. Data FAO (2014) menunjukkan bahwa rata-rata kenaikan produksi yang dimiliki dari tahun 1980 hingga 2012 sekitar 8.6% per tahun dengan jumlah produksi sebanyak 90.4 juta ton, terdiri atas 66.6 juta ton ikan konsumsi dan 23.8 juta ton produksi alga akuatik. Saat ini dari sekitar 600 spesies yang menjadi komoditas budidaya, lebih dari 60% diantaranya didominasi oleh komoditas ikan dan krustasea yang sebahagian besar bergantung kepada input pakan untuk memenuhi kebutuhan gizi selama masa produksi.Kondisi ini tentu menjadi sangat kontradiktif bila dikaitkan dengan isusustainability, karna pakan yang digunakan pada umumnya masih menggunakan ikan pelagis dan demersal sebagai bahan utama pembuatan tepung ataupun minyak ikan yang sejatinya dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk ketahanan pangan (food security).

 

Selain faktor sustainabilitydan food security, peningkatan harga tepung ikan juga menjadi salah satu faktor pendorong bagi para pelaku usaha untuk mencari bahan alternatif yang dapat menjamin keberlanjutan usaha, seperti halnya penggunaan tepung kedelai, bungkil biji kapuk, atau bahan nabati lainnya. Namun, keterbatasan yang ada seperti rendahnya konsentrasi asam amino esensial dan keberadaan zat anti nutrisi serta dampak yang ditimbulkan seperti rendahnya tingkat performa pertumbuhan dan buruknya rasio konversi pakan menjadi tantangan tersendiri dalam pengggunaan bahan-bahan alternatif tersebut. Oleh karena itu, penggunaan bahan suplemen yang bertujuan untuk melengkapi kekurangan bahan alternatif dimaksud menjadi fokus perhatian dalam mendukung keberlanjutan aktivitas produksi. Diantara bahan suplementasi tersebut, penggunaan protein hidrolisat dan taurine dinilai memiliki efektivitas yang baik dalam mendukung performa pertumbuhan dan sistem imun ikan.

 

Protein hidrolisat

           Produk komersial dari protein hidrolisat saat ini sudah dapat diperoleh di pasaran. Secara ilmiah, produk ini diperoleh melalui proses hidrolisis berbagai sisa pengolahan ikan (kususnya ikan laut) yang tidak termanfaatkan seperti kepala, ekor, tulang atau organ internal lainnya dengan menggunakan enzim pada kondisi pH (derajat keasaman) tertentu. Berbagai kajian menunjukkan bahwa produk hidrolisis ini secara alamiah kaya akan nutrisi dan bahan bioaktif peptida, seperti hormonpertumbuhan, antioksidan, anti-stress dan antimikrobial peptida.Berdasarkan kajian lapangan yang dilakukan padaikan Kakap putih Lates calcarifer, mulai fase pendederan (bobot awal 2,53±0,35 g dan panjang awal 4,1±0,56 cm) hingga fase pembesaran (bobot akhir ditentukan hingga 50 – 60 g), suplementasi protein hidrolisat dengan dosis 2% dan 3%pada pakan dengan kandungan protein rendah mampu memberikan tingkat kelulushidupan dan performa pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan dengan ikan tanpa perlakuan (kontrol).

 

 

Gambar. Histogram rata-rata tingkat kelulushidupan (A) ikan kakap putih Lates calcarifer selama masa percobaan di fase pendederan, dan (B) fase perbesaran. Perbedaan yang nyata di antara perlakuan dan kontrol diindikasikan dengan huruf yang berbeda (p<0.05).

 

 

Lebih lanjut, hasil kajian juga menunjukkan bahwa antimikrobial peptida yang terkandung di dalam protein hidrolisat mampu menginduksi sistem imun pada ikan Kakap putih Lates calcarifer selama masa pengamatan. Hal ini terbukti dengan profil Neutrofil, Leukosit, Limfosit dan Monosit yang lebih baik jika dibandingkan dengan ikan tanpa perlakuan. Peningkatan sistem imun ini mampu melindungi ikan dari infeksi mikroorganisme patogen dan dampak degradasi kualitas lingkungan dengan memberikan tingkat kelulushidupan yang lebih baik jika dibandingkan dengan ikan tanpa perlakuan.

 

Taurin

            Taurin atau secara kimiawi sering disebut dengan 2-aminoethanesulfonic acid, juga menjadi salah satu suplemen yang memiliki tingkat efisiensi dan efektifitas yang cukup baik untuk meningkatkan performa pertumbuhan ikan budidaya. Taurin merupakan salah satu molekul organik yang kaya akan asam amino untuk membentuk protein dan secara alamiah dapat ditemui di jaringan hewan, termasuk: mamalia, burung, ikan dan hewan akuatik invertebrata seperti kerang dan oyster. Walaupun beberapa spesies mampu mensintesa taurin, namun sebahagian besar hewan akuatik masih membutuhkan input taurin melalui pakan untuk optimalisasi proses fisiologis.Keberadaan taurin memiliki beberapa fungsi, diantaranya dapat berperan sebagai anti-oksidan, osmoregulasi, optimalisasi fungsi empedu, stabilisasi sel membran, sertamelindungi fungsi mata dan jaringan saraf. Pada organisme akuatik, kekurangan asupan taurin menyebabkan buruknya performa pertumbuhan, rendahnya tingkat kelulushidupan akibat menurunnya sistem fungsi imun, sindrom pada hati, dan mengurangi level hematokrit(Salze dan Davis, 2015).

 

Aplikasi taurin pada industri budidaya perikanan sudah dilakukan pada beberapa spesies ikan, khususnya jenis ikan laut karnivora, dan berbagai tahapan produksi mulai dari perbenihan hingga perbesaran. Kajian yang dilakukan di Auburn University menunjukkan bahwa suplementasi taurin dengan konsentrasi berkisar antara 0.54 – 0.65% pada pakan yang diproduksi dengan menggunakan protein berbahan dasar nabati mampu memberikan pertumbuhan dan tingkat kelulushidupan yang lebih baik pada ikan bawal floridaTrachinotus carolinus (Salze et al. 2014a). Berbagai kajian lainnya pada jenis ikan yang berbeda seperti pada ikan yellowtail Seriola lalandi, cobia, red seabream, Japanese flounder, dan white seabass Atractoscion nobilisjuga memberikan dampak positif yang sama. Hasil ini menunjukkan bahwa taurin memiliki potensi yang baik untuk dapat digunakan sebagai bahan suplemen pada pakan, khususnya untuk produksi ikan laut karnivora. Sementara untuk komoditas ikan air tawar berbagai kajian masih perlu dilakukan utamanya dari sisi ekonomi dan efektivitas yang diberikan.

 

Regulasi

 

            Penggunaan protein hidrolisat dan taurin serta bahan suplementasi selain memiliki potensi yang baik untuk meningkatkan performa pertumbuhan dan daya tahan tubuh ikan terhadap infeksi penyakit, juga diharapkan mampu mengurangi tekanan terhadap penggunaan tepung dan minyak ikan pada industri budidaya. Pengurangan ini tentu akan berdampak positif terhadap ketersediaan ikan sebagai sumber nutrisi untuk memenuhi kebutuhan pangan (food security) masyarakat global yang terus meningkat. Walaupun begitu, penggunaan suplemen juga harus melalui berbagai kajian ilmiah sertaassesment yang baik dan dipastikan tidak menimbulkan dampak negatif terhadap kualitas lingkungan produksi.Hasil penilaian dengan kategori layak untuk dipergunakan dapat dimasukkan kedalam peraturan khusus untuk memenuhi tujuan peningkatan produksi budidaya perikanan yang sehat, bermutu, aman dikonsumsi dan memiliki daya saing tinggi.

 

Referensi

Salze, G.P and Davis, D.A. 2015. Taurine: A critical nutrient for future fish feeds. Aquaculture 437: 215-229

Salze, G.P., Davis, A.D. and Rhodes, M.A. 2014a. Quantitative requirement of dietary taurine in Florida pompano Trachinotus carolinus. Aquaculture America 2014. Seattle. WA

 

 

Tentang Penulis :

Nama       : ROMI NOVRIADI

UPBJJ     : Batam

Prodi       : Alumni Pendidikan Kimia

Saat ini sedang menempuh pendidikan S3 di Auburn University – Alabama, Amerika Serikat.

Sekilas Kabar dari Banjarmasin

Gubernur Kalsel dalam UT banjarmasin hari ini…berkenan memberikan sambutan dan memberikan dana kepada 3 lulusan terbaik @ Rp. 5 juta.

Sang Istri Diplomat yang Penuh Semangat

Terlahir sebagai putri Minang membuat Surmaini Mansoer Mauna memiliki paras yang cantik dan ayu.

Ia lahir dan dibesarkan di Pariaman Sumatra Barat tepatnya pada tanggal 17 Mei 1947 yang silam. Wanita ayu ini adalah istri dari seorang diplomat, Prof. Dr. Boer Mauna dan di karuniai 4 orang putera. Ia adalah lulusan Sarjana Sosial Ilmu Politik dari Universitas Terbuka (UT) tahun 2014.

Aktif menjadi salah satu pengurus Kongres Wanita Indonesia membuatnya selalu terlihat awet muda dan bersemangat. Ingin menambah ilmu pengetahuan di bidang komunikasi adalah alasannya memilih kuliah di UT, karena perannya di Kowani cukup penting yaitu sebagi salah satu Koordinator Hubungan Luar Negeri dan Hubungan Masyarakat.

Ibu Mei begitu kerap ia dipanggil, senyum manis tak pernah hilang dari bibirnya ketika ia berkomunikasi, baik dengan rekan sejawatnya maupun dengan masyarakat luas. Dituturkannya dengan lembut bahwa selama menjadi mahasiswa UT banyak manfaat dan dampak langsung yang diperolehnya dalam aktifitasnya di Kowani, diantaranya kepercayaan diri yang semakin meningkat ketika berhubungan dengan banyak orang di Kowani.

Diusia yang tak lagi muda ini ia tak pernah kehilangan semangat untuk terus belajar menuntut ilmu dengan menjadi mahasiswa UT, dan pancaran kebahagiaan serta rasa bangga di wajah cantiknya terlihat jelas ketika ia menerima ucapan selamat dari Rektor UT di acara Wisuda UT.

Ibu Mei, semangat dan jiwa mudamu sungguh sangat menginspirasi.

 

 

(Sumber)